Jika menderita bronkitis, Anda mungkin tidak perlu menemui dokter. Kecuali jika Anda mengalami gejala yang parah. Jika Anda menemui dokter, mereka biasanya bisa membuat diagnosis dengan menanyakan gejala, memeriksa dan mendengarkan rongga dada Anda memakai stetoskop.

Memahami Kondisi Kesehatan Lainnya

Dokter mungkin perlu memeriksa jika ada penyakit infeksi paru-paru lainnya. Misalnya pneumonia yang memiliki gejala sama seperti bronkitis. Jika dokter mencurigai Anda menderita pneumonia, dokter akan mengambil sampel dahak atau lendir untuk diperiksa. Selain itu, dokter juga akan melakukan pencitraan sinar X untuk daerah dada.

Jika dokter mencurigai ada penyakit dasar yang tidak diketahui dan menyebabkan bronkitis, misalnya asma dan emfisema, tes fungsi paru mungkin diperlukan. Anda diminta ambil napas dalam-dalam dan meniupkannya pada alat yang disebut spirometer. Alat ini memeriksa kinerja paru-paru dengan mengukur jumlah udara yang dikeluarkan paru-paru Anda. Penurunan kapasitas jumlah udara dalam paru-paru bisa berarti adanya masalah dasar.