Anjing Corgi merupakan salah satu ras anjing yang sangat populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ciri khasnya berupa tubuh memanjang dengan kaki pendek membuat anjing ini terlihat menggemaskan dan mudah dikenali. Selain memiliki penampilan yang unik, Corgi juga dikenal sebagai anjing yang cerdas, aktif, dan mudah dilatih.
Anjing corgi adalah ras anjing penggembala yang berasal dari Wales, Britania Raya. Nama corgi sendiri diyakini berasal dari bahasa Wales, yaitu ‘cor’ yang berarti kerdil dan ‘gi’ yang berarti anjing, karena anjing ini memiliki bentuk tubuh kerdil atau pendek.

Secara umum, anjing corgi terbagi menjadi dua jenis, yaitu pembroke welsh corgi dan cardigan welsh corgi. Keduanya memiliki karakteristik dan berasal dari nenek moyang yang berbeda.
Ciri dan Karakter Anjing Corgi
Anjing corgi memiliki sejumlah karakteristik unik yang membedakannya dari ras anjing lain. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:
1. Tubuh mungil dan berkaki pendek
Anjing corgi terkenal dengan tubuh yang panjang dan kaki yang sangat pendek. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik yang dikenal sebagai achondroplasia, yaitu bentuk gangguan pertumbuhan tulang panjang.
Nah, karena itu, tinggi anjing corgi biasanya hanya berkisar sekitar 25–30 cm saja. Selain itu, berat badan anjing corgi dewasa juga umumnya hanya sekitar 10–14 kg. Walaupun memiliki tubuh mungil dan kaki yang jauh lebih pendek dari anjing lainnya, hal ini tidak mengurangi kemampuan mereka untuk bergerak dan bermain kok.
2. Bulu tebal
Meski bulunya tidak terlalu panjang, anjing corgi memiliki bulu yang cukup tebal lho. Bulu ini terdiri dari dua lapis, yaitu lapisan luar yang tahan air dan agak kasar dan lapisan dalam yang lembut dan hangat, sehingga anjing ini cukup tahan terhadap perubahan suhu. Namun, sayangnya, bulu anjing corgi cenderung mudah rontok, terutama saat musim pergantian bulu.
Bulu anjing corgi umumnya memiliki satu warna penuh atau kombinasi dari dua warna. Nah, beberapa warna yang biasanya ditemukan pada bulu anjing corgi adalah merah, cokelat, hitam, dan putih.
3. Telinga besar dan tegak
Ciri khas anjing corgi lainnya adalah telinganya yang besar dan selalu berdiri tegak. Bentuk telinga ini membuat ekspresi wajah anjing corgi tampak lebih lucu, cerdas, dan selalu terlihat waspada pada suara di sekitarnya.
4. Umur relatif panjang
Jika mendapatkan perawatan yang baik, anjing corgi termasuk jenis anjing yang punya harapan hidup cukup panjang lho. Nah, anjing corgi rata-rata dapat hidup sekitar 12–15 tahun.
5. Sifat ceria dan mudah akrab
Anjing corgi dikenal dengan kepribadiannya yang ramah dan ceria. Mereka juga sangat setia terhadap anggota keluarga dan biasanya cepat akrab dengan siapa pun, termasuk anak-anak, tamu, atau hewan peliharaan lain di rumah.
6. Sangat cerdas
Anjing corgi termasuk salah satu ras anjing paling cerdas di dunia. Mereka cepat memahami perintah, mudah dilatih, dan menyukai permainan yang membutuhkan pemikiran atau kecepatan.
Karena sifatnya yang pintar ini, anjing corgi bisa dilatih untuk melakukan hal-hal dasar, seperti buang air pada tempatnya, serta belajar beberapa trik khusus dan olahraga agility, yaitu olahraga ketangkasan di mana anjing berlari melewati berbagai rintangan.
7. Aktif dan energik
Meski bertubuh kecil, anjing corgi memiliki energi yang besar dan tidak mudah lelah lho. Mereka sangat suka berlari, bermain, atau menggali tanah di halaman. Jika tidak mendapatkan cukup aktivitas fisik atau permainan, anjing corgi cenderung cepat bosan dan dapat melakukan perilaku destruktif, seperti mengunyah barang-barang di rumah.
Perawatan Anjing Corgi yang Perlu Diperhatikan
Agar anjing corgi tetap sehat dan bahagia, penting untuk memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Mandikan dan sisir bulu anjing corgi secara rutin
Anjing corgi sebaiknya dimandikan sekitar 1 bulan sekali atau lebih cepat jika tubuhnya sangat kotor setelah bermain di luar rumah. Namun, pastikan Anda memandikannya terlalu sering ya. Pasalnya, terlalu sering memandikan anjing corgi justru dapat menghilangkan minyak alami pada kulit dan membuat bulunya menjadi kering.
Selain mandi, bulu anjing corgi juga perlu disisir sebanyak 2–3 kali seminggu, bahkan setiap hari saat memasuki musim rontok (shedding). Kebiasaan ini bermanfaat untuk mengangkat bulu mati, mencegah bulu kusut, mengurangi kerontokan di dalam rumah, sekaligus membantu Anda memeriksa apakah terdapat kutu, iritasi, atau masalah kulit lainnya.
2. Berikan makanan bergizi seimbang
Anjing corgi mudah mengalami obesitas karena bentuk tubuhnya pendek dan suka makan. Oleh karena itu, penting untuk memberikan porsi makanan yang pas, memperhatikan kandungan nutrisi, serta hindari memberinya camilan anjing berlebihan.
Sebaliknya, pilihlah makanan khusus anjing yang berkualitas tinggi, atau konsultasikan ke dokter hewan terkait pola makan yang tepat untuk anjing corgi kesayangan Anda. Selain itu, selalu sediakan air minum bersih setiap saat agar anjing corgi kesayangan Anda tetap terhidrasi dengan baik.
3. Ajak anjing corgi melakukan aktivitas fisik
Anjing corgi membutuhkan aktivitas fisik setiap hari, seperti jalan-jalan, bermain lempar tangkap, atau latihan ringan di halaman rumah, setidaknya 30–60 menit. Aktivitas ini tidak hanya menjaga berat badan ia tetap ideal, tetapi juga dapat membantu mencegah stres dan perilaku nakal akibat kebosanan.
4. Periksa kesehatannya secara berkala
Seperti ras anjing kecil lainnya, anjing corgi juga berisiko mengalami masalah sendi dan tulang punggung, misalnya displasia panggul atau gangguan tulang belakang. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin ke dokter hewan sangat penting untuk mendeteksi dini masalah kesehatan tersebut.
Selain itu, untuk melindungi kesehatan anjing corgi secara menyeluruh, vaksinasi lengkap, perawatan gigi, dan pemberantasan parasit juga sebaiknya dilakukan secara berkala sesuai anjuran dokter hewan.
5. Latih perilakunya sejak dini
Anjing corgi yang tidak mendapatkan latihan perilaku atau sosialisasi sejak kecil bisa menjadi keras kepala atau terlalu bersemangat. Oleh sebab itu, biasakan melatih anjing corgi untuk mengenal perintah dasar, disiplin di dalam rumah, dan bersosialisasi dengan orang atau hewan lain.
Proses pelatihan ini harus dilakukan dengan sabar, konsisten, dan penuh kasih sayang agar anjing corgi tumbuh menjadi anjing yang patuh dan menyenangkan.
Sebagian besar corgi umumnya sehat jika dirawat dengan benar. Namun, beberapa anjing corgi bisa mengalami masalah kesehatan tertentu, seperti displasia panggul (gangguan sendi), obesitas, dan gangguan kulit, terutama jika kebersihan atau pola makannya kurang terjaga.
Oleh karena itu, jika Anda menemukan ciri-ciri anjing corgi sakit, jangan tunda untuk Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER agar bisa diketahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan sedini mungkin.