Flaxseed atau biji rami merupakan tanaman biji-bijian yang berasal dari Timur Tengah. Flaxseed dapat dicampurkan ke dalam berbagai makanan dan memiliki banyak manfaat kesehatan.

Flaxseed biasanya berwarna coklat atau kuning. Biji-bijian ini dapat dijual utuh atau diolah menjadi minyak biji rami. Flaxseed dijuluki makanan super karena mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh dan memiliki segudang manfaat.

Flaxseed, Biji Kaya Serat dengan Sederet Manfaat - Alodokter

Kandungan Nutrisi dalam Flaxseed

Dalam 100 gram flaxseed, umumnya terkandung berbagai nutrisi berikut:

  • Kalori: 534 kalori
  • Protein: 18,3 gram
  • Lemak: 42,2 gram
  • Karbohidrat: 28,9 gram
  • Serat: 27,3 gram
  • Kalsium: 255 miligram
  • Zat besi: 5,73 miligram
  • Magnesium: 392 miligram
  • Fosfor: 642 miligram
  • Kalium: 813 miligram
  • Thiamin: 1,64 miligram
  • Niacin: 3,08 miligram
  • Folat: 87 mikrogram
  • Kolin: 78,7 miligram

Flaxseed juga mengandung beberapa senyawa tanaman, seperti sianogenik glikosida dan fitosterol, serta antioksidan berupa asam p-coumaric, asam ferulat, dan lignan.

5 Manfaat Flaxseed

Melihat begitu banyaknya kandungan nutrisi dalam flaxseed, tidak heran jika biji-bijian ini mempunyai banyak manfaat kesehatan. Beberapa manfaat flaxseed antara lain:

1. Menurunkan kolesterol

Flaxseed diduga dapat menekan kadar kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein), sekaligus kadar kolesterol secara keseluruhan. Meski demikian, flaxseed tidak tampak banyak memengaruhi HDL (high-density lipoprotein) atau kolesterol baik.

2. Mengurangi risiko penyakit jantung

Kandungan nutrisi di dalam flaxseed, termasuk serat dan omega-3, terlihat dapat membantu menormalkan irama detak jantung dan mengurangi risiko terjadinya aterosklerosis. Studi terbaru juga menyebutkan bahwa omega-3 dalam flaxseed dapat membantu menurunkan tekanan darah.

3. Mengurangi peradangan

Peradangan yang biasanya menyertai asma dan penyakit Parkinson, diduga dapat dikurangi oleh senyawa alpha linoleic acid (ALA) dan lignan yang dikandung flaxseed. Kandungan flaxseed ini juga dikatakan dapat mencegah pembentukan plak pada arteri, yang sekaligus dapat mencegah serangan jantung dan stroke.

4. Memperlambat perkembangan sel kanker

Berdasarkan penelitian di laboratorium, zat-zat di dalam flaxseed terlihat dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, seperti kanker usus besar, kanker kulit, kanker paru-paru, dan kanker prostat.

Kandungan lignan dalam flaxseed diduga mampu memberikan perlindungan dari kanker payudara. Peneliti meyakini bahwa mengonsumsi lignan sejak remaja dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker payudara dan meningkatkan angka harapan hidup pada penderita kanker payudara.

5. Menstabilkan tingkat gula darah

Pada sebuah studi, mengonsumsi flaxseed sebanyak tiga kali sehari selama 3 bulan, terlihat dapat membantu menstabilkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Tips Mengonsumsi Flaxseed

Pastikan untuk mengonsumsi flaxseed yang sudah ditumbuk. Jika dikonsumsi dalam bentuk utuh, biji ini dapat keluar dari saluran pencernaan tanpa dicerna dengan baik.

Flaxseed mentah yang belum diproses kemungkinan mengandung racun. Oleh karena itu, masak flaxseed bersama dengan makanan lain untuk menghancurkan racun yang mungkin terkandung di dalamnya.

Anda bisa menambahkan flaxseed pada sereal sarapan pagi, biskuit, kue, yogurt, atau roti sebelum dipanggang. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Konsumsi flaxseed sekitar 10–20 gram per hari dianggap sudah cukup.

Untuk memperoleh manfaat flaxseed bagi kesehatan, konsumsilah biji ini secara teratur. Tapi jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter gizi sebelum mengonsumsi flaxseed.