Ini Alasan Harus Puasa Sebelum Tes Kesehatan

Puasa lebih banyak dikenal sebagai bagian dari ibadah. Namun, ada pula puasa yang perlu dilakukan sebelum mengikuti beberapa jenis tes kesehatan. Yuk, cari tahu alasan di balik puasa tersebut.

Jika kamu diminta untuk puasa sebelum menjalani tes kesehatan, itu berarti kamu tidak boleh makan apapun termasuk merokok, ataupun makan permen. Sebagian prosedur tes, memperbolehkan kamu minum air mineral. Namun, tidak diperbolehkan minum kopi, teh, ataupun minuman ringan seperti soda.
Ini Alasan Harus Puasa Sebelum Tes Kesehatan-Alodokter

Mengapa Sih Perlu Puasa?

Puasa diperlukan untuk membantu agar hasil tes menjadi akurat. Kalau kamu tidak puasa, hasil tes bisa jadi tidak akurat karena protein, vitamin, lemak, karbohidrat, dan mineral dalam makanan dan minuman dapat membuat hasil tes menjadi kurang jelas terbaca.

Misalnya, kalau sebelum tes gula darah kamu makan atau minum, maka hasil tes dapat menunjukkan hasil yang lebih tinggi dan tidak menggambarkan kadar yang sesungguhnya.

Tes Kesehatan yang Perlu Puasa Sebelumnya

Bagi kamu yang akan melakukan tes kesehatan, yuk cek terlebih dulu apakah tes kesehatan tersebut memerlukan puasa sebelumnya.

  • Tes darah

Tidak semua tes darah perlu puasa sebelumnya. Tes darah yang membuatmu perlu puasa 8-16 jam antara lain yang berperan untuk memeriksa: kadar gula darah, trigliserida, fungsi hati, kolesterol, lipoprotein, high-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (LDL).

Pada tes kadar gula darah, umumnya diminta untuk puasa 8-10 jam sebelum tes. Sementara untuk tes zat besi maupun kolesterol dalam darah, kamu perlu puasa sekitar 12 jam sebelum tes. Selain itu, ada pula tes darah yang mensyaratkan untuk menghindari beberapa jenis makanan tertentu atau obat-obatan.

  • Gastroskopi

Kamu perlu puasa 6 jam sebelum melakukan gastroskopi. Selain memudahkan dokter melihat isi lambung, puasa juga berguna untuk mengurangi risiko muntah dan tersedak karena isi lambung masuk ke saluran pernapasan.

  • Kolonoskopi

Sehari sebelum menjalani kolonoskopi, kamu hanya dapat minum air putih dan perlu makan makanan berserat 2-3 hari sebelumnya. Beberapa jam sebelumnya kamu perlu puasa dan minum obat pencahar untuk mengosongkan usus.

  • Anestesi

Begitu juga bila kamu akan menjalani pemeriksaan yang memerlukan pembiusan (anestesi umum atau total), kamu perlu puasa beberapa jam sebelumnya.

Apabila kamu lupa atau tidak sengaja makan, kamu perlu menghubungi dokter atau laboratorium tempat kamu tes untuk mememastikan apakah tes masih bisa dilakukan.

Perhatian Khusus Bagi Anak-anak dan Ibu Hamil

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak yang akan melakukan tes juga perlu puasa. Hanya saja, anak-anak sebaiknya didampingi dan perlu mengalihkan perhatian jika sudah merasa lapar.

Selain itu, ibu hamil yang berpuasa saat akan melakukan tes darah, juga memerlukan perhatian khusus. Dokter mungkin akan menyarankan ibu hamil untuk lebih banyak minum air mineral dan mengurangi aktivitas sebelum tes. Ibu hamil juga perlu memeriksakan diri ke dokter jika merasakan sakit, seperti nyeri ulu hati, saat berpuasa.

Untuk penderita diabetes yang berpuasa sebelum menjalani tes kesehatan, perlu konsultasi ke dokter, apakah sebelumnya perlu memeriksa kadar gula darah, menyesuaikan dosis insulin, atau menghentikan konsumsi obat sementara. Jika kadar gula darah terlalu rendah, sebaiknya segera buka puasa atau konsultasi kembali dengan dokter.

Secara umum, cukupi kebutuhan minum setidaknya 2 hari sebelum tes. Minum air mineral beberapa gelas sebelum pengambilan darah dapat membantu petugas medis untuk menemukan pembuluh darah. Selain itu, kalau kamu sedang mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya konsultasikan ke dokter apakah kamu perlu menghentikan atau terus mengonsumsi obat tersebut.

Berpuasa sebelum tes, kemungkinan dapat membuat kamu lapar atau haus. Tapi ini diperlukan untuk memperoleh hasil tes yang akurat. Tenang saja, setelah tes selesai, kamu dapat segera makan dan minum seperti biasa.

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi