Perbedaan gondok dan gondongan seringkali sulit dikenali karena keduanya sama-sama menyebabkan pembengkakan di area sekitar leher. Padahal, gondok dan gondongan adalah dua kondisi yang sangat berbeda, baik dari penyebab, gejala, maupun cara penanganannya. 

Gondok adalah pembesaran kelenjar tiroid yang terletak di bagian depan leher. Sebaliknya, gondongan merupakan infeksi virus di kelenjar ludah yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah, terutama di bawah telinga.

5 Perbedaan Gondok dan Gondongan yang Perlu Dipahami - Alodokter

Walaupun sama-sama menyebabkan benjolan, tetapi ada beberapa perbedaan gondok dan gondongan yang bisa terlihat. Dengan mengetahui perbedaannya, gondok dan gondongan pun dapat ditangani dengan tepat.

Berbagai Perbedaan Gondok dan Gondongan

Perbedaan gondok dan gondongan dapat diketahui melalui beberapa hal, mulai dari penyebab, gejala, penularan, komplikasi yang mungkin terjadi, hingga penanganannya. Berikut penjelasannya:

1. Berdasarkan penyebabnya

Perbedaan gondok dan gondongan yang pertama bisa dilihat dari penyebabnya. Nah, gondok biasanya terjadi akibat kekurangan yodium, peradangan tiroid, efek samping obat-obatan tertentu, atau gangguan autoimun. Sementara itu, gondongan disebabkan oleh infeksi virus dari golongan Paramyxovirus

2. Berdasarkan gejalanya

Walaupun sama-sama menyebabkan pembengkakan, gejala gondok dan gondongan memiliki perbedaan yang signifikan. 

Pada gondok, benjolan muncul di bagian depan leher, tepat di bawah jakun, dan biasanya terasa saat menelan. Benjolan ini bisa membesar perlahan, kadang terasa nyeri, dan pada kasus tertentu menyebabkan suara serak, batuk, atau kesulitan bernapas jika ukurannya besar.

Sementara pada gondongan, pembengkakan dan nyeri biasanya terjadi di sisi wajah, tepatnya di bawah telinga. Area bengkak biasanya terasa lunak, nyeri saat disentuh, dan bisa membuat sulit mengunyah atau menelan. Gondongan juga sering disertai demam, sakit kepala, lemas, hingga nyeri sendi. 

3. Berdasarkan penularannya

Gondongan mudah menular melalui udara dari droplet atau air liur saat batuk, bersin, atau berbicara. Selain itu, gondongan juga bisa menular melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi air liur penderita dan berbagi peralatan makan dengan penderita. 

Sedangkan, gondok bukan penyakit menular. Seseorang tidak akan tertular gondok hanya dengan berdekatan atau kontak dengan penderita, karena gondok biasanya disebabkan oleh masalah di dalam tubuh, seperti kekurangan yodium.

4. Berdasarkan komplikasi yang bisa terjadi

Jika tidak ditangani, gondok berisiko menghalangi jalan napas sehingga menyebabkan penderitanya kesulitan bernapas. Selain itu, gondok juga dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti gangguan hormon tiroid dan masalah pada organ lain.

Sementara itu, gondongan berisiko menimbulkan komplikasi, seperti peradangan testis (orchitis) pada laki-laki, radang ovarium pada perempuan, radang pankreas, meningitis, hingga ensefalitis. Ini bisa terjadi karena virus penyebab gondongan bisa menyebar dan menginfeksi bagian tubuh lain.

5. Berdasarkan penanganannya

Mengingat gondok dan gondongan disebabkan oleh kondisi yang berbeda, penanganannya pun tentu tidak serupa.

Gondok umumnya ditangani dengan pemberian yodium atau obat-obatan, seperti levothyroxine, propylthiouracil, atau methimazoleJenis dan dosis obat-obatan untuk penyakit gondok harus disesuaikan dengan penyebabnya. Oleh karena itu, penyakit itu harus ditangani oleh dokter.

Jika gondok membesar atau mengganggu saluran napas, dokter juga bisa menyarankan operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar tiroid.

Sementara itu, penanganan gondongan yang paling utama adalah dengan istirahat, banyak minum air putih, makan makanan lembut, serta minum obat pereda nyeri dan penurun demam sesuai anjuran dokter. 

Setelah mengetahui perbedaan gondok dan gondongan, Anda diharapkan bisa lebih waspada jika melihat benjolan di leher atau pipi, apalagi jika disertai demam, nyeri berat, atau sulit menelan. Dengan begitu, Anda dapat segera mengambil langkah penanganan yang tepat.

Namun, jika Anda mengalami beberapa gejala di atas tetapi masih bingung untuk menentukan perbedaan gondok dan gondongan, jangan ragu untuk Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan informasi yang lebih tepat terkait penyebab yang mendasari keluhan tersebut dan mendapatkan penanganan yang sesuai.