Apakah mangga bagus untuk diet tergantung pada seberapa banyak jumlah konsumsinya dan bagaimana cara pengolahannya. Buah ini sering dikaitkan dengan rasa manis alami yang kerap membuat sebagian orang juga ragu untuk memasukkannya ke dalam menu diet sehari-hari.

Mangga sering menjadi primadona saat musim buah tiba dan mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Selain rasanya yang segar, buah ini mengandung gula alami berupa fruktosa dan karbohidrat yang dapat menjadi sumber kalori bagi tubuh.

Apakah Mangga Bagus untuk Diet? Ini Jawabannya - Alodokter

Kandungan tersebut kerap menimbulkan pertanyaan di benak banyak orang, apakah mangga bagus untuk diet atau justru perlu dibatasi konsumsinya saat sedang menurunkan berat badan.

Apakah Mangga Bagus untuk Diet?

Jawaban dari pertanyaan apakah mangga bagus untuk diet adalah iya, asalkan dikonsumsi dengan bijak. Mangga mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Efek ini berperan penting dalam menekan keinginan untuk makan berlebihan dan membantu mengontrol asupan kalori harian.

Selain itu, mangga tergolong rendah kalori. Dalam 100 gram mangga segar, terkandung sekitar 60–70 kkal, sehingga buah ini aman dinikmati sebagai camilan sehat di sela waktu makan. Karbohidrat alami pada mangga juga bisa menjadi sumber energi selama menjalani diet, tanpa harus khawatir asupan kalori melonjak drastis.

Tak hanya itu, mangga kaya vitamin A dan vitamin C yang berperan penting menjaga daya tahan tubuh, kesehatan kulit, dan mendukung proses metabolisme. Dengan asupan vitamin yang cukup, tubuh tetap bugar dan sehat meskipun Anda sedang membatasi kalori selama diet.

Tips Mengonsumsi Mangga untuk Diet

Jadi, tak perlu langsung menghindari mangga hanya karena rasanya manis. Pemahaman tentang apakah mangga bagus untuk diet perlu disertai dengan cara konsumsi yang tepat agar buah ini tetap mendukung tujuan penurunan berat badan. Agar konsumsi mangga tidak berlebihan, perhatikan beberapa tips berikut ini:

  • Batasi konsumsi mangga hingga 1 buah kecil (sekitar 150–200 gram) per hari dan sebaiknya tidak lebih dari 2–3 kali dalam seminggu saat menjalani diet.
  • Pilih mangga segar tanpa tambahan gula. Hindari mangga olahan seperti manisan, sirup, atau jus dengan gula tambahan karena kandungan kalorinya jauh lebih tinggi.
  • Kombinasikan mangga dengan buah yang bagus untuk diet lainnya, misalnya alpukat, apel, atau pepaya, agar asupan serat dan vitaminnya lebih seimbang.
  • Perhatikan reaksi tubuh Anda. Jika muncul keluhan pencernaan, seperti kembung atau diare, sebaiknya kurangi jumlah atau frekuensi konsumsi mangga.
  • Sebaiknya konsumsi mangga sebagai camilan di pagi atau siang hari, bukan menjelang malam, agar kalori yang masuk dapat digunakan tubuh secara optimal.

Pada akhirnya, jawaban dari apakah mangga bagus untuk diet sangat bergantung pada porsi, frekuensi konsumsi, serta kondisi tubuh masing-masing. Mangga bisa saja masuk ke dalam menu diet, selama dikonsumsi dengan bijak dan tidak berlebihan.

Jika Anda masih ragu apakah mangga atau jenis buah lain aman dikonsumsi sesuai kondisi kesehatan dan target penurunan berat badan, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan saran yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.