Berapa lama darah nifas keluar adalah salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di benak saat Bunda yang baru saja melahirkan. Proses keluarnya darah nifas sebenarnya normal pascapersalinan. Namun, penting untuk mengetahui kapan kondisi ini masih tergolong wajar atau justru perlu diwaspadai.
Setelah melahirkan, tubuh seorang wanita akan mengalami proses alami untuk membersihkan dan memulihkan diri. Rahim yang sebelumnya menampung janin, plasenta, dan cairan ketuban kini perlu mengeluarkan sisa-sisa darah, lendir, serta jaringan yang tidak lagi dibutuhkan.

Nah, proses inilah yang memunculkan darah nifas (lokia), dan merupakan bagian penting agar kondisi rahim Bunda lekas pulih pascapersalinan. Berapa lama darah nifas keluar pada setiap ibu melahirkan bisa berbeda-beda, tetapi ada jangka waktu yang bisa dijadikan acuan.
Berapa Lama Darah Nifas Keluar?
Rata-rata, darah nifas akan keluar selama 2–6 minggu setelah persalinan. Namun, setiap ibu bisa mengalami durasi yang sedikit berbeda-beda. Ada yang nifasnya lebih singkat, ada pula yang bisa menjalani masa nifas hingga sekitar 40 hari.
Selama masa nifas, perubahan bentuk dan warna darah nifas akan terjadi seiring waktu sebagai tanda bahwa rahim sedang memulihkan diri. Nah, berikut adalah rincian berapa lama darah nifas keluar dan ciri-ciri darahnya:
Minggu pertama
Pada tahap awal ini, darah nifas biasanya berwarna merah terang dan keluar dalam jumlah cukup banyak, serupa dengan darah menstruasi yang deras pada hari-hari pertama. Bunda mungkin perlu mengganti pembalut lebih sering, terutama pada hari-hari awal. Kadang, bisa juga keluar gumpalan darah kecil, dan hal ini masih dianggap normal jika tidak terlalu sering atau berukuran besar.
Minggu ke-2 hingga ke-3
Seiring berjalannya waktu, warna darah nifas mulai memudar menjadi merah muda atau kecokelatan. Volume darah pun umumnya mulai berkurang, sehingga Bunda mungkin tidak perlu mengganti pembalut sesering sebelumnya. Pada masa ini, darah nifas juga bisa disertai cairan bening atau kekuningan, dan terkadang lendir, karena jaringan sisa di rahim mulai berkurang.
Minggu ke-4 hingga ke-6
Pada minggu-minggu terakhir, darah nifas biasanya semakin sedikit dan berubah warna menjadi kekuningan atau keputihan. Ini menandakan jaringan rahim Bunda sudah hampir pulih sepenuhnya. Cairan yang keluar bisa tampak seperti lendir encer, dan hanya menodai pembalut saja. Bila Bunda sudah tidak lagi melihat bercak darah atau cairan tinggal sedikit, biasanya masa nifas sudah hampir selesai.
Namun, jika darah masih keluar banyak, warnanya tetap merah terang setelah dua minggu, atau jumlahnya tidak berkurang, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar Bunda bisa mendapat penanganan yang tepat.
Hal yang Perlu Diperhatikan Selama Masa Nifas
Selama masa nifas, ada beberapa hal penting yang bisa Bunda lakukan agar proses pemulihan berlangsung lebih nyaman dan sehat. Langkah sederhana ini dapat membantu mencegah infeksi serta menjaga kesehatan Bunda secara menyeluruh:
- Hindari penggunaan tampon dan pilih pembalut khusus nifas untuk menurunkan risiko infeksi.
- Ganti pembalut secara teratur supaya area kewanitaan tetap bersih dan kering.
- Bersihkan area kewanitaan dengan membasuh dari arah depan ke belakang.
- Hindari penggunaan produk pembersih kewanitaan atau sabun berpewangi tanpa anjuran dokter.
- Perbanyak istirahat, konsumsi makanan bergizi, serta minum air putih yang cukup.
- Catat dan perhatikan setiap perubahan pada tubuh, lalu konsultasikan ke tenaga kesehatan bila ada keluhan.
Selain memperhatikan hal-hal di atas, Bunda juga perlu memantau kondisi diri sendiri dan mengenali ciri-ciri darah nifas yang tidak wajar. Memerhatikan tanda-tanda ini bisa membantu Bunda mendapatkan penanganan yang tepat dan menjaga kesehatan selama masa pemulihan setelah melahirkan.
Berapa lama darah nifas keluar penting untuk dipantau setelah persalinan, Bun. Jika darah nifas keluar lebih dari 6 minggu, sangat banyak, berbau tidak sedap, atau disertai keluhan berat lainnya, Bunda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang sesuai. Bunda juga bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter untuk memperoleh respon cepat lho.