Flaxseed oil banyak diminati sebagai minyak nabati yang kaya omega-3 dan dipercaya menyehatkan jantung, kulit, hingga sistem pencernaan. Namun, agar manfaat flaxseed oil bisa dirasakan sepenuhnya, Anda perlu tahu cara konsumsi yang tepat dan potensi risikonya.

Flaxseed oil berasal dari biji rami yang telah lama digunakan sebagai bahan pangan dan pengobatan tradisional. Di Indonesia, minyak ini makin populer sebagai alternatif minyak sehat, khususnya bagi orang yang menjalani pola makan berbasis nabati atau ingin meningkatkan asupan omega-3 tanpa harus makan ikan.

Flaxseed Oil, Inilah Manfaat dan Tips Aman Memakainya - Alodokter

Manfaat Flaxseed Oil untuk Kesehatan

Flaxseed oil tidak hanya mengandung asam lemak omega-3 nabati (asam alfa-linolenat/ALA), tetapi juga kaya antioksidan. Berkat kandungan nutrisinya, flaxseed oil memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

1. Menjaga kesehatan jantung

Flaxseed oil mengandung asam alfa-linolenat (ALA), yaitu salah satu jenis asam lemak omega-3 dari tumbuhan. ALA ini diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Penurunan kolesterol jahat bisa mengurangi risiko terjadinya penumpukan plak di dinding pembuluh darah, sehingga mencegah penyakit jantung koroner dan stroke.

Selain itu, kandungan omega-3 pada flaxseed oil juga dapat mengurangi peradangan di pembuluh darah, menjaga elastisitas pembuluh darah, dan membantu mengontrol tekanan darah secara alami.

Meski hasil penelitian cukup menjanjikan, sebaiknya flaxseed oil tetap dijadikan sebagai pendukung pola makan sehat, bukan sebagai pengganti pengobatan medis.

2. Mendukung kesehatan kulit

Antioksidan dan asam lemak esensial dalam flaxseed oil berperan penting dalam menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Omega-3 terbukti mampu membantu menjaga lapisan pelindung alami kulit, sehingga kulit tidak mudah kering dan tetap tampak sehat.

Beberapa riset juga menyebutkan, konsumsi flaxseed oil atau pemakaian secara topikal dapat membantu meredakan gejala iritasi, kemerahan, atau peradangan ringan, seperti pada kulit sensitif atau eksim.

Namun, jika Anda memiliki kondisi kulit tertentu, sebaiknya konsultasikan dahulu ke dokter sebelum memakai flaxseed oil, terutama bila digunakan secara oles.

3. Mengontrol tekanan darah

Mengonsumsi flaxseed oil secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama bagi orang dengan tekanan darah tinggi ringan. Efek ini kemungkinan berhubungan dengan peran ALA dan kandungan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah serta mengurangi peradangan.

Meskipun demikian, hasil penelitian masih bervariasi dan belum bisa menggantikan terapi utama bagi penderita hipertensi. Oleh karena itu, pemantauan tekanan darah tetap diperlukan bila Anda mengonsumsi minyak ini, terutama jika sudah menjalani pengobatan khusus untuk hipertensi.

4. Mendukung fungsi pencernaan

Flaxseed oil dapat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan, meski kandungan seratnya tidak sebanyak flaxseed utuh. Flaxseed oil tetap bermanfaat karena dapat melumasi saluran pencernaan, sehingga membantu kelancaran buang air besar dan mencegah sembelit ringan.

Kandungan asam lemaknya juga mampu mengurangi peradangan di saluran pencernaan. Namun, untuk manfaat serat yang maksimal, konsumsi flaxseed utuh atau bubuk tetap lebih dianjurkan. Minyak flaxseed sebaiknya dipilih jika Anda mengalami kesulitan mengonsumsi biji rami secara langsung.

5. Mendukung kesehatan otak

Asupan omega-3, termasuk ALA dari flaxseed oil, penting untuk perkembangan dan fungsi otak. Pada beberapa riset, konsumsi omega-3 nabati dikaitkan dengan penurunan risiko penurunan daya ingat atau demensia.

Omega-3 turut berperan dalam mendukung transmisi sinyal antar sel saraf dan membantu menjaga keseimbangan emosional. Bagi Anda yang tidak mengonsumsi ikan, flaxseed oil bisa menjadi salah satu alternatif sumber omega-3, walaupun tingkat penyerapannya tidak seoptimal omega-3 dari ikan laut.

Efek Samping dan Risiko Flaxseed Oil

Walaupun umumnya aman untuk orang dewasa, konsumsi flaxseed oil tetap membawa beberapa risiko, seperti:

  • Konsumsi dalam dosis tinggi dapat memicu efek samping pencernaan, seperti diare, perut kembung, atau mual.
  • Pada sebagian orang, flaxseed oil dapat menimbulkan reaksi alergi berupa ruam atau rasa gatal.
  • Flaxseed oil berpotensi memengaruhi efektivitas obat tertentu, terutama obat pengencer darah dan obat diabetes.
  • Keamanan penggunaan flaxseed oil pada ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, serta penderita gangguan pembekuan darah masih belum dapat dipastikan.
  • Pada beberapa individu, flaxseed oil dapat menurunkan kadar gula darah, sehingga penderita diabetes yang mengonsumsi obat penurun gula darah perlu melakukan pemantauan secara ketat.

Tips Aman Konsumsi Flaxseed Oil

Agar manfaat flaxseed oil dapat dirasakan secara optimal dan aman, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Selalu ikuti petunjuk pada kemasan atau rekomendasi dokter, dan jangan melebihi dosis harian yang dianjurkan.
  • Pastikan Anda hanya mengonsumsi flaxseed oil yang sudah terdaftar dan bersertifikat untuk menjamin kemurnian dan keamanannya.
  • Simpan flaxseed oil di tempat sejuk dan gelap, karena minyak ini mudah teroksidasi dan tengik jika terpapar panas atau cahaya.
  • Hindari penggunaan flaxseed oil dalam jangka panjang tanpa pengawasan medis.
  • Jika Anda memiliki penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan rutin, konsultasikan penggunaan minyak ini dengan dokter.

Flaxseed oil memang menawarkan berbagai manfaat berkat kandungan omega-3 dan antioksidannya. Namun, konsumsi yang tidak sesuai anjuran atau tanpa konsultasi medis tetap berisiko, khususnya untuk Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menggunakan obat-obatan khusus.

Jika Anda tertarik mencoba flaxseed oil sebagai penunjang kesehatan, pastikan untuk selalu memperhatikan dosis, cara penyimpanan, dan memilih produk yang sudah bersertifikat BPOM.

Khusus bagi Anda yang sedang hamil, menyusui, memiliki penyakit tertentu, atau rutin minum obat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya. Anda dapat menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran kesehatan yang cepat dan sesuai kebutuhan Anda.