Selama ini, toner dikenal sebagai produk perawatan kulit yang fungsinya untuk mengangkat sisa kotoran dari kulit wajah. Toner yang juga dikenal dengan nama astringent, clarifieratau water refiner ini ternyata tidak hanya untuk membersihkan kulit, tapi juga memiliki beragam fungsi lain bagi kesehatan kulit.

Membersihkan kulit wajah dengan sabun wajah saja tidak cukup. Agar semua kotoran dan minyak di kulit wajah terangkat sempurna, diperlukan rangkaian perawatan yang salah satunya adalah toner.

Fungsi dan Cara Menggunakan Toner Wajah - Alodokter

Toner merupakan produk perawatan kulit yang digunakan pada wajah dengan menggunakan kapas. Teksturnya encer, berbahan lembut, dan tidak iritatif, sehingga cukup aman digunakan untuk membersihkan wajah.

Fungsi Toner untuk Wajah

Toner memiliki beragam fungsi, tergantung pada kandungan dan komposisinya. Beberapa fungsi toner untuk kesehatan dan kecantikan kulit wajah adalah:

1. Mengangkat sisa kotoran

Toner membantu membersihkan sisa kotoran, minyak, dan makeup yang tidak terangkat saat menggunakan susu pembersih atau sabun.

2. Melembapkan kulit

Untuk mengembalikan kelembapan kulit, oleskan toner secara merata setelah mencuci muka. Fungsi toner untuk melembapkan kulit bisa didapatkan dari toner yang mengandung asam amino, mineral oil, atau hyaluronic acid.

3. Mencegah kulit kering

Toner juga dapat mencegah hilangnya air dan kelembapan pada permukaan kulit. Fungsi toner yang satu ini penting untuk menjaga kesehatan semua jenis kulit wajah, terutama kulit wajah yang kering.

4. Mengatasi jerawat

Toner dapat mengatasi jerawat jika penggunaannya dibarengi dengan produk untuk mengatasi jerawat. Kondisi jerawat tergolong ringan dapat diredakan dengan pemakaian toner yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida. Toner dengan kandungan tersebut dapat membersihkan pori-pori dan mencegah timbulnya jerawat dan komedo.'

5. Menghilangkan bekas jerawat

Toner yang mengandung asam glikolat dapat memudarkan noda hitam ringan bekas jerawat. Namun untuk bekas jerawat yang berat atau bahkan berlubang, penggunaan produk perawatan kulit saja tidak cukup. Untuk memudarkan bekas jerawat yang tergolong berat, dibutuhkan penanganan khusus dari dokter kulit.

5. Menghilangkan minyak di kulit

Jenis toner yang tergolong astringent dapat mengurangi minyak atau sebum pada permukaan kulit wajah. Toner jenis ini juga dapat mengurangi kilap, sehingga membuat riasan wajah lebih awet.

6. Menyeimbangkan pH kulit

Tingkat keasaman kulit (pH) dapat berubah akibat pengaruh produksi minyak, polusi, make up, atau produk kecantikan yang mengandung alkohol. Jenis toner tertentu dapat menyeimbangkan tingkat keasaman kulit di pH 5 - 5,5, sesuai pH alami kulit.

Cara Menggunakan Toner

Rangkaian perawatan wajah dimulai dari membersihkan kulit wajah, baik dengan susu pembersih atau sabun wajah. Selanjutnya, tuangkan toner pada kapas dan usapkan ke permukaan wajah. Hindari area sekitar mata saat menggunakan toner, lalu tunggu sampai kering. Setelah itu, Anda dapat menggunakan pelembap wajah dan tabir surya.

Gunakan toner agar kulit senantiasa bersih, sehat, dan terhidrasi dengan baik. Kulit yang sehat membuat penyerapan pelembap atau serum wajah menjadi lebih optimal.

Dalam memilih toner, hindari produk toner yang mengandung alkohol karena dapat membuat kulit kering. Pemilik kulit sensitif juga disarankan untuk menghindari toner yang mengandung alkohol atau toner jenis astringent.

Masing-masing orang memiliki kecocokan dengan jenis toner yang berbeda-beda. Hal ini tergantung pada jenis kulit dan aktivitas yang dijalani sehari-hari. Jika merasa bingung atau ragu dalam memilih toner yang cocok, Anda dapat berkonsultasi ke dokter kulit.