Makanan dan minuman yang mengandung probiotik dipercaya mampu menjaga kesehatan sistem pencernaan, tak terkecuali pada ibu hamil. Namun, manfaat probiotik untuk ibu hamil sebenarnya tidak hanya itu, lho.

Probiotik merupakan bakteri dan umumnya secara alami ditemukan di usus setiap orang. Bakteri ini bersifat baik dan tidak akan mengganggu kesehatan tubuh ibu hamil. Malahan, beberapa penelitian mendukung bahwa probiotik baik untuk kehamilan. Jadi, mengonsumsi probiotik saat hamil boleh-boleh saja, kok.

Ini Manfaat Probiotik untuk Ibu Hamil - Alodokter

5 Manfaat Probiotik untuk Ibu Hamil

Ibu hamil dianjurkan untuk lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman, sebab segala yang dikonsumsi bisa memengaruhi tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. Jadi, wajar saja jika Bumil ragu-ragu untuk mencoba makanan atau minuman yang mengandung probiotik alias bakteri.

Meski begitu, Bumil sebenarnya tidak perlu ragu, karena ada banyak manfaat kesehatan yang bisa dipetik dari probiotik, antara lain:

1. Mencegah gangguan pencernaan

Khasiat probiotik dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan sudah tidak diragukan lagi. Kandungan bakteri baik pada probiotik dipercaya bisa menyerang bakteri jahat di dalam tubuh, termasuk di usus, yang menyebabkan infeksi tertentu dan mengganggu kesehatan.

Bila Bumil kerap mengalami sakit perut akibat kolik atau sembelit, Bumil dianjurkan untuk mengonsumsi probiotik. Bakteri baik ini juga mampu melancarkan gerakan usus dan membuat feses bergerak lebih cepat, sehingga Bumil tidak akan kesulitan untuk buang air besar.

2. Mengurangi risiko terjadinya preeklampsia dan persalinan prematur

Preeklampsia adalah gangguan kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan adanya kebocoran protein pada urine. Kondisi ini tidak bisa dianggap sepele karena dapat membahayakan nyawa ibu dan janin.

Nah, salah satu manfaat mengonsumsi probiotik saat hamil adalah mengurangi risiko terjadinya preeklampsia. Selain itu, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ibu hamil yang rajin mengonsumsi probiotik juga berisiko lebih rendah mengalami persalinan prematur.

3. Menurunkan risiko diabetes gestasional

Diabetes gestasional adalah diabetes yang baru muncul pada masa kehamilan, umumnya pada usia kehamilan 24–28 minggu. Walau dapat menghilang setelah melahirkan, diabetes gestasional membuat Bumil berisiko mengalami diabetes tipe 2. Diabetes gestasional yang tidak ditangani juga bisa mengganggu kesehatan janin.

Beberapa studi membuktikan bahwa konsumsi probiotik berpengaruh baik pada kestabilan gula darah sehingga menurunkan risiko terjadinya diabetes gestasional. Namun, selain itu, Bumil juga dianjurkan untuk menerapkan pola makan sehat, tetap aktif beraktivitas, dan menjaga kenaikan berat badan agar tidak berlebih.

4. Menjaga kesehatan vagina

Mengonsumsi probiotik saat hamil juga dipercaya dapat meningkatkan jumlah bakteri baik yang hidup di vagina, sehingga kesehatan vagina bisa lebih terjaga dengan baik. Dengan terjaganya jumlah bakteri baik, Bumil juga terhindar dari vaginosis bakterialis yang dapat menimbulkan komplikasi kehamilan, seperti persalinan prematur.

5. Menurunkan risiko bayi mengalami alergi di kemudian hari

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa probiotik yang dikonsumsi selama hamil memiliki khasiat untuk menurunkan risiko bayi mengalami alergi di kemudian hari.

Si Kecil di dalam kandungan berisiko lebih tinggi menderita alergi jika Bumil atau Ayah memiliki alergi. Bila risiko Si Kecil untuk mengalami alergi cukup tinggi, tidak ada salahnya Bumil mengonsumsi probiotik. Bahkan, melanjutkan konsumsi probiotik hingga masa menyusui diketahui dapat meningkatkan efektivitasnya dalam mencegah anak alergi, lho.

Dengan mengetahui manfaat probiotik untuk ibu hamil seperti yang telah dipaparkan di atas, kini Bumil tidak perlu ragu lagi untuk mulai menyantap probiotik, ya. Bumil bisa menemukan probiotik pada sebagian produk yoghurt, kimchi, susu kefir, kombucha, dan cokelat hitam.

Agar manfaat probiotik bisa dirasakan dengan maksimal, Bumil pun dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung prebiotik, seperti pisang, apel, oats, dan rumput laut. Prebiotik adalah asupan makanan untuk menunjang pertumbuhan probiotik. Dengan mengonsumsi prebiotik, maka jumlah probiotik di dalam tubuh bisa terkontrol dengan baik.

Tidak ada takaran pasti seberapa banyak probiotik harus dionsumsi selama hamil. Namun, bila Bumil ingin memperoleh probiotik yang berasal dari suplemen, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.