Berat janin yang sesuai dengan usia kehamilan, merupakan salah satu indikasi kehamilan yang sehat. Berikut informasi lebih lanjut mengenai berat janin 6 bulan.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa pertumbuhan panjang dan berat janin berbeda satu sama lain. Jadi tidak perlu khawatir berlebihan jika hasil pemeriksaan janin lebih kecil atau lebih besar saat diperiksa dengan USG. Namun, konsultasikan dengan dokter mengenai hal tersebut.

Cari Tahu Berat Janin 6 Bulan yang Normal di Sini - Alodokter

Menghitung Penambahan Berat Janin 6 Bulan

Usia kehamilan 6 bulan dimulai dari perhitungan kehamilan minggu ke-26 hingga ke-28. Secara umum, berat janin 6 bulan memiliki kisaran 660 gram-1 kilogram, dengan panjang 35-38 cm.

Berikut perkembangan berat janin 6 bulan per minggu:

  • Minggu ke-25
    Berat janin sekitar 660 gram, dengan panjang sekitar 35 cm, dari puncak kepala hingga kaki. Pada saat ini, tubuh janin akan mulai tampak berisi lemak yang membantu mempertahankan suhu tubuhnya setelah lahir. Bila perut sang ibu diberi sinar dari senter, maka bayi akan memalingkan kepala. Ini tanda saraf matanya sudah aktif.
  • Minggu ke-26
    Berat janin yaitu sekitar 760 gram, dengan panjang sekitar 36 cm. Saat ini, janin mulai mencoba membuka matanya. Ia mulai menunjukkan respons ketika disentuh ataupun saat melihat cahaya.
  • Minggu ke-27
    Berat janin akan mencapai sekitar 875 gram, dengan panjang dari kepala hingga kaki sekitar 36 cm. Saat ini, janin sudah mampu membuka dan menutup matanya, serta tidur dan bangun dengan ritme tertentu. Bagian otaknya sudah benar-benar aktif sekarang. Sebagian ahli meyakini, janin sudah mulai bisa bermimpi di usia ini.
  • Minggu ke-28
    Berat janin akan bertambah hingga sekitar 1 kg, dan panjangnya mencapai 38 cm. Janin sudah mampu memutar kepala ketika melihat cahaya dan semakin terbiasa berkedip. Di usia ini, janin sudah memiliki bulu mata yang halus, dan sesekali mungkin janin Anda akan mengalami cegukan yang dirasakan seperti sentakan kecil. Hal ini merupakan kondisi alami dan normal.

Berbagai Faktor Pendukung

Seiring bertambahnya berat janin 6 bulan, perkembangan tubuh dan otak janin juga berlangsung dengan cepat, sehingga sangat memerlukan dukungan nutrisi. Ibu hamil dapat mengonsumsi makanan kaya protein yang dilengkapi dengan sayur-sayuran dan buah-buahan.

Saat usia kehamilan 6 bulan, rahim sudah hampir mencapai rusuk yang membuat ibu hamil terkadang sesak napas. Perubahan hormonal saat usia kehamilan ini biasanya ditandai dengan kulit yang tampak kemerahan dan bernoda, khususnya di sekitar wajah, leher, dan dada.

Selama hamil, penting untuk memeriksakan kandungan ke dokter secara rutin. Sebagaimana pemeriksaan hamil sebelumnya, pada pemeriksaan saat hamil 6 bulan juga dilakukan pengukuran tekanan darah. Jika dirasa perlu, dokter akan meminta pemeriksaan urine untuk mengetahui adanya kemungkinan preeklamsia atau diabetes gestasional (kadar gula darah tinggi pada masa kehamilan).

Menjelang usia kehamilan 7 bulan ini, ibu hamil sudah bisa mulai mengikuti kelas persiapan kelahiran. Selain olah fisik berupa senam, kelas persiapan kelahiran juga akan memberikan informasi mengenai proses melahirkan dan teknik pengasuhan bayi di hari-hari pertama setelah lahir.

Penting untuk memeriksakan kehamilan ke dokter, guna mengetahui apakah berat janin 6 bulan sudah sesuai. Disarankan juga untuk selalu mengonsumsi makanan bergizi dan menghindari aktivitas fisik yang berlebihan.