Gigi berlubang adalah penyakit gigi yang paling umum dialami hampir semua orang di dunia, sehingga dianggap biasa. Padahal, jika gigi berlubang ditelantarkan hingga parah, akhirnya bisa berakibat fatal bagi kesehatan.

Kenapa masalah gigi yang dianggap sepele justru bisa berakibat fatal bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan? Karena jika tidak ditangani dengan benar, gigi berlubang bisa menyebabkan infeksi dalam jaringan tubuh. Infeksi ini berasal dari bakteri pada gigi berlubang yang menyebar ke dalam jaringan tubuh lain. Jika sudah berkembang biak dalam suatu jaringan, maka tinggal menunggu waktu untuk menginfeksi organ-organ tubuh Anda yang lain.

Risiko dan Bahaya Penyakit Gigi Berlubang - Alodokter

Risiko di Balik Gigi Berlubang Bagi Tubuh

Kesehatan gigi dan mulut memiliki kaitan yang erat kesehatan tubuh secara umum. Kesehatan mulut akan berdampak kepada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan, dan sebaliknya.

Kondisi gigi berlubang menyebabkan sakit gigi. Hal ini pastinya akan menyebabkan konsentrasi serta aktivitas sehari-hari Anda terganggu. Jika sakit gigi terjadi dalam jangka waktu yang lama, bersiaplah untuk kehilangan berat badan, karena gigi yang sakit bisa membuat mengunyah menjadi sulit dan penderitanya tidak nafsu makan. Gigi berlubang jika dibiarkan terus bisa menyebabkan abses gigi, yaitu tumbuhnya kantong nanah di dalam gigi dan gusi.

Risiko gigi berlubang lain yang bisa berkembang adalah endokarditis dan sinusitis. Endokarditis adalah infeksi yang terjadi pada lapisan dalam dari ruang jantung dan katup jantung Anda. Kuman dari gigi berlubang juga bisa menyebar ke dinding rongga sinus dan menyebabkan infeksi sinus atau sinusitis.

Ibu hamil juga harus waspada, sebab bakteri yang masuk ke dalam aliran darah dapat menyebar ke seluruh tubuh, termasuk ke kandungan dan janin. Hal ini meningkatkan risiko melahirkan bayi prematur akibat pertumbuhan janin yang terganggu dengan adanya infeksi tersebut. Pertumbuhan janin yang terganggu juga bisa menyebabkan berat badan lahir rendah pada bayi.

Pilihan Mencegah Tetap Lebih Baik

Meski langkah menyelesaikan masalah gigi berlubang kini makin banyak dan mudah, langkah pencegahan tetap menjadi pilihan yang paling bijak. Berikut ini beberapa tindakan merawat gigi yang bisa dilakukan.

  • Kunjungi dokter gigi
    Mengunjugi dokter gigi secara teratur adalah langkah bijak untuk menghindarkan Anda dari masalah gigi. Berkonsultasi dengan ahlinya tentu saja diperlukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Diet sehat
    Penyebab gigi berlubang yang paling dominan adalah timbunan gula yang diubah menjadi asam oleh bakteri dalam mulut. Karena itu, kurangilah konsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis. Makin sering Anda mengunyah dan meminum makanan penuh gula, makin banyak asam yang dihasilkan oleh bakteri.
    Untuk menghindarkan Anda dari gigi berlubang, mengunyah permen karet yang mengandung xylitol bisa membantu. Selain membantu membersihkan gigi, permen karet yang mengandung xylitol bisa mengurangi perkembangan bakteri penyebab gigi berlubang.
  • Sikat gigi secara rutin
    Menyikat gigi dua kali sehari wajib dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa makanan di mulut. Kalaupun tidak bisa melakukannya setelah selesai makan, berkumurlah untuk mengurangi sisa-sisa makanan dalam mulut.
    Gunakan pasta gigi yang mengandung flouride untuk mencegah gigi berlubang. Senyawa ini berguna untuk menjaga lapisan pelindung gigi serta mencegah gigi keropos.
  • Banyak minum
    Salah satu fungsi air liur adalah mendistribusikan flouride ke seluruh bagian gigi sehingga risiko gigi berlubang kian minim. Agar produksi air liur tetap optimal, bantulah dengan minum air putih secukupnya.

Sudahkah Anda melakukan pencegahan untuk meminimalkan risiko gigi berlubang? Jika sudah, berarti Anda sudah meminimalkan juga risiko terkena beberapa penyakit berbahaya. Jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter gigi jika terdapat keluhan sakit gigi.