Manfaat gambir sudah dikenal luas melalui pemakaian tradisional Indonesia, terutama untuk menjaga kesehatan mulut. Dengan kandungan katekin dan tanin yang bersifat antimikroba dan antioksidan, herbal ini sering dipercaya memberi banyak khasiat. Meski begitu, penggunaannya tetap perlu dipahami agar aman.

Gambir berasal dari ekstrak daun Uncaria gambir dan kerap digunakan sebagai campuran sirih maupun berbagai ramuan herbal. Kandungan katekin dan taninnya dianggap memberikan sejumlah manfaat gambir bagi tubuh, terutama karena efek antioksidan dan antibakterinya. 

5 Manfaat Gambir untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui - Alodokter

Meski begitu, cara pakai dan batasan penggunaan tetap perlu diperhatikan, karena belum semua manfaatnya terbukti kuat secara klinis.

Manfaat Gambir untuk Kesehatan

Gambir punya beragam khasiat yang membuatnya tetap digunakan hingga kini. Berikut beberapa manfaatnya bagi kesehatan:

1. Menjaga kesehatan mulut dan gusi

Gambir sejak lama dipakai untuk membantu meredakan sariawan, mengurangi bau mulut, hingga menjaga kesehatan gusi. Manfaat ini terutama berasal dari kandungan tanin, yaitu senyawa yang bersifat antibakteri dan astringen. Kombinasi keduanya dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri, mengurangi rasa nyeri, dan menenangkan peradangan ringan di area mulut.

2. Melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas

Katekin dan tanin dalam gambir dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas, zat yang dapat merusak sel tubuh jika jumlahnya berlebihan. Dengan bantuan kedua senyawa ini, tubuh mendapatkan perlindungan tambahan dari efek stres oksidatif yang bisa memicu berbagai masalah kesehatan. 

Meski manfaat ini terlihat menjanjikan, manfaat antioksidan gambir ini masih perlu diteliti lebih jauh melalui studi klinis agar bukti ilmiahnya semakin kuat.

3. Membantu penyembuhan luka ringan

Secara tradisional, ekstrak gambir sering digunakan untuk membantu penyembuhan luka kecil atau iritasi ringan pada kulit. Sifat antimikroba dan astringennya dinilai dapat menjaga area luka tetap bersih dan mengurangi risiko infeksi ringan. 

Namun, manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.

4. Mendukung kesehatan pencernaan

Gambir juga kerap dipercaya dapat membantu meredakan diare ringan berkat efek astringennya yang dinilai mampu mengurangi cairan berlebih di saluran cerna. Meski begitu, penggunaannya tetap perlu dibatasi, dan manfaat ini masih membutuhkan bukti ilmiah yang lebih kuat.

5. Menurunkan risiko peradangan

Senyawa aktif dalam gambir juga diduga memiliki efek antiinflamasi ringan, yang berpotensi membantu menenangkan peradangan pada jaringan tubuh. Meski demikian, manfaat ini masih perlu dibuktikan melalui penelitian klinis yang lebih mendalam.

Risiko atau Efek Samping Penggunaan Gambir

Meski bermanfaat, penggunaan gambir yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping, antara lain:

  • Iritasi mulut, karena tanin bersifat astringen yang membuat mulut terasa kering atau perih jika digunakan berlebihan.
  • Kerusakan gusi, sehingga gusi kadang menjadi merah, bengkak, atau mudah berdarah akibat iritasi dari senyawa aktifnya.
  • Gangguan pencernaan, karena tanin dapat mengikat protein dan mineral di saluran cerna, sehingga beberapa orang mengalami mual, kembung, atau diare ringan.
  • Potensi masalah hati, karena konsumsi tanin tinggi dalam jangka panjang dapat menambah beban hati yang memetabolisme senyawa ini.

Untuk beberapa kelompok, risiko penggunaan gambir bisa lebih tinggi. Keamanan manfaat gambir pada ibu hamil, menyusui, dan anak-anak belum cukup terbukti, sehingga penggunaannya dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan ibu maupun bayi.

Selain itu, tanin dalam gambir juga dapat memengaruhi penyerapan beberapa jenis obat, sehingga efek obat bisa berkurang atau berubah. 

Jika Anda ingin mencoba gambir, terutama saat memiliki kondisi medis atau sedang mengonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran konsumsi yang sesuai.