Manfaat temu kunci yang selama ini diketahui hanyalah sebagai bumbu penyedap makanan. Padahal tanaman ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bahkan, sebuah penelitian menyatakan bahwa temu kunci diduga bisa bermanfaat untuk terapi COVID-19.

Temu kunci atau Boesenbergia pandurata merupakan tanaman rempah yang banyak ditemukan di negara beriklim tropis, seperti Indonesia. Meski tidak banyak mengandung nutrisi, manfaat temu kunci bagi kesehatan bisa kita dapatkan berkat beragam senyawa bioaktif yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah flavonoid.

Ini Manfaat Temu Kunci untuk Kesehatan - Alodokter

Manfaat Temu Kunci untuk Kesehatan

Di balik cita rasanya yang pedas, temu kunci membawa banyak manfaat untuk kesehatan. Inilah di antaranya:

1. Meredakan batuk kering

Temu kunci telah dijadikan sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk kering.  Hal ini karena temu kunci memiliki senyawa yang bersifat antiinflamasi, sehingga dapat membantu meredakan radang dan bengkak pada tenggorokan.

Selain itu, kandungan antioksidan pada temu kunci juga dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat membantu proses pemulihan.

2. Meningkatkan kualitas sperma

Meski masih harus dikaji lebih lanjut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa temu kunci terbukti berkhasiat dalam meningkatkan jumlah dan kualitas sperma. Hal ini diperoleh karena kandungan antioksidan pada temu kunci berperan dalam melindungi kerusakan jaringan testis yang merupakan tempat memproduksi sperma.

3. Menangkal radikal bebas

Radikal bebas adalah molekul yang dapat merusak sel tubuh. Jika kadar radikal bebas dalam tubuh berlebih, kerusakan yang diakibatkannya bisa memicu terjadinya berbagai penyakit kronis.

Manfaat temu kunci dalam menangkal radikal bebas berasal dari kandungan senyawa flavonoid-nya. Senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan yang kuat sehingga dapat mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

4. Mencegah kanker payudara

Manfaat temu kunci selanjutnya adalah mencegah atau mengurangi risiko terkena kanker payudara. Manfaat ini memang perlu diuji lebih lanjut, tetapi penelitian menunjukkan bahwa kandungan senyawa panduratin A pada temu kunci mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk sel kanker payudara.

5. Menjaga kesehatan pencernaan

Konsumsi temu kunci diyakini dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan. Pasalnya, kandungan senyawa polifenol pada temu kunci bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan bakteri baik dan menghambat pertumbuhan bakteri jahat di usus.

Selain polifenol, kandungan minyak atsiri pada temu kunci juga diyakini memiliki sifat antibakteri sehingga mampu menghambat perkembangan bakteri Escherichia coli (E. coli), yaitu salah satu bakteri penyebab diare. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

6. Berpotensi mencegah dan menyembuhkan COVID-19

Sama halnya dengan bawang putih dan jahe, temu kunci juga diyakini bisa mencegah COVID-19. Manfaat temu kunci dalam mencegah dan menghambat perkembangan virus Corona sudah pernah dibuktikan dalam sebuah penelitian di Thailand. Meski begitu, penelitian ini berskala kecil sehingga masih diperlukan penelitian lain untuk memastikannya.

Manfaat-manfaat temu kunci di atas menunjukkan bahwa rempah ini memiliki banyak potensi baik yang berguna untuk kesehatan. Bahkan selain yang telah disebutkan, masih banyak kondisi yang diyakini bisa diatasi dengan temu kunci, misalnya sariawan, diare, dan penyakit kulit.

Meski begitu, perlu diingat bahwa semua manfaat temu kunci ini masih perlu melalui penelitian dan uji klinis lebih lanjut. Jadi, Anda tidak disarankan untuk menjadikan temu kunci sebagai satu-satunya obat untuk penyakit yang Anda miliki. Jika ada keluhan kesehatan, tetap konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.