Cara mengajar anak membaca bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mendekatkan anak dengan orang tua, asal dilakukan dengan strategi yang tepat serta penuh kesabaran. Selain meningkatkan kemampuan literasi, cara ini juga membentuk kebiasaan positif sejak usia dini.

Cara mengajar anak membaca memang membutuhkan strategi khusus. Setiap anak memiliki kecepatan dan gaya belajar yang berbeda, sehingga penting bagi orang tua untuk memilih metode yang paling sesuai dengan karakter dan kebutuhan Si Kecil.

8 Cara Mengajar Anak Membaca yang Efektif dan Mudah - Alodokter

Lingkungan yang nyaman, dukungan keluarga, serta rutinitas yang konsisten sangat berpengaruh pada semangat belajar anak. Orang tua juga perlu menyadari bahwa cara mengajar anak membaca tidak seharusnya menjadi perlombaan dengan anak lain, karena setiap anak berkembang sesuai tahapannya sendiri.

Langkah Praktis Cara Mengajar Anak Membaca

Berikut adalah beberapa cara mengajar anak membaca di rumah yang bisa Bunda dan Ayah coba:

1. Membacakan buku cerita 

Membacakan buku secara nyaring membantu anak mengenal suara dan bentuk kata. Saat membacakan, tunjukkan kata atau huruf dengan jari agar anak memahami hubungan antara suara dan tulisan. Pilih buku bergambar menarik agar anak lebih fokus, dan ulangi cerita favorit untuk memperkuat pengenalan kata.

2. Mengenalkan huruf

Dalam cara mengajar anak membaca, perkenalkan alfabet melalui lagu, poster berwarna, kartu huruf, atau mainan edukatif. Dengan metode ini, anak dapat belajar sambil bermain sehingga tidak terasa membebani. Ajak anak menunjuk huruf yang disebut dalam lagu atau permainan untuk melatih daya ingat mereka.

3. Belajar suku kata

Mulailah dari suku kata sederhana, seperti “ba”, “bi”, “bu”, “be”, “bo”, lalu lanjutkan dengan kombinasi lainnya. Setelah anak mengenali suku kata, padukan menjadi kata sederhana, seperti “ba–la” menjadi “bala”. 

Cara mengajar anak membaca ini membuat Si Kecil lebih mudah memahami cara membentuk kata, bukan hanya menghafal huruf.

4. Bermain kata

Gunakan puzzle kata, tebak-tebakan, atau susun huruf menjadi kata untuk membuat aktivitas membaca terasa seperti bermain. Contohnya, minta anak menyusun “M–A–M–A” menjadi “mama”. Atau ajak anak mencari benda di rumah yang namanya diawali huruf tertentu. 

Cara mengajar anak membaca ini membantunya mengenal pola huruf dan kata dengan teknik yang menyenangkan.

5. Latihan membaca sehari-hari

Ajak anak membaca label makanan, nama jalan, atau tulisan di poster. Dengan cara mengajar anak membaca ini, anak belajar membaca dari lingkungan sekitar, sehingga ia lebih cepat mengenali kata-kata yang sering ditemui dalam keseharian.

6. Memberikan apresiasi

Berikan pujian atau hadiah kecil saat anak berhasil membaca kata atau kalimat baru. Ucapkan selamat seperti “Bagus, sudah bisa baca!” atau berikan stiker lucu. Hindari membandingkan dengan anak lain agar Si Kecil tetap percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar.

7. Membacakan buku interaktif

Buku interaktif, seperti pop-up book, buku sensorik, atau buku dengan aktivitas sederhana sangat efektif dalam menarik perhatian anak, terutama bayi dan balita. Desain unik, ilustrasi menarik, serta warna-warna cerah pada buku jenis ini dapat merangsang rasa ingin tahu dan imajinasi anak. 

Metode ini juga bisa menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan memberikan anak gadget atau membiarkannya terlalu sering menatap layar.

8. Mengajak anak ke perpustakaan atau toko buku

Sesekali, ajak anak berkunjung ke perpustakaan atau toko buku. Biarkan dia bebas menjelajahi rak buku dan memilih sendiri bacaan yang menarik minatnya. Cara ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, melatih kemandirian, sekaligus menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini.

Tips agar Cara Mengajar Anak Membaca Lebih Menyenangkan

Supaya proses belajar tidak terasa membosankan atau menjadi tekanan bagi anak, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan dalam cara mengajar anak membaca:

  • Pilih buku dengan ilustrasi warna-warni dan cerita sederhana sesuai usia anak.
  • Bacakan cerita secara rutin di waktu yang sama, misalnya sebelum tidur siang atau malam.
  • Libatkan anak dalam memilih buku atau kartu huruf, agar anak merasa memiliki kendali dan lebih bersemangat untuk membaca.
  • Jangan memaksa ketika anak sudah tampak lelah, melamun, atau kehilangan fokus. Beri waktu istirahat dan ajari anak membaca di waktu yang lebih tenang.
  • Jadikan momen membaca sebagai waktu berkualitas bersama keluarga, misalnya membaca bergantian antara orang tua dan anak.

Penting untuk memahami bahwa cara mengajar anak membaca perlu disesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan masing-masing anak. Jangan memaksakan anak untuk cepat bisa membaca di usia tertentu, karena prosesnya bisa berbeda untuk setiap individu. 

Jika menghadapi kendala, seperti anak sulit mengenali huruf atau kesulitan merangkai kata, jangan ragu untuk meminta bantuan guru sekolah atau konsultasikan dengan profesional.

Cara mengajar anak membaca adalah proses penuh dukungan dan kasih sayang. Orang tua dan keluarga berperan besar dalam memastikan anak merasa dihargai dan didampingi setiap kali mengalami kemajuan. 

Jadi, bila Anda merasa ragu dengan langkah yang dijalankan atau ingin mendiskusikan perkembangan kemampuan membaca anak, silakan Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER agar mendapatkan saran dan arahan sesuai kebutuhan.