“Udah besar kok kena cacar air, itu kan penyakitnya anak kecil.” Eits, jangan salah, cacar air dewasa bisa menimpa orang dari berbagai usia. Orang dewasa atau remaja yang belum pernah terkena cacar air saat masa kanak-kanak atau belum pernah mendapat imunisasi cacar air justru rentang terkena cacar air.

Siapa bilang cacar air itu penyakit yang dimonopoli oleh anak kecil? Orang dewasa juga bisa terserang penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster ini. Cacar air dewasa lebih mungkin terjadi pada wanita hamil dan orang dewasa yang sistem kekebalan tubuhnya rendah.

Cacar Air Dewasa, Tak Hanya Anak Kecil yang Bisa Kena Cacar - Alodokter

Seputar Gejala, Komplikasi, dan Penularan Cacar Air Dewasa

Sama seperti halnya yang terjadi pada anak kecil, bentol-bentol gatal dan melepuh juga akan tumbuh di seluruh tubuh orang dewasa yang menderita cacar air. Bintik-bintik melepuh ini bisa muncul di mana saja, bahkan di mulut, dan berkembang selama beberapa hari. Cacar air dewasa bisa membuat penderitanya kehilangan nafsu makan dan merasa kelelahan.

Satu atau dua hari sebelum bentol-bentol air tersebut muncul, biasanya penderita cacar air dewasa akan mengalami demam dengan suhu tinggi, sakit kepala, dan seluruh tubuh terasa pegal. Bentol-bentol air pada orang dewasa biasanya akan mengering dan menjadi keropeng (koreng) secara bertahap. Koreng ini akan menghilang perlahan-lahan dalam jangka waktu satu hingga tiga minggu. Disarankan untuk tidak menggaruk bintik-bintik cacar agar tidak meninggalkan bekas luka.

Cacar air pada orang dewasa biasanya terjadi selama 5 sampai 10 hari, dan dapat menyebabkan masalah atau komplikasi yang lebih serius, terutama pada mereka yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Beberapa komplikasi yang dapat timbul dari cacar air dewasa adalah infeksi kulit, pneumonia, peradangan sendi, dan ensefalitis (peradangan di otak). Dalam beberapa kasus, cacar air bisa disertai infeksi bakteri dan mengakibatkan kulit di sekitarnya menjadi merah dan sakit. Cacar air pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi mengalami penyakit bawaan lahir, berat badan lahir rendah, dan infeksi yang berbahaya. Dalam jangka panjang, cacar air dewasa dapat menyebabkan munculnya herpes zoster.

Cacar air dewasa sangat menular. Virus cacar air bisa menyebar di udara dan kemudian menetap pada pakaian, selimut, dan masuk ke tubuh orang lain. Tinggal bersama, menyentuh, atau menggunakan barang-barang yang telah digunakan penderita cacar air, serta melakukan kontak fisik dengan penderita cacar juga dapat membuat Anda berisiko tinggi tertular cacar air.

Ketika seseorang sudah tertular virus ini, dibutuhkan waktu 7 hingga 21 hari hingga gejala cacar air timbul. Penderita cacar air dewasa bisa menyebarkan penyakit ini kepada orang lain dari sebelum bintik-bintik muncul, bahkan hingga setelah bintik tersebut mengering. Penderita biasanya dapat kembali bekerja setelah bintik tersebut kering, yaitu setelah hari kelima atau keenam semenjak mulai munculnya gejala cacar air.

Perawatan dan Pencegahan Cacar Air Dewasa

Perawatan cacar air pada orang dewasa berfokus pada mengobati gejalanya, yakni dengan losion calamine untuk meredakan gatal, dan pereda nyeri untuk mengatasi demam. Dalam kondisi tertentu, dokter dapat meresepkan obat-obatan antivirus seperti acyclovir atau valacyclovir untuk melawan virus dan mencegah komplikasi.

Sedangkan langkah tepat untuk mencegah cacar air dewasa adalah dengan mendapatkan vaksin varicella. Pastikan Anda berkonsultasi ke dokter sebelum melakukan vaksin, karena ada beberapa kondisi yang tidak diperkenankan dokter untuk melakukan vaksin, misalnya Anda sedang sakit, Anda memiliki alergi terhadap bahan yang terkandung dalam vaksin seperti gelatin atau neomycin. Juga jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena menjalani kemoterapi atau radiasi kanker, mengonsumsi obat kortikosteroid jangka panjang, atau menderita HIV/AIDS.

Jika Anda menderita cacar air dewasa, segera hubungi dokter jika mengalami gangguan pernapasan, mudah mengantuk, merasa lemah, kejang-kejang, sakit atau nyeri kepala menjadi lebih parah bahkan setelah minum obat, merasa sangat tidak sehat atau sakit terasa memburuk, dan bintik-bintik cacar bertambah parah, atau dari bentol air timbul memar dan berdarah.

Walaupun sering dikira penyakit anak-anak, cacar air juga bisa menyerang orang dewasa. Jadi jika tidak ingin terjangkit penyakit ini, disarankan untuk menjaga jarak dengan penderita cacar air, sering cuci tangan, dan selalu menerapkan gaya hidup sehat agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga.