Beras shirataki untuk diabetes merupakan salah satu makanan yang bisa dikonsumsi sehari-hari oleh penderita gula darah tinggi. Selain membuat perut kenyang lebih lama, beras jenis ini juga rendah kalori sehingga aman untuk kesehatan para penderita diabetes. Yuk, ketahui informasi lengkapnya di artikel ini!

Beras shirataki adalah beras yang terbuat dari tanaman Amorphophallus konjac, tanaman yang masih kerabat erat dengan porang. Tanaman ini mengandung glukomanan, yaitu serat larut yang baik untuk kesehatan saluran cerna, mencegah sekaligus mengatasi sembelit, serta memperlambat penyerapan gula dan kolesterol di dalam usus.

Beras Shirataki untuk Diabetes, Ketahui Manfaat dan Cara Mengonsumsinya - Alodokter

Kandungan kalorinya yang rendah dan seratnya yang melimpah, membuat beras shirataki baik untuk penderita diabetes karena mampu membantu mengendalikan kadar gula darah dan mengurangi kadar kolesterol. Beras ini juga baik dikonsumsi untuk mengontrol berat badan.

Daftar Manfaat Beras Shirataki untuk Diabetes

Penderita diabetes perlu selektif dalam mengonsumsi makanan sehari-hari, bahkan nasi putih pun perlu dibatasi jumlahnya. Soalnya, nasi putih tinggi gula dan tinggi indeks glikemik sehingga bisa meningkatkan kadar gula darah penderita diabetes, apalagi kalau porsinya terlalu banyak.

Jika Anda adalah penderita diabetes yang sangat menyukai nasi putih tetapi khawatir mengonsumsinya berlebihan, tidak perlu khawatir ya! Mulai saat ini Anda bisa nih mencoba beras shirataki. 

Beras sehat ini sekilas mirip dengan beras putih biasa, tetapi lebih tinggi serat dan rendah kalori lho. Beras ini justru lebih dianjurkan untuk penderita diabetes karena memiliki banyak manfaat kesehatan berikut ini:

1. Menjaga kadar gula darah tetap normal

Dibandingkan dengan beras putih pada umumnya, beras shirataki sangat rendah karbohidrat dan rendah kalori. Konsumsi beras jenis ini dalam porsi banyak tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah, sehingga kadarnya bisa tetap normal.

Selain itu, beras shirataki juga mengandung indeks glikemik yang sangat rendah sehingga tidak akan membuat kadar gula darah melonjak tinggi. Manfaatnya ini sangat baik untuk membantu mengontrol gula darah pada pasien diabetes.

2. Mengontrol nafsu makan

Beras shirataki tinggi serat yang berasal dari serat larut glukomanan. Di dalam usus, serat ini bisa membentuk gel kental yang akan membuat perut kenyang lebih lama sehingga membuat berhenti makan meski hanya baru sedikit saja.

Selain itu, glukomanan diketahui bisa menurunkan kadar ghrelin, yakni hormon yang merangsang lapar. Dengan begitu, nafsu makan pun akan lebih terkontrol deh!

3. Membantu mengurangi berat badan

Kelebihan berat badan bisa memperburuk metabolisme tubuh, mempercepat kerusakan organ, dan menyebabkan resistensi insulin. Oleh sebab itu, penderita diabetes dianjurkan untuk mengurangi berat badan.

Selain rutin berolahraga, untuk mengurangi bobot tubuh, orang dengan diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat, salah satunya beras shirataki. Lengkapi pula menu harian dengan aneka sayur dan buah dengan indeks glikemik rendah, kacang-kacangan, ikan, telur, dan juga gandum utuh ya.

4. Mengurangi kadar kolesterol jahat

Kadar gula darah yang tinggi bisa mempercepat kerusakan pembuluh darah. Jika kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah juga tinggi, maka bisa terbentuk plak di pembuluh darah dan hal ini bisa membuat pembuluh darah menjadi lebih keras dan tersumbat (aterosklerosis). Kondisi ini bisa berbahaya karena dapat menyebabkan penyakit jantung.

Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk selalu mengontrol kadar kolesterol darah tetap normal. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi serat dan rendah indeks glikemik, seperti beras shirataki. Kandungan serat di dalam beras ini bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sekaligus mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Selain keempat manfaat di atas, beras shirataki juga sangat baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna serta mencegah sekaligus mengatasi sembelit. Dengan manfaat ini, Anda bisa BAB lebih lancar setiap hari.

Cara Konsumsi Beras Shirataki yang Aman untuk Penderita Diabetes

Jika Anda tertarik untuk mengonsumsi beras shirataki, saat ini sudah tersedia beras shirataki kemasan sachet yang bisa dikonsumsi dengan mudah kapan saja. Berikut ini adalah cara aman mengonsumsi beras shirataki:

  • Masukkan 1 sachet beras shirataki ke wadah, kemudian tambahkan air panas secukupnya atau sesuai anjuran di kemasan.
  • Selanjutnya, tutup wadah tersebut dan biarkan beberapa menit sesuai petunjuk di kemasan produk.
  • Selanjutnya, beras shirataki siap untuk dikonsumsi.

Meski tinggi serat dan rendah kalori, beras shirataki tidak mengandung vitamin dan mineral. Jadi, lengkapilah nasi shirataki dengan makanan sehat lainnya, seperti ikan, telur, daging ayam tanpa lemak, tahu, tempe, serta aneka sayur dan buah.

Kendati sehat dan aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, akan tetapi beras shirataki bukanlah obat. Beras ini hanya bagian dari pola makan sehat yang dianjurkan bagi penderita diabetes. Jadi, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter melalui chat untuk mengetahui porsi aman bagi Anda.

Soalnya, beras shirataki yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan justru bisa menimbulkan efek samping, yaitu kadar gula darah turun drastis jika dibarengi dengan obat diabetes, perut kembung dan diare, serta sembelit parah.