Betmiga adalah obat untuk mengatasi kandung kemih yang terlalu aktif (overactive bladder) pada orang dewasa. Gejala yang bisa diredakan dengan Betmiga meliputi sering buang air kecil, sulit menahan kencing, serta sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.
Kandungan mirabegron dalam Betmiga bekerja dengan cara merelaksasi otot kandung kemih sehingga kandung kemih dapat menampung lebih banyak urine. Dengan cara kerja tersebut, dorongan mendadak untuk buang air kecil, sering kencing, atau sulit menahan buang air kecil dapat berkurang.

Betmiga dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau dikombinasikan dengan obat lain sesuai anjuran dokter. Obat ini hanya direkomendasikan untuk orang dewasa.
Produk Betmiga
Betmiga merupakan obat resep yang tersedia dalam 2 dosis, yaitu:
- Betmiga 25 mg 10 tablet, dengan kandungan 25 mg mirabegron tiap tabletnya
- Betmiga 50 mg 10 tablet, yang mengandung 50 mg mirabegron per tablet
Apa Itu Betmiga
| Bahan aktif | Mirabegron |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Antispasmodik |
| Manfaat | Mengobati gejala kandung kemih yang terlalu aktif, yang ditandai dengan sering buang air kecil dan sulit menahan kencing |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Betmiga untuk ibu hamil | Kategori X: Studi pada binatang percobaan dan manusia telah memperlihatkan adanya abnormalitas terhadap janin atau adanya risiko terhadap janin. |
| Obat dalam kategori ini tidak boleh digunakan oleh wanita yang sedang hamil atau memiliki kemungkinan untuk hamil. | |
| Betmiga untuk ibu menyusui | Jangan menggunakan Betmiga selama menyusui tanpa berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan merekomendasikan obat lain yang lebih aman untuk ibu menyusui, terutama bila bayi baru lahir atau lahir prematur. |
| Bentuk obat | Tablet pelepasan lambat |
Peringatan sebelum Menggunakan Betmiga
Betmiga hanya boleh digunakan sesuai anjuran dokter. Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini adalah:
- Beri tahu dokter seputar riwayat alergi yang dimiliki. Betmiga tidak boleh digunakan oleh individu yang alergi terhadap mirabegron.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda menderita hipertensi, terutama jika tidak terkontrol, karena Betmiga dapat meningkatkan tekanan darah. Selama menggunakan obat ini, dokter mungkin akan memantau tekanan darah Anda secara berkala.
- Informasikan kepada dokter jika Anda Anda memiliki penyakit ginjal, penyakit hati, atau gangguan irama jantung, termasuk long QT syndrome.
- Bicarakan dengan dokter jika Anda mengalami kesulitan buang air kecil, masih terasa ingin buang air kecil setelah kencing, atau memiliki sumbatan pada saluran kemih atau kandung kemih. Hal ini karena Betmiga dapat meningkatkan risiko retensi urine.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter mengenai semua obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda gunakan. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya interaksi obat.
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Betmiga jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau menyusui.
- Segera ke dokter bila terjadi reaksi alergi obat atau efek samping lebih serius setelah menggunakan Betmiga.
Dosis dan Aturan Pakai Betmiga
Secara umum, dokter penggunaan Betmiga untuk mengobati gejala kandung kemih overaktif (overactive bladder) adalah:
- 25 mg, 1 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan sampai 50 mg, 1 kali sehari setelah 4–8 minggu, atau sesuai respons pasien terhadap pengobatan.
Cara Menggunakan Betmiga dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada label kemasan obat selama menjalani pengobatan dengan Betmiga. Jangan mengurangi atau menambah dosis, bahkan menghentikan penggunaan obat tanpa persetujuan dokter.
Agar Betmiga bekerja secara optimal, perhatikan cara penggunaannya berikut ini:
- Betmiga dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
- Telan tablet Betmiga secara utuh dengan bantuan air. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkan tablet karena dapat mengganggu cara kerja obat lepas lambat.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Betmiga, segera minum obat ini begitu teringat bila masih pada hari yang sama. Namun, bila sudah berbeda hari, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menambah dosis obat selanjutnya.
- Betmiga umumnya digunakan sebagai pengobatan jangka panjang. Pastikan untuk tetap minum obat sesuai anjuran dokter meskipun gejala sudah membaik, dan jangan menghentikan pengobatan tanpa persetujuan dokter karena gejala dapat kambuh.
- Simpan Betmiga di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Betmiga dengan Obat Lain
Interaksi yang dapat terjadi jika Betmiga digunakan bersama obat lain adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping bila digunakan dengan ketoconazole, itraconazole, ritonavir, atau clarithromycin
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari obat metoprolol, imipramine, digoxin, atau propafenone
- Peningkatan risiko terjadinya retensi urine bila digunakan bersama solifenacin atau tolterodine
Agar aman, konsultasikan dengan dokter bila hendak menggunakan Betmiga bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Betmiga
Betmiga dapat menimbulkan beberapa efek samping berikut:
- Nyeri atau panas saat buang air kecil
- Tekanan darah meningkat
- Sakit kepala
- Nyeri pada wajah akibat radang sinus (sinusitis) atau sakit tenggorokan
- Sembelit
- Mulut kering
Konsultasikan lewat Chat Bersama Dokter jika efek samping di atas tidak kunjung membaik atau sangat mengganggu. Segera cari pertolongan medis jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping serius berikut:
- Tekanan darah meningkat secara signifikan, yang dapat ditandai dengan sakit kepala berat, penglihatan kabur, atau telinga berdenging
- Sulit buang air kecil atau tidak bisa buang air kecil sama sekali
- Jantung berdebar, denyut jantung cepat, atau tidak beraturan