Ciri-ciri herpes kelamin wanita sering kali tidak langsung terlihat, meski infeksi ini dapat menimbulkan keluhan yang mengganggu di area genital. Mengenali ciri-ciri herpes kelamin wanita sejak dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko penularan maupun komplikasi dapat dicegah.
Herpes kelamin disebabkan oleh virus herpes simplex yang biasanya menular melalui hubungan seksual, baik vaginal, oral, maupun anal. Ciri-ciri herpes kelamin wanita dapat bervariasi, mulai dari gejala ringan hingga keluhan yang lebih berat dan mengganggu.

Bahkan, gejalanya terkadang mirip dengan infeksi jamur atau iritasi kulit biasa, sehingga sulit dibedakan tanpa pemeriksaan dokter. Dengan memahami tanda-tandanya, wanita bisa lebih waspada dan segera mencari penanganan medis yang tepat jika mengalami keluhan di area genital.
Ciri-Ciri Herpes Kelamin Wanita
Berikut ini adalah ciri-ciri herpes kelamin wanita yang perlu diketahui:
1. Muncul rasa gatal, panas, atau perih di area genital
Gejala awal herpes kelamin wanita sering berupa rasa gatal, panas, atau perih di sekitar vagina, vulva, anus, atau paha bagian dalam. Beberapa wanita juga merasakan sensasi kesemutan atau nyeri ringan yang kerap disalahartikan sebagai iritasi, alergi, atau infeksi jamur ringan.
2. Muncul lepuhan kecil berisi cairan bening
Lepuhan kecil berisi cairan (blister) biasanya muncul berkelompok di area genital, anus, paha, atau bokong. Contohnya, lepuhan bisa terlihat di lipatan vagina, bibir kemaluan, atau kulit sekitar anus. Lepuhan ini terasa nyeri saat disentuh dan dapat semakin mengganggu ketika beraktivitas, terutama saat duduk atau berjalan.
3. Terdapat luka terbuka atau sariawan di sekitar alat kelamin
Dalam beberapa hari, lepuhan dapat pecah dan berubah menjadi luka terbuka atau sariawan kecil. Luka ini sering terasa perih atau pedih, terutama saat terkena air, urine, sabun, atau gesekan pakaian dalam. Luka biasanya tampak merah, agak cekung, dan terlihat basah sebelum akhirnya mengering atau berkerak.
4. Terasa nyeri saat buang air kecil
Jika lepuhan atau luka berada dekat lubang kemih (uretra), penderita dapat merasakan nyeri, panas, atau perih saat buang air kecil. Gejala ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman, apalagi ketika urine mengenai luka. Pada sebagian kasus, keluhan disertai frekuensi buang air kecil yang lebih sering dari biasanya.
5. Muncul keputihan tidak normal
Ciri-ciri herpes kelamin wanita selanjutnya adalah perubahan pada keputihan, misalnya jumlahnya menjadi lebih banyak, lebih kental, atau berbau tidak sedap. Walau tidak selalu terjadi, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya infeksi atau iritasi di area genital akibat virus herpes.
6. Timbul pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan
Sebagai respon tubuh terhadap infeksi, kelenjar getah bening di lipat paha bisa membesar dan menimbulkan benjolan kecil yang nyeri saat ditekan. Kondisi ini termasuk salah satu ciri-ciri herpes kelamin wanita, dan kadang membuat area selangkangan terasa kaku atau berat ketika berjalan.
7. Mengalami gejala umum seperti flu
Pada infeksi herpes kelamin yang pertama kali muncul, gejala sistemik, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, badan lemas, atau rasa tidak enak badan juga bisa dirasakan. Kondisi ini biasanya berlangsung beberapa hari bersamaan dengan munculnya lepuhan atau luka di area genital.
Selain itu, herpes kelamin pada wanita juga dapat menimbulkan tanda-tanda lain tergantung kondisi dan daya tahan tubuh setiap individu. Luka atau lepuhan herpes bisa kambuh berulang, terutama saat daya tahan tubuh menurun, sedang stres, atau kelelahan.
Luka akibat herpes kelamin biasanya dapat sembuh sendiri dalam 2–4 minggu, tetapi virus tetap berada di dalam tubuh dan bisa aktif kembali kapan saja. Tidak semua wanita menunjukkan gejala yang jelas, meski tetap berisiko menularkan virus kepada pasangan melalui kontak seksual.
Infeksi herpes kelamin juga dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi menular seksual lain, termasuk HIV, terutama bila luka sering kambuh atau tidak mendapatkan penanganan yang tepat
Jika Anda mengalami gejala mencurigakan yang mengarah pada ciri-ciri herpes kelamin wanita atau ingin tahu lebih lanjut tentang risiko dan pencegahan herpes kelamin, jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter.
Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.