Arbei adalah jenis buah beri yang banyak tumbuh di wilayah dingin, misalnya hutan di gunung. Buah beri ini memiliki cita rasa yang manis dengan kandungan nutrisi dan antioksidan yang melimpah. Bahkan, buah arbei telah dijadikan sebagai pengobatan herbal di Tiongkok untuk menangani berbagai kondisi, seperti kolesterol dan gula darah tinggi.
Buah arbei dikenal kaya akan kandungan vitamin C dan antioksidan. Buah ini juga termasuk makanan tinggi air dengan sedikit kalori, sehingga membuatnya cocok dijadikan sebagai camilan sehat yang manis dan segar. Umumnya ada 2 jenis arbei, yaitu arbei berwarna hitam dan merah.

Kandungan Nutrisi Arbei
Dalam 100 gram arbei yang segar terkandung hampir 90% air dan 37 kalori. Selain itu, buah beri ini juga memiliki beragam kandungan nutrisi, seperti:
- 1 gram protein
- 9 gram karbohidrat
- 8 gram gula
- 2 gram serat
- 1 gram lemak
- 43 miligram kalium
- 63 miligram tembaga
- 60 miligram vitamin C
- 2 mikrogram beta karoten
Arbei juga mengandung zat besi, vitamin E, dan vitamin K. Tidak hanya itu, buah ini memiliki beragam senyawa yang berperan sebagai antioksidan, seperti antosianin, sianidin, myricetin, dan asam klorogenat. Arbei yang berwarna tua dan matang diketahui lebih kaya akan antioksidan dibandingkan dengan arbei yang belum matang.
Beragam Manfaat Arbei untuk Kesehatan
Karena kandungan nutrisi dan antioksidannya yang tinggi, arbei memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:
1. Memperkuat imunitas tubuh
Arbei bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh karena kandungan vitamin C di dalamnya yang cukup banyak, bahkan melebihi kadar vitamin C pada jeruk. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang mampu memaksimalkan fungsi sel-sel kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.
Dengan sistem imunitas atau kekebalan yang kuat, tubuh pun terlindungi dari berbagai infeksi, seperti flu. Tidak hanya itu, mengonsumsi buah tinggi vitamin C, seperti arbei, saat sakit pun bisa membuat tubuh pulih lebih cepat.
2. Menurunkan kolesterol
Arbei termasuk buah yang baik dikonsumsi untuk penderita kolesterol tinggi. Beberapa penelitian mengatakan bahwa arbei mengandung senyawa antosianin yang bisa mengurangi kelebihan lemak dan menurunkan kadar kolesterol.
Antosianin juga dapat menjaga keseimbangan antara kadar kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Karena manfaatnya ini, arbei dapat mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah (aterosklerosis).
3. Menyehatkan jantung
Kandungan antosianin yang bisa menurunkan kadar kolesterol pada akhirnya juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah dapat meningkatkan tekanan darah dan memberatkan kinerja jantung untuk memompa darah.
Manfaat arbei untuk menyehatkan jantung juga didukung oleh kandungan kalium di dalamnya. Nutrisi ini berperan penting dalam mengontrol tekanan darah dan menjaga detak jantung tetap stabil.
4. Mengontrol kadar gula darah
Arbei juga merupakan salah satu buah yang cocok dikonsumsi bagi penderita diabetes, terutama diabetes tipe 2. Pada kondisi ini, kadar gula darah meningkat dengan cepat setelah makan, apalagi makan makanan yang tinggi karbohidrat.
Nah, arbei mengandung senyawa yang bisa memecah karbohidrat di usus dan memperlambat peningkatan gula darah setelah makan. Karena manfaatnya ini, ekstrak arbei sering kali dijadikan sebagai pengobatan alternatif untuk diabetes.
5. Menjaga kesehatan kulit
Tidak hanya baik untuk memperkuat daya tahan tubuh, kandungan vitamin C dalam arbei juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit lho. Pasalnya, vitamin ini diketahui dapat merangsang produksi kolagen, yaitu protein utama yang menjaga elastisitas, kelembapan, dan kekencangan kulit.
Nah, dengan kolagen yang cukup, tanda-tanda penuaan dini, seperti keriput dan kulit kendur, pun bisa dikurangi. Selain itu, manfaat arbei satu ini juga ada berkat kandungan antioksidan di dalamnya yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi.
6. Memelihara kesehatan dan fungsi otak
Arbei mengandung antosianin dan flavonoid, yang telah terbukti dapat mendukung kesehatan otak. Pasalnya, kedua senyawa antioksidan tersebut dapat mengurangi stres oksidatif serta peradangan di otak, dua faktor yang berkontribusi pada penurunan memori dan kemampuan kognitif seiring bertambahnya usia.
Selain itu, kandungan vitamin dan mineral dalam arbei juga dapat membantu memperlancar aliran darah ke otak, sehingga fungsi otak, seperti konsentrasi, daya ingat, serta kemampuan belajar, tetap terjaga.
7. Menjaga kesehatan mata
Kandungan beta karoten dan vitamin C dalam arbei berperan penting dalam menjaga penglihatan agar tetap sehat. Pasalnya, beta karoten merupakan zat yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A, yaitu vitamin yang diperlukan dalam proses melihat, terutama saat cahaya redup. Sementara itu, vitamin C dapat membantu melindungi lensa dan retina mata dari kerusakan akibat radikal bebas dan paparan sinar UV.
Selain itu, beberapa studi juga menunjukkan bahwa asupan antioksidan yang cukup dapat mengurangi risiko gangguan mata, seperti katarak dan degenerasi makula, terutama pada lansia.
8. Mengurangi risiko terkena kanker
Selama ratusan tahun silam, arbei dijadikan sebagai salah satu pengobatan tradisional Cina untuk menangani kanker. Manfaat arbei untuk kanker diduga karena kandungan antioksidan di dalamnya yang mampu melawan pertumbuhan sel kanker.
Namun, penelitian yang membahas manfaat arbei untuk kanker masih terbatas pada hewan. Oleh karena itu, penanganan dari dokter tetap menjadi langkah utama dalam pengobatan kanker, baik melalui kemoterapi maupun terapi radiasi.
Hingga saat ini, berbagai manfaat arbei di atas sebenarnya masih perlu diteliti lebih mendalam. Namun, tidak ada salahnya bila Anda ingin menjadikan buah ini sebagai camilan sehat sehari-hari. Daripada mengonsumsi camilan lain yang tinggi gula, lebih baik memilih buah arbei yang jelas tinggi nutrisi dan rendah kalori.
Selain dimakan langsung, arbei juga bisa dijadikan jus murni serta sebagai tambahan buah pada smoothie atau salad. Anda juga bisa memasukkan arbei ke dalam semangkuk sereal atau oatmeal untuk menambah rasa manis.
Jika Anda ingin memanfaatkan arbei untuk mengatasi kondisi yang Anda alami, misalnya kolesterol tinggi atau kanker, sebaiknya konsultasikan ke dokter melalui aplikasi ALODOKTER terlebih dulu. Nantinya, dokter bisa menyarankan takaran arbei yang tepat per hari agar tidak berlebihan.