Dermacoid scalp lotion adalah obat berbentuk losion yang dirancang khusus untuk meredakan gatal-gatal dan peradangan di kulit kepala. Dermacoid scalp lotion dapat digunakan untuk mengatasi keluhan dermatitis seboroik alias ketombe membandel, psoriasis, atau lichen planus. 

Hydrocortisone pada Dermacoid scalp lotion bekerja dengan cara menghambat aktivitas senyawa pemicu timbulnya radang dan gatal-gatal. Obat ini juga menekan respons sistem imun yang berlebihan dan mengempiskan pembuluh darah yang bengkak pada kulit kepala yang meradang.

Dermacoid Scalp Lotion

Berkat cara kerjanya, produk hydrocortisone topikal, seperti Dermacoid scalp lotion dapat mengurangi keluhan gatal-gatal dan ruam kemerahan pada kulit kepala.

Dermacoid Scalp Lotion 20 ml hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Apa Itu Dermacoid Scalp Lotion

Bahan aktif Hydrocortisone butyrate 1 mg
Golongan Obat resep
Kategori  Kortikosteroid topikal 
Manfaat Mengatasi peradangan pada kulit kepala, seperti dermatitis seboroik atau psoriasis
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia >10 tahun
Dermacoid scalp lotion untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping hydrocortisone topikal terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Dermacoid scalp lotion untuk ibu menyusui Dermacoid scalp lotion umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui selama mengikuti petunjuk dokter.
Bentuk obat Losion

Peringatan sebelum Menggunakan Dermacoid Scalp Lotion

Penggunaan Dermacoid scalp lotion tidak boleh asal-asalan. Hal yang perlu diperhatikan sebelum memakai obat kortikosteroid ini adalah:

  • Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami iritasi kulit atau alergi setelah menggunakan obat oles. Bila memungkinkan, sebutkan juga jenis obatnya. Dermacoid scalp lotion tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap hydrocortisone.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang mengalami infeksi kulit, seperti kandidiasis kulit, cacar, herpes, atau tuberkulosis kulit.
  • Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Dermacoid scalp lotion jika Anda sedang menderita sindrom Cushing, diabetes, atau penyakit ginjal.
  • Sampaikan kepada dokter jika terdapat luka tusuk, luka yang besar, luka bakar yang luas, atau gejala infeksi, seperti luka bernanah, di area kulit kepala yang akan diobati.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Dermacoid scalp lotion jika Anda memiliki psoriasis yang luas di kulit kepala. 
  • Pastikan Anda memberi tahu dokter jika sedang hamil atau menyusui.
  • Mintalah saran dokter mengenai penggunaan Dermacoid scalp lotion jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk obat oles lain, suplemen, dan produk herbal. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
  • Hindari penggunaan Dermacoid scalp lotion pada area kulit yang mengalami rosacea, jerawat, atau dermatitis perioral.
  • Jangan mengoleskan obat lain pada kulit kepala yang sedang diobati dengan Dermacoid scalp lotion kecuali atas arahan dokter.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang serius setelah memakai Dermacoid scalp lotion.

Dosis dan Aturan Pakai Dermacoid Scalp Lotion

Oleskan Dermacoid scalp lotion secara merata pada area kulit kepala yang perlu diobati, 1–2 kali sehari. Lama pengobatan maksimal 7 hari atau sesuai petunjuk dokter.

Cara Menggunakan Dermacoid Scalp Lotion dengan Benar

Gunakan Dermacoid scalp lotion sesuai arahan dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasannya. Jangan menggunakan obat ini terlalu banyak atau terlalu sering, tetapi secukupnya saja sesuai aturan pakai. Pemakaian obat kortikosteroid secara berlebihan atau dalam waktu yang lama bisa menimbulkan efek samping.

Agar hasil pengobatan maksimal, ikuti petunjuk penggunaan Dermacoid scalp lotion berikut ini:

  • Pastikan untuk mencuci tangan dan mengeringkannya sebelum menggunakan Dermacoid scalp lotion.
  • Bersihkan dan keringkan area kulit kepala yang akan diobati.
  • Oleskan Dermacoid scalp lotion tipis-tipis di area kulit yang perlu diobati hingga merata.
  • Jangan menutup atau membalut area yang diolesi Dermacoid scalp lotion dengan perban, kecuali diperbolehkan dokter.
  • Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah menggunakan Dermacoid scalp lotion.
  • Simpan Dermacoid scalp lotion di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari panas serta lembap. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jika lupa menggunakan Dermacoid scalp lotion, tidak perlu mengoleskan obat ini lebih banyak pada pemakaian selanjutnya.
  • Dermacoid scalp lotion hanya boleh digunakan di kulit kepala. Bila obat tidak sengaja mengenai mata, atau bagian dalam hidung, mulut, vagina, maupun anus, segera bilas area tersebut dengan air bersih.
  • Hindari pemakaian Dermacoid scalp lotion lebih dari 7 hari kecuali atas anjuran dokter. Lakukan konsultasi online jika keluhan radang kulit tidak membaik atau kambuh lagi meski sudah menggunakan obat ini sesuai petunjuk dokter.
  • Segera periksakan diri dokter jika gejala radang kulit kepala makin parah meski waktu pengobatan belum tuntas.
  • Jangan gunakan Dermacoid scalp lotion yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat oles ini tidak boleh digunakan lebih dari 3 bulan setelah kemasan dibuka.

Interaksi Dermacoid Scalp Lotion dengan Obat Lain

Dermacoid scalp lotion jarang menimbulkan interaksi jika digunakan bersama obat lain. Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan hydrocortisone pada produk ini bisa berinteraksi dengan obat atau zat aktif tertentu. 

Agar aman, hindari pemakaian Dermacoid scalp lotion bersama produk perawatan kulit kepala atau obat oles lain pada area kulit yang sama, kecuali atas instruksi dokter.

Efek Samping dan Bahaya Dermacoid Scalp Lotion

Dermacoid scalp lotion aman jika digunakan sesuai aturan pakai. Namun, obat ini tetap  bisa menimbulkan efek samping, terutama jika digunakan berlebihan atau dalam waktu lama. Berikut efek samping yang dapat muncul:

  • Iritasi ringan, gatal, kemerahan, atau panas pada kulit kepala
  • Kulit kepala menjadi kering jika digunakan terlalu lama

Meski jarang terjadi, penggunaan hydrocortisone topikal, termasuk Dermacoid scalp lotion, bisa menimbulkan keluhan serius, termasuk:

  • Gejala infeksi kulit, seperti kemerahan, bengkak, dan benjolan berisi nanah
  • Kulit menipis sehingga mudah memar atau berubah warna
  • Infeksi folikel rambut atau folikulitis
  • Stretch mark
  • Jerawat yang banyak
  • Reaksi alergi obat, seperti biduran parah, bengkak di bibir atau kelopak mata, mengi, sesak napas

Jangan tunda ke dokter jika timbul gejala alergi obat atau efek samping yang berat setelah memakai Dermacoid scalp lotion. Gunakan fitur Chat Bersama Dokter atau Buat Janji di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan penanganan cepat dan konsultasi lebih lanjut.