Biji teratai makin populer sebagai camilan sehat karena kandungan nutrisinya yang beragam. Selain rasanya enak, biji teratai juga punya banyak manfaat untuk kesehatan, mulai dari menjaga fungsi jantung hingga mendukung sistem pencernaan.

Biji teratai sudah lama menjadi bagian dari kuliner dan pengobatan tradisional di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Namun, kepopuleran biji teratai sebagai superfood baru meningkat seiring tren hidup sehat dan minat masyarakat terhadap bahan alami.

Biji Teratai, Camilan Sehat dengan Segudang Manfaat - Alodokter

Meski begitu, banyak orang masih belum tahu apa perbedaan biji teratai dengan biji-bijian lain, serta apa risikonya jika dikonsumsi terlalu banyak. Oleh karena itu, penting untuk mengenal lebih jauh tentang biji teratai dan manfaatnya bagi kesehatan.

Kandungan Nutrisi Biji Teratai

Biji teratai mengandung beragam zat gizi penting yang membuatnya layak disebut sebagai camilan sehat bernutrisi tinggi. Dalam setiap 100 gram biji teratai kering, terdapat sekitar 350–370 kalori dan beberapa nutrisi berikut ini:

  • 64 gram karbohidrat
  • 18 gram protein
  • 2 gram lemak
  • 13 gram serat
  • 367 miligram kalium
  • 210 miligram magnesium
  • 220 miligram fosfor
  • 45 miligram kalsium
  • 1,4 miligram zat besi

Selain kandungan zat gizinya yang lengkap, biji teratai juga kaya akan antioksidan seperti flavonoid, alkaloid, dan senyawa fenolik.

Manfaat Biji Teratai untuk Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa manfaat biji teratai yang bisa Anda peroleh:

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Biji teratai merupakan sumber serat alami yang baik untuk sistem pencernaan. Serat membantu memperlancar buang air besar, mencegah sembelit, dan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus sehingga pencernaan tetap sehat.

2. Menangkal radikal bebas

Biji teratai mengandung berbagai antioksidan, seperti flavonoid dan senyawa fenolik, yang berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Efek antioksidannya juga dapat membantu mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan kanker.

3. Mengontrol gula darah

Kandungan karbohidrat kompleks dan serat pada biji teratai dapat memperlambat penyerapan gula di usus, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Oleh karena itu, biji teratai bisa menjadi camilan sehat bagi penderita diabetes bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.

4. Mendukung fungsi otak dan saraf

Kombinasi magnesium, kalium, dan vitamin B kompleks pada biji teratai membantu sistem saraf bekerja optimal. Nutrisi ini berperan dalam menjaga konsentrasi, mengurangi stres, dan mendukung fungsi otak, terutama dalam proses belajar dan berpikir.

5. Menjaga kesehatan tulang

Biji teratai kaya akan fosfor, magnesium, dan kalsium, yang penting untuk pembentukan serta kekuatan tulang. Konsumsi biji teratai secara teratur dapat membantu mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis) dan menjaga kepadatan tulang seiring bertambahnya usia.

6. Mendukung kesehatan jantung

Kandungan magnesium dan kalium dalam biji teratai membantu mengatur tekanan darah dan menjaga detak jantung tetap stabil. Selain itu, antioksidannya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sehingga membantu mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.

Cara Aman Konsumsi Biji Teratai

Meski mudah diolah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjadikan biji teratai sebagai camilan atau bahan masakan:

  • Biji teratai sebaiknya dikonsumsi setelah direbus, dipanggang, atau digoreng tanpa minyak untuk menjaga nutrisinya.
  • Biji teratai dapat ditambahkan ke dalam sup, bubur, salad, atau minuman herbal.
  • Pilih biji teratai segar atau yang sudah dikeringkan dengan standar higienis agar terhindar dari kontaminasi jamur atau bakteri.
  • Hindari konsumsi biji teratai secara berlebihan, terutama bila Anda memiliki penyakit ginjal kronis, karena kadar mineralnya cukup tinggi.

Hingga saat ini, belum ditemukan efek samping serius jika biji teratai dikonsumsi dalam jumlah wajar, yaitu sekitar 20–30 gram biji teratai kering per hari. Namun, ibu hamil, menyusui, anak-anak, atau orang dengan penyakit tertentu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.

Meski biji teratai menawarkan banyak manfaat, penting untuk menjaga pola makan yang seimbang dan tidak bergantung pada satu jenis makanan saja. Mulailah dari porsi kecil, kemudian tingkatkan secara bertahap sambil memperhatikan reaksi tubuh.

Jika setelah mengonsumsi biji teratai Anda mengalami keluhan seperti gangguan pencernaan, reaksi alergi, atau gejala tidak biasa, segera konsultasikan ke dokter. Anda juga bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran medis langsung sesuai kondisi Anda.