Jika umumnya ibu hamil (bumil) merasa lebih dekat dengan suami, namun Bumil justru merasa enggan berdekatan dengan suami. Apakah ini normal dan apa yang harus dilakukan?

Kehamilan semestinya membuat hubungan pasangan semakin dekat. Tetapi, Bumil justru tidak mau berdekatan dengan suami. Tidak perlu panik dulu, yuk ketahui kemungkinan penyebab dan cara menanganinya.

Enggan Dekat Suami Saat Hamil, Normal atau Tidak? - Alodokter

Berbagai Kemungkinan Penyebab

Penelitian menemukan, banyak wanita mengalami penurunan gairah pada pasangan saat hamil. Hal ini disebabkan perubahan hormon pada tiap wanita hamil dapat menimbulkan efek yang berbeda.

Selain itu, perubahan hormon dan aliran darah saat hamil memang membuat ibu hamil mengalami perubahan emosi, perasaan, dan sensasi. Ini alasan ibu hamil dapat mengalami perubahan pola makan, pola tidur, hingga gairah seksual.

Hamil juga membuat tubuh bekerja ekstra sehingga wajar jika Bumil lebih cepat merasa lelah. Kondisi ini dapat lebih parah jika Bumil bekerja lembur dan kurang tidur. Ditambah lagi, Bumil menjadi sering kelelahan serta merasa aneh dan cemas atau kehilangan kepercayaan diri akibat perubahan betuk tubuh. Hal-hal tersebut dapat memengaruhi Bumil enggan berdekatan dengan suami.

Agar Tidak Berkepanjangan

Sebelum Bumil semakin merasa bersalah karena tidak ingin berdekatan dengan suami, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menangani perasaan ini, di antaranya:

  • Pahami kondisi ini hanya sementara

Jika saat Bumil merasa enggan berdekatan dengan suami, ingat bahwa perasaan ini hanya sementara dan pasti akan membaik.

  • Komunikasikan dengan suami

Dibutuhkan komunikasi dan kejujuran dengan suami dalam menerima situasi ini. Bumil dapat dengan jujur mengatakan yang Bumil rasakan, misalnya seperti tidak lagi merasa menarik atau sedang kelelahan.

  • Tidur yang cukup

Kurang tidur membuat orang lebih tidak bergairah pada pasangan. Bumil disarankan untuk tidur minimal 8 jam per hari.

  • Keintiman dalam bentuk lain

 Jika Bumil merasa kelelahan, coba manfaatkan ini dengan menjalin kedekatan dengan pasangan dengan memintanya memijat.

  • Olah raga dan pola makan sehat

Mengonsumsi nutrisi sehat dan berolahraga saat hamil dapat membuat lebih percaya diri dan memiliki persepsi lebih positif terhadap perubahan bentuk tubuh.

  • Fokus pada kelebihan

Jika perubahan bentuk tubuh membuat Bumil merasa tidak menarik, coba deh untuk fokus menunjukkan sisi terbaik Bumil. Misalnya, tonjolkan kaki jenjang Bumil dengan mengenakan rok terusan.

Dengan berbagai perubahan yang dialami Bumil, merasa enggan dekat dengan suami, masih tergolong normal. Namun, banyak cara yang bisa dilakukan untuk kembali dekat pasangan. Upayakan hal ini tidak dibiarkan berkepanjangan ya, Bumil. Penting untuk suami istri menjaga keintiman menjelang dan setelah Si Kecil lahir.