Obat mata merah terdiri dari berbagai macam jenis, mulai dari obat tetes mata, obat oles, hingga obat minum. Untuk mengatasi mata merah, dokter akan memberikan obat mata merah berdasarkan penyebabnya. Karena itu, obat mata merah bisa berbeda-beda untuk tiap orang.

Mata merah bisa disebabkan oleh pendarahan, iritasi, pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah mata, yang umumnya tampak lebih jelas pada bagian putih di bola mata (sklera). Mata merah dapat muncul dengan diiringi oleh gejala lain, seperti rasa perih, gatal, mata berair, silau, atau gangguan penglihatan. Namun terkadang, penderita mata merah bisa saja tidak merasakan gangguan apa-apa dan baru sadar ketika sedang berkaca atau diberitahu orang lain.

Gunakan Obat Mata Merah Berdasarkan Penyebabnya - Alodokter

Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Merah

Secara umum, obat mata merah dikelompokkan ke dalam beberapa kategori penyebab, antara lain:

  • Infeksi
    Mata merah dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, bahkan parasit. Infeksi bisa terjadi pada berbagai bagian mata dan menimbulkan peradangan, seperti blefaritis pada kelopak mata, keratitis pada lapisan kornea, konjungtivitis, dan uveitis. Untuk mengatasi mata merah akibat infeksi, dokter mata akan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan sesuai dengan penyebab infeksi. Misalnya pemberian antibiotik pada mata merah karena infeksi bakteri, atau antijamur untuk mengatasi infeksi jamur.
  • Alergi
    Untuk mata merah yang disebabkan oleh alergi, biasanya dokter akan memberikan obat mata merah berupa tetes mata yang mengandung antihistamin. Meski tidak berfungsi untuk menyembuhkan alergi, obat ini mampu mengatasi reaksi alergi yang menyebabkan mata merah, dengan menghalangi produksi zat histamin yang berlebihan. Anda disarankan agar menghindari pencetus reaksi alergi seperti jenis makanan atau obat tertentu, untuk mencegah timbulnya reaksi alergi kembali.
  • Mata Kering
    Ketika jumlah atau kualitas air mata tidak cukup melembapkan lapisan mata, terjadilah kondisi mata kering yang dapat menyebabkan mata merah disertai rasa perih. Obat mata merah karena mata kering umumnya diberikan oleh dokter dalam bentuk tetes mata berisi air mata buatan guna melembapkan lapisan mata dan meredakan keluhan. Untuk kondisi tertentu yang lebih berat, mungkin akan disarankan tindakan operasi.
  • Cedera
    Cedera pada mata merupakan salah satu penyebab mata memerah. Cedera mata bisa terjadi karena benturan, tergores lensa kontak, atau karena paparan debu secara berlebihan. Dokter akan memberikan beberapa jenis obat, antara lain antibiotik untuk mencegah infeksi, obat kortikosteroid untuk mengurangi peradangan dan meredakan rasa sakit.
  • Iritasi
    Sebenarnya berbagai penyebab mata merah di atas pun dapat menyebabkan iritasi mata. Namun ada beberapa hal lain yang perlu diwaspadai karena tergolong bahan iritan yang akan memicu timbulnya mata merah dan gatal, seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor, air kolam renang, hingga kandungan kimia pada sabun, sampo, atau kosmetik. Untuk mengobatinya, Anda bisa membilas mata dengan air bersih yang mengalir. Dokter juga mungkin akan memberikan air mata buatan dalam bentuk tetes mata untuk membantu meredakan iritasi.

Tindakan Pendukung Mengobati Mata Merah

Mata merah yang tergolong ringan bisa ditangani secara sederhana di rumah. Pertama, Anda cukup membersihkan mata dengan air yang mengalir. Setelah mata dibersihkan, Anda harus beristirahat sambil memejamkan mata. Kemudian, kompres mata menggunakan air hangat.

Di samping itu, Anda juga dianjurkan untuk menghindari beberapa hal, antara lain menyentuh atau menggosok mata secara langsung, menggunakan makeup di area sekitar mata, melakukan aktivitas di lingkungan yang kotor dan berdebu tanpa pelindung mata. Hal-hal itu harus dihindari karena bisa memperparah kondisi mata Anda. Disarankan pula untuk melepas lensa kontak dan menggunakan kacamata untuk sementara.

Umumnya mata merah akan hilang dalam beberapa hari setelah pengobatan, bahkan sebagian mata merah dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, waspadai jika mata merah kemudian disertai gejala lain seperti mata bengkak, terasa nyeri, dan penglihatan terganggu. Segeralah konsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat mata merah dan penanganan yang tepat.