Edamame adalah kacang kedelai yang masih berada di dalam polongnya. Camilan tradisional dari Jepang ini kini banyak diminati oleh masyarakat di seluruh dunia. Bukan hanya karena rasanya yang nikmat, tapi juga karena ada banyak manfaat edamame bagi kesehatan tubuh.

Edamame mengandung banyak nutrisi. Makanan ini mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, serat, karbohidrat, folat, vitamin A, B, C, E, dan K, serta mineral, termasuk zat besi, magnesium, mangan, kalsium, zinc, dan kalium.

Aneka Fakta tentang Manfaat Edamame - Alodokter

Kedelai Edamame Punya Segudang Manfaat

Karena kandungan gizinya yang tinggi, edamame memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, yaitu:

1. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Suatu penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kedelai sebanyak sekitar 50 gram per hari dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Oleh karena itu, konsumsi kedelai edamame secara rutin mampu mengurangi risiko penyakit jantung.

2. Mengurangi risiko sejumlah penyakit

Kedelai edamame mengandung isoflavon, yaitu suatu antioksidan yang bermanfaat dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit, seperti osteoporosis, kanker, hipertensi, dan penyakit jantung. Selain itu, kedelai edamame juga baik untuk menjaga kestabilan gula darah, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

3. Meredakan gejala menopause

Kandungan antioksidan isoflavon dan fitoestrogen pada kedelai edamame juga bermanfaat untuk meredakan gejala hot flashes atau munculnya sensasi panas di sekitar wajah, leher, dan dada pada wanita di masa menopause.

4. Menyehatkan pencernaan

Manfaat edamame lainnya adalah menjaga kesehatan saluran cerna. Suatu riset menunjukkan bahwa kandungan serat dan protein yang tinggi pada edamame akan berfungsi sebagai prebiotik yang dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam saluran cerna.

5. Menjaga berat badan

Edamame yang kaya serat, protein, dan antioksidan juga dapat membantu menjaga berat badan. Beberapa riset menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi makanan berserat, termasuk kacang kedelai dan edamame, rata-rata memiliki berat badan yang ideal.

Hal ini diduga berkaitan dengan efek edamame yang dapat mengurangi lemak tubuh, serta lebih lama dicerna sehingga dapat membuat kenyang lebih lama.

Beberapa manfaat di atas sejauh ini masih terbatas pada beberapa penelitian berskala kecil. Oleh karena itu, masih dibutuhkan riset lebih lanjut untuk memastikan manfaat edamame terhadap kesehatan dan pencegahan penyakit.

Benarkah Konsumsi Kedelai Meningkatkan Risiko Kanker Payudara?

Ada anggapan bahwa mengonsumsi kedelai, termasuk kedelai edamame, dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Isoflavon yang terkandung dalam kedelai edamame diduga dapat memicu peningkatan hormon estrogen yang akan meningkatkan risiko terjadinya keganasan pada sel-sel kelenjar di payudara.

Faktanya, anggapan ini belum bisa dibenarkan. Bukti dan penelitian terkait meningkatnya risiko kanker payudara akibat mengonsumsi kedelai edamame masih belum jelas.

Sebaliknya, kacang kedelai justru mengandung protein, serat, serta isoflavon yang dapat mencegah beberapa jenis kanker. Isoflavon yang terkandung dalam edamame ini pun memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.

Cara Sehat Menikmati Edamame

Kacang ini dapat diolah terlebih dahulu atau dikombinasikan dengan sayuran lain untuk menjadi berbagai jenis makanan, seperti nasi goreng  atau sup. Namun, tak jarang kedelai edamame dinikmati sebagai camilan, hanya dengan direbus atau dikukus.

Anda juga dapat mengonsumsi kedelai edamame yang sudah diolah atau difermentasi, misalnya dalam bentuk tempe, tahu, saus, atau sup. Keunggulan kacang kedelai yang sudah diolah adalah lebih mudah dicerna. Sedangkan kacang kedelai yang telah difermentasi, mampu meningkatkan jumlah bakteri yang baik dalam pencernaan.

Namun perlu diketahui, mengonsumsi kedelai edamame dapat membuat perut kembung dan mudah buang angin. Untuk menghindarinya, cobalah memasak kedelai edamame lebih lama, hingga benar-benar matang. Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati karena edamame bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang.

Untuk menentukan pola makan yang sehat dan mendapatkan rekomendasi porsi edamame yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gizi.