Ikan kakatua termasuk ikan laut yang kaya nutrisi sebab mengandung gizi penting, seperti protein, lemak, dan omega-3. Tekstur dagingnya yang lembut dan rasa yang unik membuatnya digemari banyak orang. Jika diolah dengan tepat, ikan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga Anda.

Parrotfish atau ikan kakatua sangat mudah ditemukan di perairan tropis, terutama di kawasan terumbu karang seperti Indonesia, Pasifik, dan Samudra Hindia. Ikan ini memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, yaitu dengan membersihkan karang dari alga sehingga terumbu karang tetap sehat.

Ikan Kakatua, Ketahui Nutrisi dan Manfaat di Balik Warna Cantiknya - Alodokter

Namun, permintaan yang tinggi dan penangkapan berlebihan telah mengakibatkan populasi ikan kakatua mulai terancam, sehingga penting untuk mengonsumsinya secara bijak agar kelestarian spesies ini tetap terjaga.

Kandungan Nutrisi Ikan Kakatua

Manfaat ikan kakatua dipersembahkan oleh nutrisinya yang melimpah. Dalam 100 gram ikan kakatua, terdapat 90–110 kalori dan beragam nutrisi berikut:

  • 18–20 gram protein
  • 1–2 gram lemak
  • 0,5 gram omega-3
  • 30–50 mg kalsium
  • 0,4–0,8 mg zat besi
  • 170–200 mg fosfor
  • 2 mcg vitamin B12

Manfaat Ikan Kakatua untuk Kesehatan Tubuh

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi ikan kakatua, antara lain:

1. Mendukung sistem kekebalan tubuh

Beragam nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral dalam ikan kakatua dapat memperkuat daya tahan tubuh. Imunitas yang kuat memudahkan tubuh melawan infeksi sehingga Anda dan keluarga tidak mudah jatuh sakit.

2. Menambah energi 

Kalori, protein, dan zat besi pada ikan kakatua dapat memberikan energi tambahan untuk beraktivitas sehari-hari. Dengan asupan ini, tubuh terasa lebih segar dan tidak mudah lelah.

3. Mendukung kesehatan otot 

Protein tinggi pada ikan kakatua dibutuhkan tubuh untuk membentuk, memperbaiki, dan mengganti jaringan otot yang rusak. Asupan protein cukup juga membantu fungsi organ dan sistem kekebalan tubuh agar tetap berjalan dengan baik.

4. Mendukung penurunan berat badan

Ikan kakatua tergolong ikan yang rendah kalori dan lemak, tetapi kaya akan protein. Nutrisi ini membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga cocok untuk yang ingin menurunkan berat badan atau menjalankan pola makan sehat.

5. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Kandungan lemak sehat dan omega-3 pada ikan kakatua dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, mengurangi peradangan, serta menjaga tekanan darah tetap stabil. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

6. Menjaga kesehatan otak dan fungsi saraf

Omega-3 dan vitamin B12 pada ikan kakatua penting untuk perkembangan otak, memori, dan konsentrasi. Asupan kedua nutrisi ini juga membantu sistem saraf bekerja optimal, serta menjaga kesehatan mental dan suasana hati.

7. Memperkuat tulang dan gigi

Kalsium dan fosfor yang terkandung dalam ikan kakatua berperan penting dalam mendukung pertumbuhan serta memperkuat tulang dan gigi. Kedua mineral ini juga membantu mencegah gangguan tulang, seperti pengeroposan atau osteoporosis.

8. Mencegah anemia

Zat besi pada ikan kakatua membantu tubuh memproduksi sel darah merah yang cukup, sehingga mencegah terjadinya anemia. Selain itu, vitamin B12 juga mendukung pembentukan hemoglobin agar distribusi oksigen ke seluruh tubuh tetap lancar.

Tips Sehat Memasak Ikan Kakatua

Agar manfaat ikan kakatua tetap optimal, berikut beberapa tips memasak yang bisa diterapkan:

  • Pilih ikan kakatua yang segar dengan ciri-ciri mata jernih, insang merah, dan bau alami laut yang tidak menyengat.
  • Bersihkan sisik dan isi perut ikan secara menyeluruh agar bebas dari bakteri dan parasit.
  • Masak ikan dengan cara yang sehat, seperti dikukus, direbus, ditim, atau dipanggang.
  • Hindari menggoreng dengan minyak banyak, karena dapat meningkatkan kadar lemak jenuh.
  • Gunakan bumbu alami seperti bawang putih, kunyit, jahe, dan rempah-rempah untuk mengganti bumbu instan atau MSG.
  • Perhatikan waktu memasak agar daging ikan tidak terlalu matang sehingga tekstur tetap lembut dan gizinya tetap terjaga.

Walau menawarkan banyak manfaat kesehatan, tren penangkapan ikan kakatua yang tinggi telah menyebabkan statusnya mendekati terancam punah. Upaya konservasi dan pembatasan penangkapan sangat diperlukan, supaya ekosistem laut tetap seimbang dan ikan kakatua tidak benar-benar punah dari perairan Indonesia. 

Oleh karena itu, konsumsi ikan kakatua secara bijak, jangan berlebihan. Dengan cara ini, Anda tidak hanya mendapat manfaat nutrisinya, tetapi juga turut menjaga keseimbangan alam. Jika Anda ingin tahu lebih lengkap tentang konsumsi ikan kakatua yang aman, jangan ragu untuk Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER.