Merasa kesepian dan terisolasi dari hubungan sosial ternyata dapat berdampak pada kesehatan fisik. Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa kondisi emosional dan psikososial memiliki pengaruh terhadap kesehatan seseorang secara keseluruhan.

Berdasarkan hasil sebuah penelitian, perasaan kesepian dan terisolasi atau terkucilkan, memiliki dampak buruk bagi kesehatan fisik, yang setara dengan obesitas. Semakin lama seseorang merasa terganggu karena kesepian, maka semakin buruk pula dampaknya untuk kesehatan.

Bila Kamu Kesepian, Inilah yang Bisa Terjadi pada Kesehatanmu - Alodokter

Beragam Risiko Kesehatan yang Terjadi Akibat Kesepian

Jangan anggap remeh kesepian, karena banyak risiko kesehatan yang dapat terjadi jika tidak segera diatasi. Orang yang terus menerus merasa kesepian lebih mudah merasa lelah, mengalami gangguan tidur, mengalami kecemasan yang berlebihan, hingga lebih berisiko jatuh ke dalam depresi.

Beragam kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk merawat kesehatan tubuh, sehingga daya tahan tubuhnya pun cenderung menjadi lebih lemah. Ia juga lebih berisiko mengalami perubahan berat badan secara drastis, gangguan pencernaan, bahkan masalah jantung dan pembuluh darah. Sebuah studi menemukan bahwa rasa kesepian dapat dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan fungsi kekebalan tubuh yang lemah.

Selain itu, risiko lain kesepian adalah memburuknya kemampuan dan perkembangan kognitif yang memengaruhi daya pikir. Penelitian menemukan adanya penurunan kemampuan kognitif 20% lebih cepat pada orang-orang yang kesepian, dalam periode 12 tahun.

Tidak hanya sampai di situ, berdasarkan hasil sebuah penelitian, rasa kesepian dapat meningkatkan risiko terjadinya demensia atau pikun pada orang berusia lanjut sebesar 64%, serta dapat meningkatkan risiko kematian dini sebesar 45%.

Beberapa Penanganan agar Tidak Merasa Kesepian

Untuk itu, jangan anggap sepele kesepian yang Anda rasakan. Berikut adalah beberapa hal yang dianjurkan, terutama jika Anda mengalami rasa kesepian secara berkepanjangan:

  • Membiasakan menyapa sesama
    Bertegur sapa dengan orang lain mungkin tampaknya remeh. Namun, salah satu cara interaksi sosial ini memiliki manfaat yang positif dalam mengusir kesepian dan mempererat hubungan sosial. Maka dari itu, jangan sungkan untuk mulai bertegur sapa dengan tetangga atau orang lain yang kamu kenal.
  • Mengeksplorasi banyak hobi dan aktivitas
    Melakukan beragam aktivitas dan hobi dapat mengobati rasa kesepianmu. Oleh karena itu, lakukanlah aktivitas yang kamu sukai dan dapat kamu nikmati, mulai dari membersihkan rumah, berkebun, olahraga, atau mengembangkan keterampilan baru. Aktivitas tersebut dapat kamu lakukan sendiri, namun akan lebih baik jika dilakukan bersama teman.
  • Bergabung menjadi sukarelawan
    Melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai sukarelawan atau melakukan kegiatan sosial merupakan hal yang sangat positif. Terkadang kegiatan ini membuka peluang besar bagimu untuk bertemu dengan orang-orang baru dan memupuk persahabatan, sehingga dapat mengusir rasa kesepianmu.
  • Jangan menutup diri
    Ketika kamu merasa kesepian, jangan mengurung diri. Cobalah membuka diri dengan berbagi perasaan dan pikiran kepada orang yang kamu percaya. Sebaliknya, bila kamu mengetahui bahwa seseorang yang dekat denganmu sedang merasa kesepian, jangan abaikan dia. Kamu bisa membantunya mengusir rasa kesepian dengan mengajaknya berbincang-bincang.

Kesepian bisa terjadi pada siapa saja dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesepian. Namun, jika cara-cara tersebut tidak berhasil dan rasa kesepian terjadi berlarut-larut, hingga membuat kamu merasa tidak sanggup mengatasinya, jangan sungkan untuk berkonsultasi ke psikiater, demi mendapat penanganan yang terbaik.