Bahaya kolesterol tinggi dapat timbul akibat kebiasaan tidak sehat yang mungkin sering Anda lakukan, seperti mengonsumsi makanan berlemak dan jarang berolahraga. Jika kolesterol tinggi ini tidak ditangani, Anda akan berisiko mengalami gangguan kesehatan serius, seperti serangan jantung dan stroke.

Kolesterol adalah sejenis zat lemak yang terdapat di aliran darah. Tubuh sebenarnya memerlukan zat ini agar organ-organ di dalamnya berfungsi dengan baik. Namun, jumlah kolesterol ini harus dijaga agar tetap berada dalam kadar yang tepat.

Bahaya Kolesterol Tinggi Tidak Boleh Diremehkan - Alodokter

Jika berlebihan, kolesterol justru dapat menghambat aliran darah dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Apa Saja Jenis-jenis Kolesterol?

Kolesterol umumnya terbagi menjadi beberapa jenis dan masing-masing memiliki kadar normal yang berbeda. Kadar kolesterol ini bisa diketahui melalui pemeriksaan atau cek kolesterol secara rutin, setidaknya setiap empat tahun sekali.

Berikut ini adalah beberapa jenis kolesterol yang ada di dalam tubuh:

High-density lipoprotein (HDL)

HDL dikenal sebagai kolesterol baik, karena berperan untuk membawa kelebihan kolesterol keluar dari tubuh, baik melalui urin, tinja, maupun keringat. Kadar HDL yang normal adalah 60 mg/dL.

Semakin tinggi kadar HDL dalam tubuh, maka akan semakin baik bagi kesehatan. Sebaliknya, Anda perlu waspada jika pemeriksaan kolesterol menunjukkan kadar HDL Anda berada di bawah 40 mg/dL.

Low-density lipoprotein (LDL)

Kadar LDL yang aman adalah di bawah 100 mg/dL. Berbeda dengan kadar HDL yang semakin tinggi semakin baik, jumlah LDL yang tinggi justru dapat meningkatkan risiko Anda mengalami penyumbatan pembuluh darah. Oleh sebab itu, kolesterol jenis ini juga disebut sebagai kolesterol jahat.

Trigliserida

Selain HDL dan LDL, ada juga salah satu jenis lemak yang disebut trgliserida. Di dalam tubuh, trigliserida ini dibawa oleh VLDL (very low-density lipoprotein). Trigliserida ini adalah jenis kolesterol yang terbanyak di dalam tubuh.

Kadar trigliserida normal adalah di bawah 150 mg/dL. Jika jumlahnya berlebihan, trigliserida dan LDL dapat menumpuk di dalam pembuluh darah, sehingga menyebabkan hambatan aliran darah. Inilah alasannya mengapa LDL dan trigliserida kadarnya harus dijaga agar tidak terlalu tinggi.

Ketahui Bahaya Kolesterol Tinggi

Meningkatnya kadar kolesterol dalam darah dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya adalah jarang berolahraga, sering mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi, merokok, memiliki berat badan berlebih (obesitas), dan menderita diabetes.

Tanpa penanganan yang tepat, kadar kolesterol yang tinggi dalam darah akan meningkatkan risiko Anda mengalami sejumlah masalah kesehatan, seperti:

1. Serangan jantung

Jumlah kolesterol yang terlalu banyak di dalam darah dapat menyebabkan pembuluh darah mengeras atau menyempit (aterosklerosis). Jika aliran darah menuju jantung terganggu, maka dapat terjadi penyakit jantung. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi berbahaya, yaitu serangan jantung.

2. Stroke

Jika penyempitan terjadi di pembuluh darah otak, dapat terjadi gangguan pada fungsi otak, yang akan berdampak buruk pada kemampuan berpikir, daya ingat, dan kondisi mental. Lebih parah lagi, kondisi ini juga dapat mengakibatkan stroke.

3. Penyakit arteri perifer

Penyakit ini disebut juga dengan istilah peripheral arterial disease. Bahaya kolesterol ini terjadi ketika pembuluh darah arteri di tungkai atau lengan mengalami penyumbatan, sehingga menimbulkan beberapa keluhan, seperti nyeri, kram, hingga mati rasa, ketika tubuh melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki, berlari, atau mengangkat sesuatu.

Penyakit ini juga dapat menyebabkan lengan dan tungkai terlihat pucat, teraba dingin, sering kesemutan, dan luka yang sulit sembuh pada lengan dan tungkai.

4. Batu empedu

Dalam sistem pencernaan, kolesterol dibutuhkan untuk memproduksi cairan empedu yang berfungsi untuk mencerna lemak dan menyerap nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi.

Namun jika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, kelebihan kolesterol tersebut berisiko menyebabkan terbentuknya batu empedu.

Lindungi Diri dari Bahaya Kolesterol Sejak Dini

Berapa pun usia Anda saat ini, belum terlambat untuk membebaskan diri dari bahaya kolesterol. Lindungi diri Anda dari bahaya kolesterol sedini mungkin melalui beragam cara di bawah ini:

  • Konsumsi makanan bergizi dan rendah kolesterol.
  • Berhenti merokok.
  • Jaga berat badan ideal.
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol.
  • Kurangi stres.
  • Lakukan olahraga secara rutin setidaknya selama 20-30 menit setiap hari.

Kadar kolesterol yang tinggi dapat membahayakan kesehatan dan perlu segera ditangani. Namun sayangnya, kondisi ini tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak penderita kolesterol tinggi baru menyadari kondisinya setelah muncul penyakit-penyakit terkait bahaya koleseterol tinggi tersebut.

Oleh sebab itu, pastikan Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin ke dokter. Selain memeriksa kadar kolesterol Anda, dokter juga akan membantu Anda menentukan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar kolesterol agar tidak tinggi serta mencegah terjadinya bahaya kolesterol.