Constantia adalah obat antijamur berbentuk suspensi yang mengandung bahan aktif nystatin. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi jamur Candida di rongga mulut, tenggorokan, dan saluran pencernaan. Constantia termasuk obat resep yang penggunaannya harus sesuai anjuran dokter.

Constantia mengandung 100000 IU nystatin per ml. Zat aktif ini bekerja dengan cara merusak dinding sel jamur sehingga jamur penyebab infeksi pun mati. Nystatin efektif melawan jamur dari kelompok Candida, yang sering menyebabkan infeksi di mulut dan saluran pencernaan, termasuk kandidiasis oral.

Constantia - Alodokter

Beli Constantia di Aloshop

Apa Itu Constantia

Bahan aktif Nystatin
Golongan Obat resep
Kategori Antijamur
Manfaat Mengobati infeksi jamur Candida di rongga mulut, tenggorokan, dan saluran pencernaan
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Constantia untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping nystatin terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Constantia untuk ibu menyusui Produk nystatin, seperti Constantia, dapat digunakan selama masa menyusui dengan dosis sesuai anjuran dokter
Bentuk obat Suspensi

Peringatan sebelum Menggunakan Constantia

Constantia tidak boleh digunakan secara sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini untuk diri sendiri atau memberikannya kepada anak, perhatikan hal-hal berikut:

  • Informasikan kepada dokter mengenai riwayat alergi yang dimiliki. Constantia tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap nystatin.
  • Sampaikan kepada dokter jika pernah atau sedang menderita penyakit liver, diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit yang dapat melemahkan sistem imun, seperti HIV/AIDS.
  • Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter perihal penggunaan Constantia jika sedang menjalani terapi dengan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda atau anak sedang menggunakan Constantia jika direncanakan untuk menjalani tindakan medis apa pun, termasuk operasi gigi.
  • Pastikan dokter mengetahui jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Constantia.

Dosis dan Aturan Pakai Constantia

Berdasarkan kandungannya, berikut adalah dosis Constantia untuk mengatasi kandidiasis:

Kondisi: Kandidiasis oral

  • Dewasa: 100.000 IU, 4 kali sehari. Pengobatan bisa dilakukan selama 7–14 hari. Untuk mencegah kekambuhan, tetap konsumsi obat setidaknya hingga 2 hari setelah gejala teratasi. 
  • Anak-anak: 100.000 IU, 4 kali sehari.

Kondisi: Kandidiasis usus

  • Dewasa: 500.000 IU, 4 kali sehari. 
  • Anak-anak: 100.000 IU, 4 kali sehari.

Kondisi: Pencegahan kandidiasis pada bayi baru lahir

Diberikan pada bayi yang baru lahir dari ibu yang menderita kandidiasis vagina dengan dosis 100.000 IU, 1 kali sehari.

Cara Menggunakan Constantia dengan Benar

Gunakan Constantia sesuai anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.

Supaya penggunaan Constantia tetap aman, pahami dan ikuti panduan berikut:

  • Kocok botol Constantia sebelum digunakan dan ukur dosis dengan alat takar atau pipet yang tersedia.
  • Untuk memberikan Constantia kepada bayi atau anak, teteskan obat pada setiap sisi mulut bagian dalam. Setelah itu, jangan menyusui atau memberikan makanan maupun minuman selama 5–10 menit.
  • Jika menggunakan Constantia untuk diri sendiri, gunakan dengan cara dikumur di mulut selama beberapa detik sebelum ditelan, agar permukaan mulut yang terinfeksi terkena obat secara maksimal.
  • Tunda makan dan minum setidaknya 30 menit setelah menggunakan Constantia agar obat bekerja dengan maksimal.
  • Apabila Anda lupa menggunakan Constantia, segera gunakan obat ini begitu teringat. Namun, jika sudah dekat waktu konsumsi obat berikutnya, abaikan dosis yang terlewat dan lanjutkan konsumsi sesuai jadwal tanpa menggandakan dosis.
  • Jaga kebersihan mulut dan batasi konsumsi makanan maupun minuman manis guna mengurangi perkembangan jamur penyebab infeksi.
  • Hubungi dokter jika keluhan belum mereda meski sudah 7 hari menggunakan Constantia. Untuk mendapat respons yang cepat, berkonsultasilah melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.
  • Simpan Constantia di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan menggunakan Constantia yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Constantia dengan Obat Lain

Jika digunakan secara bersamaan, produk nystatin, seperti Constantia, dapat menurunkan efektivitas probiotik jenis Saccharomyces boulardii dalam mengobati diare.

Untuk menghindari risiko terjadinya efek interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan ke dokter jika akan menggunakan suplemen atau obat, terutama yang memengaruhi saluran cerna atau sistem imun bersama Constantia.

Efek Samping dan Bahaya Constantia

Seperti obat lainnya, produk nystatin, termasuk Constantia, juga dapat menimbulkan efek samping. Berikut adalah beberapa efek samping yang perlu diketahui: 

  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Iritasi mulut

Segera konsultasikan ke dokter jika efek samping yang timbul tidak membaik atau justru memburuk. Dokter akan menilai kondisi Anda dan memberikan saran penanganan yang tepat.

Dengan fitur Booking Dokter di aplikasi ALODOKTER, Anda bisa langsung membuat janji temu berdasarkan lokasi, jadwal, dan ulasan dari pengguna lain. Anda juga dapat memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter untuk berkonsultasi secara online guna mendapatkan informasi medis lebih lanjut sebelum ke fasilitas kesehatan.

Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika timbul reaksi alergi setelah mengonsumsi Constantia. Gejala alergi obat meliputi ruam kulit yang meluas atau disertai lepuhan, gatal-gatal, bengkak di bibir atau kelopak mata, mengi, atau sesak napas.