Bawaan hamil bayi laki-laki sering kali ditebak-tebak oleh para ibu, terutama ibu hamil yang sangat menginginkan anak laki-laki. Namun, apakah anggapan ini terbukti benar? Nah, daripada Bumil banyak menebak, ada baiknya mencari tahu bagaimana fakta terkait bawaan hamil ini.

Banyak orang percaya ada bawaan khusus yang muncul ketika ibu hamil mengandung bayi laki-laki, mulai dari bentuk perut sampai nafsu makan yang berbeda. Biasanya, kepercayaan akan adanya bawaan ini muncul dari nenek moyang dan turun-temurun diyakini oleh anak cucunya.

Bawaan Hamil Bayi Laki-Laki, Ketahui Faktanya - Alodokter

Namun, berbagai bawaan hamil bayi laki-laki perlu ditinjau juga kebenarannya. Ini dilakukan agar Bumil tidak terlalu banyak berharap dari anggapan yang belum tentu benar atau hanyalah mitos.

Berbagai Bawaan Hamil Bayi Laki-Laki

Sebenarnya, memercayai anggapan bawaan hamil bayi laki-laki tidak salah. Sebab, hal ini tidak memengaruhi kesehatan Bumil dan Si Kecil. Namun, anggapan ini bisa saja membuat Bumil menjadi lebih berharap akan kedatangan bayi laki-laki, terutama yang memang menginginkannya. 

Nah, berikut ini adalah beberapa bawaan hamil bayi laki-laki yang sering dipercaya masyarakat beserta faktanya:

1. Bentuk perut lebih menonjol

Banyak orang percaya bahwa bentuk perut ibu hamil bayi laki-laki tampak runcing atau menonjol ke depan, sedangkan bayi perempuan membuat perut terlihat lebih lebar. Perlu diketahui, bentuk perut dipengaruhi oleh posisi janin, ukuran tubuh ibu, tonus otot perut, serta jumlah kehamilan sebelumnya. Jadi, bentuk perut sebenarnya bukanlah tanda hamil anak laki-laki.

2. Morning sickness lebih jarang

Ada anggapan ibu yang hamil bayi laki-laki jarang mengalami morning sickness atau mual di pagi hari, sedangkan bayi perempuan menyebabkan mual sepanjang hari.

Faktanya, tingkat mual ibu hamil sangat bervariasi dan biasanya dipengaruhi oleh perubahan hormon, terutama hormon hCG. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat mual dengan jenis kelamin bayi, sehingga keluhan ini tidak bisa menjadi patokan.

3. Ngidam makanan asin atau gurih

Mengidam makanan asin atau gurih sering dikaitkan dengan bawaan hamil bayi laki-laki, sedangkan bayi perempuan identik dengan ngidam makanan manis. Namun, penelitian belum menemukan hubungan antara selera makan ibu hamil dengan jenis kelamin janin. Perubahan selera makan terjadi akibat perubahan hormon dan kebutuhan gizi tubuh, bukan karena gender bayi.

4. Detak jantung janin lebih lambat

Mitos lain yang umum adalah detak jantung janin yang lebih lambat, yaitu di bawah 140 kali per menit, berarti bawaan hamil bayi laki-laki. Sementara itu, detak jantung janin di atas 140 kali per menit berarti hamil bayi perempuan.

Faktanya, detak jantung janin berubah-ubah sesuai usia kehamilan dan aktivitas janin di dalam rahim. Tidak ada bukti yang menunjukkan detak jantung dapat menentukan jenis kelamin bayi.

5. Kulit wajah ibu lebih bersih

Ada yang percaya, ibu hamil bayi laki-laki cenderung memiliki kulit wajah lebih bersih dan jarang berjerawat, sedangkan bayi perempuan menyebabkan kulit ibu lebih bermasalah. Pada kenyataannya, kondisi kulit saat hamil dipengaruhi perubahan hormon estrogen dan progesteron, bukan karena jenis kelamin janin.

6. Kaki terasa lebih dingin

Bawaan hamil bayi laki-laki lainnya adalah kaki ibu hamil cenderung terasa lebih dingin daripada biasanya. Namun, penelitian menunjukkan perubahan suhu atau sensasi dingin pada kaki saat hamil lebih sering disebabkan oleh perubahan sirkulasi darah dan metabolisme tubuh, bukan karena jenis kelamin bayi.

Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi Secara Akurat

Apabila Bumil ingin memastikan jenis kelamin janin, ada beberapa pemeriksaan yang umum digunakan oleh dokter, dan tentunya akurat. Beberapa pemeriksaannya adalah:

  • USG kehamilan, dengan melihat jenis kelamin bayi yang terekam dalam monitor, biasanya dilakukan pada usia kehamilan 18–22 minggu
  • Tes NIPT (non-invasive prenatal test), dengan mendeteksi kromosom janin, termasuk jenis kelaminnya, sejak usia kehamilan 10 minggu melalui tes darah
  • Amniosentesis dan CVS, dengan mengambil sampel air ketuban atau sel dari plasenta, untuk mendeteksi adanya kelainan genetik atau kromosom, sekaligus mendeteksi jenis kelamin janin

Berbagai fakta di atas menjelaskan bahwa bawaan hamil bayi laki-laki hanyalah mitos. Dengan mengetahui fakta ini, Bumil sebaiknya lebih fokus untuk menjaga kesehatan diri serta janin. Biasanya, melalui pemeriksaan rutin, jenis kelamin janin akan terdeteksi.

Namun, apabila merasa penasaran atau membutuhkan informasi lebih akurat seputar kehamilan, jangan ragu untuk Chat Bersama Dokter di aplikasi Alodokter. Dengan begitu, Bumil akan mendapatkan informasi yang tidak hanya tepat, tetapi juga cepat.