Bumil mungkin sudah tidak asing lagi dengan minyak esensial, seperti minyak lavender atau minyak mawar. Nah, menggunakan minyak esensial saat hamil ternyata bisa membawa manfaat, lho, asalkan minyak ini digunakan dengan cara yang tepat.

Minyak esensial adalah minyak yang diekstrak dari berbagai jenis tanaman. Minyak esensial umumnya digunakan sebagai aromaterapi yang dimasukkan ke dalam diffuser atau humidifier. Selain itu, minyak esensial juga bisa dioleskan ke kulit.

5 Manfaat Menggunakan Minyak Esensial Saat Hamil - Alodokter

Manfaat menggunakan minyak Esensial Saat Hamil

Di bawah ini adalah beragam manfaat menggunakan minyak esensial saat hamil berdasarkan jenis minyaknya:

1. Minyak lavender

Dari semua jenis minyak esensial, minyak lavender adalah salah satu minyak esensial yang paling banyak direkomendasikan untuk ibu hamil. Bila digunakan dengan benar, minyak lavender bisa membantu mengurangi stres dan kecemasan Bumil dalam menghadapi proses persalinan.

2. Minyak mawar

Apabila Bumil kurang suka aroma minyak lavender, minyak mawar bisa menjadi alternatifnya, karena kedua minyak esensial ini memiliki manfaat yang sama. Menggunakan minyak mawar sebagai aromaterapi juga bisa membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur Bumil.

3. Minyak chamomile

Menurut sebuah penelitian, menggunakan minyak chamomile sebagai aromaterapi dapat membuat ibu hamil menjadi rileks dan membantu mengatasi migrain yang parah.

Selain itu, bila dioleskan ke kulit, minyak chamomile juga disebut dapat membantu memperbaiki elastisitas kulit dan mengurangi munculnya stretch mark.

4. Minyak lemon

Minyak lemon adalah pilihan yang cocok bila Bumil mengalami morning sickness yang parah. Bila digunakan secara konsisten sebagai aromaterapi, minyak ini bisa membantu mengurangi frekuensi mual dan muntah saat hamil, lho.

5. Minyak geranium

Minyak geranium juga bisa Bumil jadikan pilihan untuk aromaterapi untuk digunakan sehari-hari. Ini karena minyak geranium mampu membuat suasana hati Bumil menjadi lebih baik. Selain itu, minyak ini bisa mengurangi rasa cemas saat Bumil melahirkan.

Tips Aman Menggunakan Minyak Esensial Saat Hamil

Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan minyak esensial saat hamil dengan aman:

Gunakan di waktu yang tepat

Penggunaan minyak esensial sebaiknya dihindari selama kehamilan trimester pertama, ya, Bumil. Pasalnya, di masa ini, kehamilan Bumil masih sangat rentan, sehingga penggunaan minyak esensial dapat berpotensi mengganggu perkembangan janin dan memicu kontraksi rahim.

Sedangkan pada kehamilan trimester dua dan trimester tiga, minyak esensial relatif aman digunakan.

Gunakan dengan cara yang tepat

Penggunaan minyak esensial sebaiknya dimulai dari jumlah yang sedikit terlebih dahulu, misalnya 1 tetes. Pasalnya, pada saat hamil, penciuman Bumil mungkin akan menjadi lebih peka.

Nah, apabila Bumil sudah terbiasa dengan baunya, Bumil bisa menambah jumlahnya sedikit demi sedikit.

Campurkan dengan minyak pembawa

Jika Bumil ingin mengoleskan minyak esensial langsung ke kulit, jangan lupa untuk selalu mencampurnya dengan minyak pembawa. Ini dilakukan guna mengencerkan minyak esensial agar tidak terlalu pekat, sehingga kulit bumil tidak akan teriritasi.

Minyak pembawa yang baik untuk Bumil campurkan dengan minyak esensial antara lain minyak jojoba, kelapa, almond, dan aprikot.

Walau bisa membawa manfaat, tetapi sebelum menggunakan minyak esensial saat hamil, Bumil sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, ya.

Perlu diingat juga bahwa penggunaan minyak esensial tak dapat menggantikan manfaat obat-obatan yang diberikan dokter. Jadi, meski ada berbagai manfaat minyak esensial yang dapat membantu Bumil merasa lebih nyaman, Bumil tetap perlu memeriksakan diri ke dokter jika merasakan keluhan.