Penyebab Parkinson di usia muda perlu dipahami agar kondisi ini dapat dicegah sedini mungkin. Karena meski umumnya menyerang lansia, penyakit ini bisa muncul pada usia 20–40 tahun akibat pola hidup dan bisa memengaruhi aktivitas maupun kualitas hidup penderitanya.

Parkinson adalah penyakit yang terjadi ketika sel-sel saraf di otak yang memproduksi dopamin, yaitu zat kimia otak yang mengatur gerakan tubuh, mengalami kerusakan atau kematian. Akibatnya, kemampuan otak dalam mengontrol gerakan tubuh terganggu dan memicu gejala khas penyakit Parkinson, yaitu tremor.

6 Penyebab Parkinson di Usia Muda yang Perlu Diketahui - Alodokter

Kondisi ini umumnya lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun. Meski begitu, pada beberapa kasus, Parkinson juga bisa terjadi pada orang yang lebih muda, yang dikenal sebagai young-onset Parkinson’s disease (YOPD). Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab Parkinson di usia muda agar kondisi ini bisa dicegah sedini mungkin.

Penyebab Parkinson di Usia Muda

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab Anda terkena Parkinson di usia muda:

1. Genetik

Para peneliti percaya bahwa genetik menjadi salah satu penyebab Parkinson di usia muda. Kondisi ini terjadi akibat mutasi atau kelainan genetik, terutama PARK2, PARK7, PINK1, atau LRRK2. 

Mutasi gen-gen tersebut diketahui dapat mengganggu fungsi protein tertentu di dalam sel saraf otak yang menghasilkan dopamin sehingga menyebabkan penyakit Parkinson di usia muda. Selain itu, risiko terjadinya Parkinson di usia muda juga bisa meningkat jika Anda memiliki 1 atau lebih anggota keluarga yang juga mengidap Parkinson.

2. Paparan bahan kimia berbahaya

Paparan zat kimia tertentu, seperti pestisida, herbisida, atau logam berat seperti timbal, dalam jangka panjang juga diketahui menjadi penyebab Parkinson di usia muda. Pasalnya, zat-zat kimia berbahaya tersebut dapat merusak sel-sel saraf yang menghasilkan dopamin di otak.

Parkinson yang disebabkan oleh kondisi ini biasanya rentan dialami oleh orang yang bekerja di bidang pertanian, pabrik, atau tinggal di lingkungan dengan polusi tinggi. 

3. Cedera kepala 

Penyebab Parkinson di usia muda lainnya adalah cedera pada area kepala, terutama yang terjadi secara berulang. Pasalnya, trauma semacam ini dapat menyebabkan gangguan atau kerusakan pada sel-sel otak penghasil dopamin. 

Meski tidak semua orang dengan riwayat cedera kepala akan mengalami Parkinson di usia muda, risiko kondisi ini dapat meningkat pada cedera yang cukup parah dan tidak ditangani dengan benar.

4. Penyalahgunaan obat-obatan tertentu

Penggunaan obat-obatan, seperti amfetamin, kokain, dan beberapa jenis narkoba sintetis dapat memicu stres oksidatif yang dapat merusak jalur dopamin di otak. Akibatnya, kerja dopamin di otak terganggu dan menyebabkan timbulnya gejala Parkinson di usia musa. 

5. Gangguan autoimun dan infeksi

Beberapa infeksi virus dan penyakit autoimun dapat menyebabkan peradangan berat pada sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang. Meski jarang terjadi, kondisi ini dapat merusak sel-sel saraf, termasuk sel penghasil dopamin di otak, sehingga memicu munculnya gejala Parkinson di usia muda.

6. Gaya hidup tidak sehat

Meski tidak secara langsung, gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, konsumsi minuman beralkohol berlebihan, kurang berolahraga, dan pola makan yang tidak sehat, dapat meningkatkan risiko terjadinya Parkinson di usia muda. Pasalnya, kondisi-kondisi tersebut dapat meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh, yang dapat merusak sel-sel saraf penghasil dopamin.

Cara Mengurangi Risiko Parkinson di Usia Muda

Mengingat adanya risiko Parkinson di usia muda, sebaiknya penyakit ini jangan diabaikan dan lakukan langkah pencegahan dengan segera. Berikut ini adalah beberapa upaya untuk mengurangi risiko Parkinson di usia muda yang dapat Anda lakukan:

  • Mengonsumsi obat sesuai resep atau anjuran dari dokter.
  • Berolahraga secara rutin, setidaknya 30 menit per hari.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Beristirahat dan tidur yang cukup, minimal 7 jam per hari.
  • Pastikan selalu gunakan alat pelindung di tempat kerja untuk meminimalkan paparan bahan kimia berbahaya yang bisa menjadi penyebab Parkinson di usia muda.
  • Gunakan pelindung kepala saat berolahraga atau berkendara guna mencegah terjadinya cedera kepala.
  • Hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.

Parkinson sangat mungkin untuk terjadi pada usia muda. Oleh karena itu, jika Anda memiliki kondisi yang berisiko menjadi penyebab Parkinson di usia muda seperti di atas atau mengalami tanda-tanda penyakit ini, seperti:

  • Tremor atau gemetar halus pada tangan saat sedang beristirahat
  • Kekakuan otot di lengan, kaki, atau bagian tubuh lain
  • Gerakan tubuh melambat (bradikinesia)
  • Perubahan postur tubuh atau gangguan keseimbangan
  • Gangguan bicara, seperti suara menjadi pelan atau kurang jelas

Ada baiknya Anda untuk periksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi Anda. Bila cepat ditangani, penyakit Parkinson pun dapat dicegah untuk berkembang lebih lanjut.