Fermia adalah suplemen yang mengandung zat besi, vitamin B6, dan asam folat. Suplemen ini bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh, membantu mencegah dan mengatasi anemia defisiensi zat besi, serta menjaga fungsi sistem imun.
Fermia memiliki tiga komponen utama yang penting bagi tubuh, yaitu zat besi, vitamin B6, dan asam folat. Zat besi sangat dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein yang bertugas membawa oksigen di dalam darah. Sementara itu, vitamin B6 dan asam folat berperan dalam proses pembentukan sel darah merah dan membantu metabolisme tubuh. 
Kombinasi ketiga zat ini dapat membantu mencegah dan mengatasi anemia, terutama pada ibu hamil, ibu menyusui, serta orang yang berisiko kekurangan zat besi.
Apa Itu Fermia
| Bahan aktif | Ferro fumarat 60 mg, asam folat 0,25 mg, dan vitamin b6 HCl 37,5 mg |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Suplemen |
| Manfaat | Membantu memenuhi kebutuhan zat besi, vitamin B6 , dan asal folat dalam tubuh |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa |
| Fermia untuk ibu hamil | Kategori A: Studi terkontrol pada wanita hamil tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin, dan kecil kemungkinannya untuk membahayakan janin. |
| Fermia untuk ibu menyusui | Fermia umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui selama sesuai anjuran dokter. |
| Bentuk suplemen | Tablet |
Peringatan sebelum Menggunakan Fermia
Meski mudah didapatkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi Fermia, yaitu:
- Jangan mengonsumsi Fermia jika Anda memiliki alergi terhadap zat besi, vitamin B6, atau asam folat.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami tukak lambung, penyakit ginjal, anemia hemolitik, anemia pernisiosa, atau hemokromatosis.
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Fermia jika Anda rutin menjalani transfusi darah.
- Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Fermia jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Informasikan kepada dokter jika Anda berencana mengonsumsi Fermia bersama obat, suplemen, atau produk herbal. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
- Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi setelah mengonsumsi Fermia.
Dosis dan Aturan Pakai Fermia
Berikut adalah dosis umum penggunaan Fermia untuk memenuhi kebutuhan zat besi, vitamin B6, dan asam folat:
- Dewasa: 1–2 tablet, 1 kali sehari.
Cara Menggunakan Fermia dengan Benar
Pastikan untuk mengonsumsi Fermia sesuai petunjuk pada kemasan. Bila perlu, diskusikan dengan dokter untuk mengetahui dosis yang tepat sesuai kondisi Anda. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan guna menghindari efek samping.
Berikut adalah panduan mengonsumsi Fermia yang benar:
- Konsumsilah Fermia sebelum atau setelah makan. Sebaiknya, suplemen ini dikonsumsi saat perut kosong, setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.
- Nutrisi berupa vitamin atau mineral dari suplemen tidak dapat menggantikan nutrisi dari makanan. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan bervariasi setiap harinya.
- Bila Anda memiliki pantangan makan tertentu, konsultasikan dengan dokter gizi mengenai pola makan yang sesuai untuk Anda gunakan bersama konsumsi Fermia.
- Simpan Fermia pada suhu ruangan, hindarkan dari paparan cahaya matahari langsung dan kondisi yang lembap. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Fermia dengan Obat Lain
Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang dapat terjadi jika Fermia dikonsumsi bersama obat lain:
- Penurunan kadar obat antivirus untuk HIV/AIDS, seperti dolutegravir
- Penurunan efektivitas obat levodopa, phenobarbital, atau phenytoin
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping lithium
- Penurunan efek terapi dari methotrexate
Untuk mencegah terjadinya interaksi obat, konsultasikan dengan dokter ketika ingin menggunakan Fermia bersamaan dengan obat, suplemen, atau produk herbal tertentu. Untuk kemudahan, lakukan konsultasi secara online melalui layanan Chat Bersama Dokter.
Efek Samping dan Bahaya Fermia
Jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan, Fermia jarang sekali menimbulkan efek samping. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, suplemen ini mungkin dapat menimbulkan efek samping berupa:
Lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami efek samping di atas selama menggunakan Fermia, terutama dalam dosis yang tinggi. Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Fermia.