Sakit saat hamil, sering kali tidak dapat dihindari. Salah satu penyakit yang rentan terjadi pada ibu hamil (bumil) adalah migrain.  Agar migrain tidak terlalu lama mengganggu, sebaiknya Bumil mengetahui cara meredakannya.

Migrain biasanya dimulai dengan gejala nyeri ringan di bagian depan kepala, kemudian terasa semakin berdenyut, hingga akhirnya berpusat pada satu sisi kepala. Migrain lebih sering terjadi pada kehamilan trimester pertama, namun tidak tertutup kemungkinan terjadi lagi pada trimester kedua dan ketiga.

Bumil, Ini Cara Meredakan Migrain Tanpa Konsumsi Obat - Alodokter

Berbagai Cara yang Dapat Dilakukan

Jika sebelum hamil, seorang wanita pernah mengalami migrain, maka risiko untuk mengalami migrain saat hamil akan lebih tinggi. Namun, bisa juga wanita yang tidak pernah migrain sebelumnya, kemudian mengalami migrain saat hamil.

Penyebab  migrain saat hamil bisa beragam, tapi umumnya dipicu oleh stres, perubahan hormon, dan kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein misalnya cokelat, kopi, teh, minuman berenergi, dan minuman yang bersoda atau beralkohol.

Untuk meredakan migrain, Bumil sebaiknya menghindari obat-obatan. Ada beberapa cara yang dapat Bumil lakukan untuk meredakan migrain tanpa konsumsi obat, yaitu:

  • Mandi dengan air dingin
    Mandi air dingin dengan suhu sekitar 21°C bermanfaat untuk membuat tubuh lebih rileks, mengurangi stres, dan memicu hormon endorfin. Hal inilah yang bermanfaat untuk meringankan migrain yang Bumil rasakan.
  • Mengompres kepala dengan handuk dingin
    Untuk mengurangi rasa sakit saat migrain, Bumil dapat mengompres kepala menggunakan es yang dibungkus dengan handuk selama 15 menit. Setelah itu, beri jeda 15 menit sebelum kembali mengompres.
  • Tidur yang cukup
    Bumil dapat menemukan cara yang paling tepat untuk membuat tidur lebih rileks dan berkualitas. Misalnya mendengarkan musik yang tenang, membaca buku, atau mandi air hangat sebelum tidur. Tidur yang cukup sangat bermanfaat untuk membuat ibu hamil lebih rileks, sehingga mengurangi stres yang merupakan salah satu penyebab terjadinya migrain. Upayakan membuat jadwal tidur yang tetap setiap hari, bahkan ketika akhir pekan sekalipun.
  • Olahraga teratur
    Olahraga pada saat hamil yang dilakukan secara teratur, dapat mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan. Sedangkan, berat badan yang berlebihan seringkali menjadi salah satu pemicu migrain saat hamil. Meski demikian, sebaiknya Bumil berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu mengenai olahraga yang aman untuk dilakukan.
  • Melakukan teknik relaksasi
    Untuk meredakan rasa sakit karena migrain, Bumil juga bisa melakukan teknik relaksasi, seperti meditasi atau yoga. Latihan relaksasi juga bermanfaat untuk mengurangi stres yang mungkin dirasakan oleh ibu hamil.

Ketika Bumil merasakan gejala migrain, disarankan segera mencatatnya pada sebuah buku. Catat kapan dan berapa lama migrain terjadi, makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelum migrain, atau berbagai perubahan kondisi yang dirasakan sebelum migrain. Catatan ini dapat berguna ketika Bumil konsultasi ke dokter, sehingga dapat dilakukan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Jika cara-cara mengatasi migrain untuk ibu hamil di atas dirasa tidak efektif, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter.  Terutama jika migrain berlangsung secara terus menerus, disertai dengan demam, atau penglihatan menjadi kabur.