Manfaat temu kunci yang selama ini diketahui hanyalah sebagai bumbu penyedap masakan. Padahal, tanaman ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bahkan, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa temu kunci diduga bisa bermanfaat untuk terapi pengobatan COVID-19.

Temu kunci atau Boesenbergia pandurata merupakan tanaman rempah yang banyak ditemukan di negara beriklim tropis, termasuk Indonesia. Meski tidak banyak mengandung nutrisi, manfaat temu kunci bagi kesehatan bisa diperoleh berkat beragam senyawa aktif yang ada di dalamnya, salah satunya flavonoid.

6 Manfaat Temu Kunci bagi Kesehatan Tubuh - Alodokter

Manfaat Temu Kunci untuk Kesehatan

Di balik cita rasanya yang pedas, temu kunci dapat memberikan beragam manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

1. Meredakan batuk kering

Temu kunci telah dijadikan sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk kering.  Hal ini berkat kandungan senyawa yang bersifat antiradang, sehingga dapat meredakan radang dan bengkak pada tenggorokan.

Selain itu, kandungan antioksidan pada temu kunci juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat membantu proses pemulihan.

2. Meningkatkan kualitas sperma

Meski masih harus dikaji lebih lanjut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa temu kunci terbukti berkhasiat untuk meningkatkan jumlah dan kualitas sperma. Ini karena kandungan antioksidan dalam temu kunci berperan dalam melindungi kerusakan jaringan testis yang merupakan tempat sperma dihasilkan.

3. Menangkal radikal bebas

Radikal bebas adalah molekul yang dapat merusak sel tubuh. Jika kadar radikal bebas dalam tubuh berlebih, kerusakan yang diakibatkan bisa memicu terjadinya berbagai penyakit kronis.

Manfaat temu kunci dalam menangkal radikal bebas berasal dari kandungan senyawa flavonoid. Senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, sehingga dapat mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

4. Mencegah kanker payudara

Manfaat temu kunci selanjutnya adalah mencegah atau mengurangi risiko terkena kanker payudara. Manfaat ini memang perlu diuji lebih lanjut, tetapi penelitian menunjukkan bahwa kandungan senyawa panduratin A pada temu kunci mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara.

5. Menjaga kesehatan pencernaan

Konsumsi temu kunci diyakini dapat meningkatkan kesehatan pencernaan. Pasalnya, kandungan senyawa polifenol dalam temu kunci bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan bakteri baik dan menghambat pertumbuhan bakteri jahat di usus.

Selain polifenol, kandungan minyak atsiri dalam temu kunci juga dipercaya memiliki sifat antibakteri sehingga mampu menghambat perkembangan bakteri Escherichia coli, salah satu bakteri penyebab diare. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan terkait manfaat yang satu ini.

6. Berpotensi mencegah dan menyembuhkan COVID-19

Sama halnya dengan bawang putih dan jahe, temu kunci juga diyakini bisa mencegah COVID-19. Tanaman ini memiliki sifat antivirus dan antiradang yang diduga bermanfaat dalam mencegah pertumbuhan virus dan meredakan radang.

Manfaat temu kunci dalam mencegah dan menghambat perkembangan virus Corona sudah pernah dibuktikan dalam sebuah penelitian di Thailand. Meski begitu, penelitian ini berskala kecil sehingga masih diperlukan penelitian lain untuk memastikannya.

Berbagai manfaat temu kunci di atas menunjukkan bahwa rempah ini memiliki beragam potensi yang baik untuk kesehatan. Bahkan, selain yang telah disebutkan, masih banyak kondisi yang diyakini bisa diatasi dengan temu kunci, misalnya sariawan, diare, dan penyakit kulit.

Meski begitu, perlu diingat bahwa manfaat temu kunci ini masih perlu dipastikan melalui penelitian dan uji klinis lebih lanjut.

Jadi, Anda tidak disarankan untuk menjadikan temu kunci sebagai satu-satunya obat untuk kondisi tertentu. Jika ada keluhan kesehatan, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.