Cara menghilangkan jamur di selangkangan penting untuk diketahui agar keluhan seperti gatal, ruam, dan iritasi tidak semakin parah atau menyebar ke bagian tubuh lain. Kondisi ini cukup umum, terutama jika Anda sering berkeringat, menggunakan pakaian ketat, atau kurang menjaga kebersihan area lipatan kulit.
Infeksi jamur di selangkangan umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur dermatofita yang berkembang di lingkungan lembap dan hangat. Selain menimbulkan rasa gatal, infeksi ini juga dapat menyebabkan bercak kemerahan, kulit bersisik, dan terkadang terasa perih.

Jamur di selangkangan sering dianggap sepele dan dianggap biang keringat biasa. Padahal, jika tidak segera diobati, infeksi jamur bisa melebar dan sulit disembuhkan. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara menghilangkan jamur di selangkangan yang benar dan mudah dilakukan.
Beragam Cara Menghilangkan Jamur di Selangkangan
Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan jamur di selangkangan yang bisa Anda lakukan di rumah:
1. Menjaga kebersihan area selangkangan
Menjaga area intim tetap bersih dan kering menjadi salah satu cara menghilangkan jamur di selangkangan yang paling penting. Jamur mudah berkembang pada kulit yang lembap, terutama di lipatan tubuh yang sering berkeringat, seperti selangkangan.
Rutinlah mandi minimal 2 kali sehari, khususnya setelah beraktivitas berat atau berkeringat. Setelah mandi, pastikan area selangkangan benar-benar kering sebelum mengenakan pakaian agar tidak menjadi tempat berkembangnya jamur.
2. Mengganti pakaian dalam secara rutin
Pakaian dalam yang lembap bisa menjadi tempat favorit jamur untuk berkembang biak. Oleh karena itu, ganti pakaian dalam minimal dua kali sehari, terutama jika Anda sering berkeringat atau berolahraga.
Pilihlah pakaian dalam berbahan katun yang mudah menyerap keringat agar area selangkangan tetap kering. Hindari menggunakan celana ketat dan berbahan sintetis karena membuat kulit sulit bernapas dan lebih lembap.
3. Menggunakan salep atau krim antijamur
Salep atau krim antijamur yang mengandung klotrimazol, mikonazol, atau terbinafin juga bisa menjadi salah satu cara menghilangkan jamur di selangkangan. Anda hanya perlu mengoleskan obat ini sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan, biasanya 1–2 kali sehari selama 2–4 minggu.
Pastikan mencuci tangan sebelum dan sesudah mengoleskan salep, serta gunakan secara rutin meski gejala sudah membaik agar infeksi benar-benar tuntas. Jika tidak ada perubahan dalam dua minggu, segera berkonsultasi ke dokter.
4. Menghindari penggunaan sampo selenium sulfida pada area selangkangan
Meskipun sampo antijamur seperti selenium sulfida efektif untuk infeksi di kulit kepala atau punggung, penggunaannya di area selangkangan justru bisa menyebabkan iritasi. Kulit selangkangan lebih tipis dan sensitif, sehingga lebih rentan mengalami reaksi negatif.
Pilihlah obat yang memang khusus untuk area kulit lipatan dan selalu baca petunjuk penggunaan sebelum memakai produk. Jika muncul kemerahan, perih, atau gatal makin parah setelah penggunaan produk tertentu, segera hentikan penggunaannya dan konsultasikan ke dokter.
5. Menghindari berbagi handuk atau pakaian
Jamur dapat menular melalui kontak tidak langsung lewat handuk, pakaian, atau perlengkapan pribadi lain yang digunakan bersama. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan handuk dan pakaian dalam masing-masing, serta cuci secara rutin dengan air panas dan deterjen.
Cara menghilangkan jamur di selangkangan yang satu ini sangat penting, terutama jika salah satu anggota keluarga mengalami infeksi jamur, agar penularan tidak terjadi ke orang lain. Selain itu, hindari juga menggunakan fasilitas umum seperti kamar mandi atau ruang ganti tanpa alas kaki.
6. Mengoleskan gel lidah buaya atau tea tree oil
Cara menghilangkan jamur di selangkangan lainnya adalah mengoleskan gel lidah buaya atau tea tree oil. Bahan alami ini dikenal memiliki kandungan antijamur alami yang dapat membantu meredakan iritasi ringan. Keduanya bisa dioleskan tipis pada area selangkangan yang gatal setelah area benar-benar bersih dan kering.
Namun, penggunaan bahan alami ini hanya sebagai pelengkap dan tidak boleh menggantikan pengobatan medis utama. Jika terjadi kemerahan, ruam bertambah luas, atau gejala tidak membaik, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter.
7. Menghindari menggaruk area yang terinfeksi
Menggaruk area yang terinfeksi memang terasa melegakan sesaat, tetapi dapat memperparah iritasi dan membuat kulit lecet. Luka akibat garukan juga membuka peluang masuknya bakteri sehingga dapat memperparah infeksi.
Sebagai gantinya, kompres area yang gatal dengan kain bersih dan dingin untuk meredakan rasa tidak nyaman.
Itulah beberapa cara menghilangkan jamur di selangkangan yang bisa Anda lakukan. Saat menjalani cara-cara di atas, reaksi iritasi bisa saja muncul, terutama jika kulit sensitif. Jamur juga dapat menyebar ke area sekitar, seperti paha atau bokong, bila pengobatan tidak dijalankan secara rutin.
Jika jamur di selangkangan tidak membaik meski telah melakukan cara menghilangkan jamur di selangkangan di atas, sebaiknya konsultasikan ke dokter secara online menggunakan fitur Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan informasi mengenai pengobatan yang sesuai.