Terjadinya Pneumonia

Sekitar 5 persen orang yang mengidap bronkitis menderita infeksi sekunder di dalam salah satu atau kedua paru-paru. Infeksi ini terutama menyerang kantong-kantong udara yang dikenal sebagai alveoli. Infeksi ini juga disebut sebagai pneumonia. Risiko orang menderita pneumonia akan meningkat jika:

  • Kian berusia tua.
  • Memiliki kebiasaan merokok.
  • Menderita penyakit lain seperti pada jantung, atau ginjal.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala-gejala pneumonia antara lain:

  • Denyut jantung yang cepat.
  • Kesulitan bernapas. Bernapas pendek dan cepat meski sedang beristirahat.
  • Mengalami demam.
  • Merasa tidak sehat.
  • Sakit pada dada.
  • Kehilangan selera makan.
  • Panas dingin

Pneumonia ringan bisa diatasi dengan pemberian antibiotik dan banyak beristirahat. Anda juga disarankan meningkatkan konsumsi cairan. Tapi untuk kasus yang lebih parah harus dilakukan perawatan di rumah sakit. Mesin alat bantu pernapasan atau ventilator, bisa membantu pernapasan. Sedangkan obat antibiotik bisa diberikan langsung ke dalam pembuluh darah melalui infus.