Minuman yang mengandung vitamin D dapat menjadi solusi praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang, otot, sekaligus daya tahan tubuh. Selain dari makanan dan paparan sinar matahari, vitamin D juga mudah diperoleh melalui berbagai jenis minuman yang bisa dikonsumsi sehari-hari.

Vitamin D berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium dan menjaga kekuatan tulang. Namun, banyak orang sulit memenuhi kebutuhan vitamin D hanya dari makanan, terutama jika jarang beraktivitas di luar ruangan atau kurang terpapar sinar matahari.

6 Minuman yang Mengandung Vitamin D dan Manfaatnya untuk Kesehatan - Alodokter

Oleh karena itu, menambahkan minuman yang mengandung vitamin D ke dalam menu harian bisa menjadi pilihan yang praktis agar kebutuhan vitamin D tetap tercukupi dan kesehatan tulang tetap terjaga.

Pilihan Minuman yang Mengandung Vitamin D

Perlu dipahami bahwa vitamin D jarang terdapat secara alami dalam minuman. Sebagian besar minuman yang mengandung vitamin D berasal dari proses fortifikasi atau ditambahkan vitamin D ke dalamnya. 

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi minuman yang mengandung vitamin D:

1. Susu sapi

Susu sapi kemasan, seperti susu UHT atau susu rendah lemak, umumnya telah diperkaya vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Kombinasi vitamin D dan kalsium dalam susu ini berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi, serta mendukung fungsi otot, sehingga cocok dikonsumsi oleh anak-anak hingga lansia.

2. Susu kedelai

Susu kedelai fortifikasi merupakan alternatif bagi orang yang alergi susu sapi atau menerapkan pola makan vegan. Kandungan vitamin D yang ditambahkan ke dalam susu ini membantu menjaga kesehatan tulang. Sementara protein nabati dari kedelai turut mendukung pembentukan dan pemeliharaan massa otot.

3. Susu oat

Susu oat merupakan salah satu minuman yang mengandung vitamin D, terutama jika telah melalui proses fortifikasi, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Vitamin D dalam susu oat berperan dalam mendukung penyerapan kalsium dan menjaga kesehatan tulang. Selain itu, kandungan serat beta glukan dari oat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan kadar kolesterol. 

Dengan rasa yang ringan dan tekstur creamy, susu oat menjadi alternatif minuman nabati yang cocok dikonsumsi oleh orang yang intoleransi laktosa atau menghindari produk susu hewani.

4. Jus jeruk

Jus jeruk kemasan yang diperkaya vitamin D umumnya juga mengandung vitamin C. Vitamin D berperan membantu penyerapan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang, sedangkan vitamin C untuk mendukung daya tahan tubuh.

Kombinasi kedua nutrisi tersebut membuat minuman yang mengandung vitamin D ini bermanfaat untuk menunjang kesehatan tulang dan sistem imun secara bersamaan.

5. Yoghurt

Yoghurt menjadi salah satu minuman yang mengandung vitamin D, terutama pada produk yang telah difortifikasi. Vitamin D dalam yoghurt membantu penyerapan kalsium sehingga berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, sementara kandungan probiotiknya mendukung keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan. 

Dengan rasa yang segar dan tekstur lembut, yoghurt cocok dikonsumsi sebagai minuman bernutrisi yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan vitamin D, tetapi juga baik untuk kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

6. Kaldu jamur

Kaldu jamur yang diekstrak dari jamur segar juga dapat menjadi pilihan minuman yang mengandung vitamin D, terutama bila jamur tersebut terpapar sinar ultraviolet (UV) sebelum diolah. Paparan UV membantu jamur membentuk vitamin D2 (ergokalsiferol), yang kemudian dapat larut ke dalam kaldu saat proses perebusan.

Selain itu, kaldu jamur juga bisa menjadi alternatif sumber vitamin D yang baik, terutama bagi orang yang menjalani pola makan berbasis nabati.

Menjaga kecukupan vitamin D penting untuk mendukung kesehatan tulang, otot, dan daya tahan tubuh sehari-hari. Konsumsi minuman yang mengandung vitamin D bisa menjadi langkah praktis untuk melengkapinya, terutama bila paparan sinar matahari terbatas. 

Namun, karena kebutuhan vitamin D setiap orang bisa berbeda-beda tergantung usia, aktivitas, dan kondisi kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi terlebih dahulu melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER agar kamu mendapatkan saran dan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tubuhmu.