Camilan bayi 8 bulan bisa Bunda berikan sebagai makanan selingan bagi si Kecil untuk mendukung tumbuh kembangnya. Selain sebagai pelengkap nutrisi yang didapat dari ASI dan makanan utama, pemberian camilan ini juga bisa membantu si Kecil belajar mengenal berbagam macam rasa dan tekstur makanan, serta melatih keterampilanya untuk makan sendiri.

Pada usia 8 bulan, kemampuan si Kecil untuk mengunyah dan menelan sudah makin baik. Ditambah lagi, sebagian gigi bayi juga biasanya sudah tumbuh di usia ini sehingga ia akan makin mahir dan ahli dalam menggigit makanan. 

11 Camilan Bayi 8 Bulan yang Dapat Mendukung Tumbuh Kembangnya - Alodokter

Nah, karena itu, camilan bayi 8 bulan tidak boleh terlalu lunak, serta harus kental dan padat. Ini sangat penting untuk melatih kemampuan oromotornya supaya nantinya ia bisa makin mahir mengunyah dan makan sendiri, sekaligus memperkenalkan tekstur baru kepada si Kecil. 

Beragam Pilihan Camilan Bayi 8 Bulan yang Sehat dan Mudah Dibuat

Berikut ini adalah beberapa ide camilan bayi 8 bulan yang mudah Bunda buat di rumah dan tentunya aman untuk si Kecil:

1. Pisang

Camilan bayi 8 bulan yang dapat Bunda coba berikan kepada si Kecil adalah pisang. Buah ini memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dimakan oleh bayi 8 bulan, tanpa harus dihaluskan. 

Selain itu, pisang juga mengandung gizi lengkap, seperti serat, karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, yang dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian bayi. Pisang juga tinggi antioksidan yang bermanfaat bagi bayi untuk meningkatkan kesehatan otak sekaligus membantu perbaikan jaringan.

Untuk memberikan camilan ini kepada si Kecil, Bunda cukup memotongnya menjadi kecil, lalu masukkan ke dalam dot buah (fruit feeder) agar lebih mudah dipegang dan dimakan si Kecil. 

2. Alpukat 

Buah lainnya yang dapat dijadikan camilan bayi 8 bulan ialah alpukat. Buah ini mengandung lemak sehat, serat, serta beragam vitamin penting yang baik untuk mendukung perkembangan otak dan sistem saraf bayi, serta melancarkan pencernaannya. 

Bunda dapat membuat camilan buah alpukat sebagai finger food. Caranya, kupas kulit alpukat terlebih dahulu, lalu potong alpukat secara memanjang sehingga mudah dipegang si Kecil. 

Selain itu, Bunda juga dapat memberikan camilan buah alpukat kepada si Kecil dengan cara melumat daging alpukat yang sudah dipotong atau dikerok sampai halus menggunakan garpu dan sajikan dalam piring.

3. Wortel rebus atau kukus

Selain buah-buahan, Bunda juga bisa memberikan si Kecil sayuran seperti wortel sebagai camilan bayi 8 bulan. Alasannya, wortel merupakan sumber vitamin A yang baik untuk menjaga kesehatan mata bayi.

Namun, sebelum memberikannya, wortel perlu direbus atau dikukus terlebih dahulu agar lunak. Setelah itu, potong wortel kecil-kecil secara memanjang sehingga dapat digenggam dengan mudah oleh si Kecil.

4. Kentang kukus

Kentang adalah sumber energi yang baik untuk bayi. Hal ini karena kentang mengandung karbohidrat, yang ketika dikonsumsi akan diubah oleh tubuh menjadi energi. Dengan begitu, si Kecil pun dapat lebih aktif bergerak dan bermain.

Untuk penyajiannya, Bunda perlu mengukus kentang yang sudah dikupas dan dipotong kecil terlebih dahulu hingga empuk, kemudian haluskan menggunakan garpu sampai halus atau cukup lembut dengan sedikit tekstur. Untuk variasi, Bunda juga dapat menambahkan sedikit keju atau butter tanpa garam atau mencampurnya dengan sayuran lain yang sudah direbus dan dihaluskan. 

Selain itu, camilan bayi 8 bulan ini juga juga bisa dijadikan finger food dengan memotongnya secara memanjang agar mudah digenggam.

5. Ubi kukus

Ubi kukus juga dapat menjadi salah satu pilihan camilan bayi 8 bulan. Hal ini karena ubi merupakan sumber karbohidrat, vitamin A, dan serat yang baik untuk memberi energi serta menjaga kesehatan pencernaan bayi. 

Untuk membuatnya, kupas dan potong ubi terlebih dahulu. Setelah itu, kukus ubi sampai benar-benar empuk, kemudian haluskan dengan garpu hingga teksturnya menjadi lembut. Camilan ini bisa Bunda berikan polos pada si Kecil atau dikombinasikan sedikit dengan ASI atau susu formula agar menambah cita rasa dan lebih mudah dimakan oleh si Kecil.

6. Tahu kukus 

Bunda juga bisa memberikan si Kecil tahu sebagai camilan bayi 8 bulan. Hal ini karena tahu mengandung protein nabati yang baik untuk mendukung pertumbuhan tulang si Kecil. Selain itu, tahu juga mengandung antioksidan yang dapat membantu meningkatkan fungsi dan kesehatan otak bayi. 

Untuk membuatnya, pertama-tama pilihlah tahu yang tidak mengandung pengawet, lalu potong kecil-kecil tahu dan kukus hingga benar-benar matang, kurang lebih 10–15 menit. Setelah dikukus, haluskan tahu menggunakan garpu sampai benar-benar lembut, kemudian sajikan. 

Namun, agar makin aman, pastikan Bunda tidak menambahkan garam, gula, atau bumbu lain yang belum dianjurkan untuk bayi 8 bulan pada camilan ini ya.

7. Puding susu tanpa gula

Puding juga bisa Bunda berikan kepada si Kecil nih, Bun. Pasalnya, puding mengandung susu yang dapat membantu membangun tulang, gigi, dan otot yang kuat pada bayi. Selain itu, susu juga mengandung nutrisi yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi, sehingga ia tidak mudah sakit. 

Untuk membuatnya, campurkan ASI atau susu formula dengan agar-agar tawar tanpa gula dan pewarna, lalu masak sampai matang. Setelah matang, tuangkan ke wadah atau cetakan kecil dan dinginkan. Setelah dingin, potong kecil-kecil agar mudah dipegang dan dimakan bayi. 

8. Telur rebus atau orak-arik

Telur merupakan sumber protein, lemak sehat, dan beberapa vitamin penting yang sangat baik untuk tumbuh kembang bayi, sehingga bisa dikenalkan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian bayi dan untuk melihat adakah alergi telur pada si Kecil. 

Camilan bayi 8 bulan ini dapat diolah menjadi telur rebus atau telur dadar orak-arik yang dipotong kecil untuk memudahkan si Kecil memakannya. Selain itu, jika telur diolah dengan cara direbus, Bunda juga bisa menghancurkannya dengan garpu sampai benar-benar lembut sebelum menyajikannya pada si Kecil. 

Saat menyajikannya, mulailah dengan memberikan telur rebus atau dadar orak-arik dalam jumlah kecil terlebih dahulu, lalu tingkatkan secara bertahap sambil memantau apakah ada kemungkinan si Kecil mengalami alergi telur.

9. Keju 

Camilan bayi 8 bulan selanjutnya ialah keju. Hal ini karena keju merupakan sumber kalsium dan protein yang penting untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi bayi, serta menambah berat badannya. Namun, pastikan keju yang Bunda pilih terbuat dari susu yang sudah dipasteurisasi serta rendah garam dan lemak jenuh ya. Dengan begitu, manfaat yang bisa si Kecil peroleh pun makin maksimal.

Supaya memudahkan si Kecil untuk memakannya, jangan lupa parut atau potong keju menjadi potongan kecil-kecil ya, Bun. 

10. Bubur kacang hijau

Bubur kacang hijau mengandung protein nabati, vitamin B kompleks, zat besi, dan serat yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tak hanya itu, rutin mengonsumsi kacang hijau juga bisa melancarkan pencernaan si Kecil sehingga ia terhindar dari sembelit.

Untuk membuatnya, rebus kacang hijau dengan air mineral sampai empuk. Setelah itu, masukkan santan dan daun pandan agar bubur kacang hijau memiliki aroma yang wangi, lalu masak bubur kacang hijau sampai matang. 

Setelah matang, Bunda bisa memblender bubur kacang hijau agar teksturnya lebih halus sehingga mudah untuk si Kecil telan dan tidak membuatnya tersedak.

11. Otak-otak 

Otak-otak bisa menjadi variasi camilan bayi 8 bulan lho, Bun. Pasalnya, camilan ini terbuat dari daging ikan tenggiri yang mengandung omega-3, vitamin A, dan vitamin B12, yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Untuk membuatnya, blender ikan tenggiri atau pilihan ikan lain yang telah disiangi dari duri dan kulit dengan garam, bawang merah, dan bawang putih. Selanjutnya, tuang adonan ke mangkuk atau baskom, lalu campur dengan sedikit tepung tapioka, santan, putih telur, dan air es sedikit demi sedikit, aduk hingga rata. Kemudian, bungkus adonan dengan daun pisang, lalu kukus sampai matang. 

Setelah agak dingin, potong otak-otak menjadi potongan kecil yang pas digenggam oleh bayi sehingga akan memudahkan ia untuk mengonsumsinya.

Itulah beragam camilan bayi 8 bulan yang bisa Bunda berikan sebagai bagian dari MPASI si Kecil. Agar pemberian camilan-camilan tersebut tetap aman dan optimal untuk si Kecil, berikut beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan:

  • Perkenalkan camilan baru satu per satu, tunggu minimal 3 hari sebelum mencoba jenis makanan baru lainnya, agar Bunda bisa memantau potensi alergi atau gangguan pencernaan pada si Kecil.
  • Awasi bayi saat makan untuk mencegah risiko terjadinya tersedak.
  • Sesuaikan porsi camilan bayi 8 bulan, biasanya Bunda cukup memberikannya sebanyak 1–2 kali per hari di sela makan utama.

Selain itu, Bunda juga harus selalu memperhatikan reaksi bayi seusai mencoba berbagai jenis camilan bayi 8 bulan di atas atau makanan baru lainnya, terutama jika Bunda atau Ayah ada riwayat alergi. 

Jika si Kecil tampak menggaruk-garuk tubuhnya, mengalami ruam kemerahan, muntah, atau diare setelah memakan camilan bayi 8 bulan tertentu, segera hentikan memberikan makanan yang dicurigai dan konsultasikan ke dokter melalui aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Bunda bisa mendapatkan saran mengenai camilan bayi 8 bulan yang cocok dengan kondisi si Kecil.