Asam alginat adalah karbohidrat alami yang diproses dari rumput laut cokelat, dan banyak digunakan pada bahan makanan olahan atau obat-obatan. Asam alginat sering dikombinasikan dengan aluminium hidroksida dan magnesium karbonat sebagai obat antasida untuk meredakan gejala yang disebabkan oleh asam lambung.

Asam alginat bekerja dengan cara memicu terbentuknya gel kental menyerupai busa untuk menghambat atau menghalangi asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus).

Merk dagang: -

ALGINIC ACID - alodokter

Tentang Asam Alginat

Golongan Antasida
Kategori Obat resep
Manfaat Meredakan gejala yang disebabkan penyakit refluks asam lambung (GERD)
Dikonsumsi oleh Dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan.Asam alginat belum diketahui diserap oleh ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter.
Bentuk obat Tablet

Peringatan:

  • Hindari mengonsumsi asam alginat jika memiliki riwayat alergi terhadap asam alginat atau bahan yang terkandung di dalam obat ini.
  • Beri tahu dokter jika pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, diabetes, konstipasi, atau dehidrasi.
  • Hindari mengonsumsi obat ini jika pernah atau sedang menderita keracunan aluminium, diare kronis, gagal jantung, wasir, gangguan pergerakan usus, dan kadar natrium dalam darah yang tinggi.
  • Beri tahu dokter jika sedang menjalani diet rendah garam.
  • Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herba.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Asam Alginat

Asam alginat tersedia dalam bentuk tablet dan setiap tablet mengandung asam alginat 200 mg, aluminium hidroksida kering 80 mg, magnesium trisilikat 40 mg, dan sodium bikarbonat 70 mg untuk menetralisir asam lambung dan mencegah asam lambung naik ke esofagus. Obat ini hanya diperuntukkan untuk dewasa, dengan dosis 1-2 tablet dan dikonsumsi 4 kali sehari.

Penggunaan asam alginat juga dapat dikombinasikan dengan antagonis H2.

Mengonsumsi Asam Alginat dengan Benar

Ikutilah anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada label kemasan obat.

Asam alginat tersedia dalam bentuk tablet. Gunakan segelas air putih untuk membantu menelannya.

Konsumsilah asam alginat sesuai dosis yang telah ditentukan dokter dan pastikan jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Dosis biasanya disesuaikan dengan kondisi medis dan respons tubuh penderita. Jangan melebihkan atau mengurangi dosis tanpa seizin dokter.

Bagi Anda yang lupa mengonsumsi asam alginat, disarankan untuk segera melakukannya begitu ingat, jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Simpanlah asam alginat pada suhu ruangan dan di dalam wadah tertutup untuk menghindari paparan sinar matahari, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah beberapa risiko yang dapat terjadi apabila asam alginat digunakan dengan obat lain:

  • Menurunkan kadar asam alginat dalam darah, jika digunakan dengan riboflavin.
  • Meningkatkan kadar aspirin dalam darah.
  • Meningkatkan risiko keracunan, jika digunakan dengan paricalcitol, terutama penderita penyakit ginjal.

Konsultasikan kembali dengan dokter Anda mengenai interaksi yang mungkin terjadi terhadap jenis obat yang sedang Anda konsumsi.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Asam Alginat

Efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi asam alginat adalah:

  • Mual
  • Kram perut
  • Konstipasi
  • Diare
  • Gangguan indra pengecapan

Segera hubungi dokter jika efek samping makin memburuk atau muncul kondisi berikut ini:

  • Gejala alergi, seperti gatal, muncul ruam, sulit bernapas, serta pembengkakan di bagian wajah, bibir, lidah, dan tenggorokan
  • Sakit maag semakin memburuk
  • Pembengkakan di pergelangan kaki atau tungkai
  • Muntah darah atau feses disertai darah.