Apa Saja Penyebab Sakit Kepala Bagian Depan?

Sakit kepala dapat terasa di berbagai lokasi kepala. Salah satu yang kerap dikeluhkan adalah sakit kepala bagian depan. Mengenal penyebab sakit kepala bagian depan yang Anda alami bisa membantu Anda untuk mengatasi masalah yang terjadi.

Sakit kepala umumnya bisa diobati secara mandiri dengan obat pereda rasa sakit yang dijual bebas di pasaran, minum air putih, atau terkadang dibiarkan begitu saja sampai sembuh dengan sendirinya. Meski begitu, sebaiknya tetap konsultasikan ke dokter untuk meminta obat saat mengalami sakit kepala bagian depan, apalagi jika rasa sakit kepala itu tak kunjung reda. Dokter akan memberikan saran untuk mengatasi sakit kepala sesuai dengan penyebabnya.

apa saja penyebab sakit kepala bagian depan - alodokter

Kemungkinan Penyebab Sakit Kepala Bagian Depan

Biasanya sakit kepala bagian depan terjadi sebagai gejala dari kondisi kesehatan tertentu, salah satunya adalah sinusitis. Kondisi ini ditandai dengan rasa sakit di bagian depan kepala, termasuk di area wajah dan gigi. Rasa sakit itu biasanya akan semakin kuat terutama ketika Anda menekan bagian bawah mata atau di samping hidung.

Sinusitis bisa terjadi dalam bentuk akut maupun kronis. Sinusistis akut umumnya dipicu oleh pilek atau alergi, sedangkan sinusitis kronis biasanya terjadi karena sinusitis akut yang tidak ditangani dengan tepat, pengaruh alergi jangka panjang, ataupun penggunaan obat dekongestan yang berlebihan.

Selain sinusitis, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan sakit kepala bagian depan, antara lain:

  • Sakit kepala tegang (tension headache)
    Sakit kepala tegang sering dirasakan di kepala bagian depan atau bisa juga pada bagian samping kepala. Anda akan merasakan sakit kepala tegang ketika otot pada kepala dan leher mengencang, kemudian pembuluh darah kepala melebar.Sakit kepala tegang umumnya dirasakan seperti ditekan atau diremas dengan sangat kencang. Ada kemungkinan rasa sakit berpindah di pelipis, kepala bagian atas, kemudian ke kepala bagian depan hingga ke leher. Namun, umumnya penderita sakit kepala tegang masih dapat beraktivitas.
  • Migrain
    Sakit kepala jenis ini biasanya dikeluhkan sebagai sakit berdenyut yang parah. Selain dirasakan di bagian samping kepala, sakit berdenyut saat migrain juga dapat dirasakan di kepala bagian depan.Migrain dapat berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari. Pada beberapa kasus, kondisi ini bisa cukup parah hingga penderitanya tidak mampu beraktivitas. Migrain juga kerap disertai gejala-gejala lain, seperti mual, muntah, dan sensitif terhadap suara atau cahaya.
  • Sakit Kepala Akibat Penggunaan Obat-obatan Berlebih
    Walaupun sakit kepala dapat ditangani dengan obat-obatan pereda nyeri, namun terlalu sering menggunakannya justru dapat memicu timbulnya sakit kepala. Umumnya sakit kepala ini terasa di kepala bagian depan atau juga bisa di kepala bagian atas. Rasa sakit yang dikeluhkan hampir serupa dengan sakit kepala tegang, yaitu nyeri tumpul seperti ditekan, yang dapat tersebar hingga ke seluruh bagian kepala. Biasanya rasa sakit paling parah terjadi pada pagi hari.
  • Giant cell arteritis (arteritis temporal)
    Sakit kepala ini terasa di kepala bagian depan karena dipicu oleh pembengkakan pembuluh darah di pelipis dan di belakang mata. Selain itu, kepala bagian depan pada kondisi ini juga terasa sakit jika ditekan saat menyisir dan mengunyah makanan.

Umumnya muncul pada usia 50 tahun ke atas. Kondisi ini harus segera ditangani karena kemungkinan dapat mengganggu penglihatan.

Waspadai Beragam Kondisi Berikut

Sebagian sakit kepala merupakan pertanda dari kondisi yang serius. Segera periksa ke dokter, jika sakit kepala yang Anda rasakan disertai dengan beberapa gejala berikut ini:

  • Terjadi tiba-tiba dan sangat parah.
  • Rasa sakitnya melebihi sakit kepala yang biasa Anda rasakan.
  • Mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Membuat mata tampak merah.
  • Berlangsung lebih dari 24 jam.
  • Terjadi setelah cedera kepala.
  • Disertai demam, kaku pada leher, mual dan muntah.

Anda juga patut waspada jika sakit kepala Anda disertai dengan perubahan penglihatan, cara bicara, hilang keseimbangan, bingung, atau lupa ingatan. Jangan anggap sepele sakit kepala bagian depan yang Anda alami. Jika tidak segera membaik dan terasa sangat mengganggu, segera konsultasikan pada dokter.

 

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi