Penyakit yang disebabkan oleh virus biasanya dapat sembuh sendiri selama sistem kekebalan tubuh Anda kuat. Namun, beberapa penyakit akibat virus terkadang perlu diobati dengan obat antivirus. Lalu, apa saja daftar penyakit yang disebabkan oleh virus?

Virus adalah organisme yang berukuran sangat kecil, bahkan lebih kecil dari bakteri. Mikroorganisme ini membutuhkan inang yang hidup, misalnya manusia, hewan, atau tanaman untuk berkembang biak.

Daftar Nama Penyakit yang Disebabkan oleh Virus - Alodokter

Ketika virus memasuki sel tubuh Anda, ia mengambil alih sistem kerja sel lalu mengubahnya menjadi sel penghasil virus baru yang bisa menginfeksi sel tubuh lainnya.

Penyakit yang ditimbulkan akibat infeksi virus beragam. Ada yang bisa bersifat ringan dan dapat sembuh sendiri, ada pula yang tergolong serius dan memerlukan perawatan dokter.

Gejala Penyakit yang Disebabkan oleh Infeksi Virus

Secara umum, penyakit yang disebabkan oleh virus dapat memperlihatkan gejala yang mirip dengan penyakit akibat bakteri. Beberapa gejala yang umum dari kedua jenis infeksi ini adalah:

  • Batuk dan bersin
  • Demam
  • Muntah
  • Diare
  • Kelelahan
  • Kram

Sifat kedua mikroba ini bisa menyebabkan infeksi akut yang berlangsung singkat, infeksi kronis yang berlangsung berminggu-minggu hingga seumur hidup, dan infeksi laten yang tidak menunjukkan gejala di awal, tetapi dapat aktif kembali setelah periode tertentu. Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan mengapa virus bisa menimbulkan infeksi pada manusia. Salah satu penyebab tersebut adalah mutasi virus.

Daftar Penyakit yang Disebabkan oleh Virus

Berikut ini adalah beberapa daftar penyakit yang disebabkan oleh virus:

1. Pilek

Pilek adalah penyakit paling umum ditemui yang ditandai dengan gejala berupa bersin, radang tenggorokan, hidung tersumbat, dan batuk. Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak berusia di bawah 6 tahun.

2. Flu

Biasanya flu memilki gejala yang lebih serius dibanding gejala pilek. Demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, meriang, mual, dan muntah adalah beberapa contoh gejala flu. Flu umumnya menyebar lebih mudah di kala musim hujan karena iklim yang lembap dapat menunjang penyebaran virus flu dengan baik.

3. Cacar air

Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster dan paling sering dialami oleh anak-anak berusia di bawah 15 tahun, namun juga bisa terjadi pada orang dewasa. Ruam dan gatal merupakan gejala paling umum dari cacar air. Gejala tersebut bisa muncul di wajah, dada, punggun, hingga menyebar ke seluruh tubuh.

4. Demam berdarah dengue

Penyakit ini umum ditemukan pada daerah yang hangat dan lembap dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Wabah demam berdarah dengue biasanya merebak di musim hujan. Gejala yang muncul di antaranya adalah demam tinggi, sakit kepala, ruam, nyeri otot dan sendi, serta muntah.

5. Chikungunya

Virus chikungunya disebarkan oleh nyamuk yang juga menyebarkan demam berdarah dengue dan virus zika. Virus ini juga bisa menyebar melalui darah. Gejala paling umum yang muncul akibat virus ini adalah demam dan nyeri sendi. Gejala lain yang mungkin muncul bisa berupa sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan sendi, dan ruam.

6. Hepatitis viral

Virus hepatitis B dan C menyerang organ hati dan biasanya menyebar melalui cairan tubuh, seperti darah dan sperma, penderita yang telah terinfeksi virus ini. Penderita hepatitis akibat virus ada yang tidak menunjukkan gejala hingga bertahun-tahun lamanya. Diagnosis biasanya didapatkan setelah melakukan tes darah.

7. Rabies

Penyakit yang disebabkan oleh virus rabies ini bisa menjangkit seseorang yang terkena gigitan hewan. Gejala yang bisa terjadi berupa demam, sakit kepala, kelelahan, kebingungan, halusinasi, ketakutan pada air, dan kelumpuhan.

8. Rubella

Penyakit ini sangat berbahaya bagi janin dalam kandungan bila dialami oleh ibu hamil karena bisa menyebabkan keguguran atau cacat bawaan. Gejala rubella atau disebut juga campak Jerman ini umumnya adalah demam ringan dan ruam yang dimulai dari area wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh.

9. Zika

Virus zika umumnya menyebar melalui gigitan nyamuk, namun bisa juga menyebar melalui hubungan seksual atau aliran darah ibu ke janin dalam kandungannya. Gejala yang muncul akibat virus ini adalah demam, ruam, nyeri sendi dan otot, gatal di seluruh tubuh, sakit kepala dan konjungtivitis. Bayi yang dikandung ibu dengan infeksi virus zika bisa mengalami mikrosefalus.

10. HIV/AIDS

Virus HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh penderitanya dengan cara menghancurkan sel darah putih yang tugasnya melawan infeksi. AIDS adalah tahap akhir dari infeksi HIV. Penyakit ini menyebar melalui hubungan seksual berisiko dan berbagi pakai jarum suntik dengan orang yang terinfeksi HIV.

11. COVID-19

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, batuk kering, dan sesak napas. Gejala ini dapat muncul 2–14 hari setelah terpapar virus.

Selain penyakit-penyakit di atas, masih banyak macam penyakit yang disebabkan oleh virus lainnya, yaitu Ebola, kutil kulit atau kutil kelamin, polio, dan rotavirus. Penanganan masing-masing penyakit ini juga berbeda-beda.

Penyakit yang disebabkan oleh virus memang ada yang cukup dilawan dengan sistem kekebalan tubuh sendiri. Namun, beberapa virus bisa berkembang sangat cepat, sehingga sistem kekebalan tubuh bisa saja kalah saat melawannya.

Hal ini membuat sebagian penderita infeksi virus membutuhkan bantuan pengobatan, misalnya obat antivirus untuk membantu melawan virus, obat pereda keluhan untuk memperbaiki keadaan penderita, atau obat untuk memperkuat sistem imun agar mampu melawan virus.

Oleh karena itu, jika Anda kemungkinan tertular infeksi virus dari seseorang atau gigitan hewan dan mengalami gejala-gejala infeksi virus, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, diagnosis, dan penanganan yang sesuai.