Janin 3 bulan keguguran biasanya terjadi secara tiba-tiba dan sering kali meninggalkan rasa sedih bagi calon ibu. Pasalnya, pada usia kehamilan ini, banyak perubahan yang sudah terjadi, baik pada janin maupun tubuh ibu sehingga kehilangannya bisa terasa lebih berat. Kondisi ini dapat terjadi akibat beberapa faktor, mulai dari kondisi kesehatan ibu hingga kelainan pada janin.

Janin 3 bulan keguguran sering menjadi pengalaman yang tidak terduga, terutama bagi ibu yang merasa kehamilannya berjalan normal. Di usia ini, banyak yang mengira fase rawan sudah terlewati, sehingga muncul rasa kaget dan pertanyaan besar saat keguguran terjadi. Padahal, pada kenyataannya, risiko keguguran tetap bisa terjadi bahkan paling tinggi pada periode ini.

Janin 3 Bulan Keguguran, Ini Penyebab, Tanda, dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Namun, penting untuk diketahui bahwa sebagian besar kasus keguguran bukanlah akibat kesalahan ibu, melainkan karena adanya kelainan genetik atau masalah kesehatan yang berada di luar kendali ibu.

Penyebab Janin 3 Bulan Keguguran

Penyebab janin 3 bulan keguguran sangat beragam. Berikut beberapa faktor yang paling sering menyebabkan janin keguguran di usia 3 bulan:

1. Kelainan kromosom

Kelainan kromosom terjadi ketika janin memiliki jumlah yang tidak normal, baik kelebihan atau kekurangan, maupun adanya perubahan struktur pada kromosom. Akibatnya, sel dan organ tubuh janin tidak bisa tumbuh dan berfungsi sebagaimana mestinya. 

Karena faktor ini bersifat genetik, kondisi ini tidak dapat dicegah dan sering menjadi penyebab utama janin 3 bulan keguguran.

2. Gangguan hormon

Hormon berperan penting dalam menjaga kehamilan, terutama hormon progesteron dan estrogen. Karena itu, jika tubuh ibu tidak menghasilkan cukup hormon, terutama progesteron, dinding rahim bisa menjadi kurang siap untuk mendukung implantasi dan pertumbuhan janin. Akibatnya, janin 3 bulan sulit bertahan dan ibu berisiko mengalami keguguran. 

3. Infeksi

Beberapa jenis infeksi, seperti toksoplasmosis dan listeriosis dapat memengaruhi kehamilan. Pasalnya, kuman penyebab infeksi tersebut dapat memicu respons peradangan pada tubuh ibu dan masuk ke dalam plasenta sehingga mengganggu perkembangan janin. Bahkan, pada kasus yang parah, infeksi ini juga dapat menyebabkan janin keguguran. 

Janin 3 bulan keguguran akibat kondisi ini biasanya dapat dicegah dengan selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, menghindari makanan yang menyebabkan bayi meninggal dalam kandungan, serta rutin melakukan pemeriksaan kehamilan.

4. Masalah pada rahim atau serviks

Struktur rahim yang tidak normal, seperti adanya septum atau sekat di tengah rahim, miom, atau polip di rahim, bisa menyebabkan janin sulit menempel dan berkembang. Akibatnya, janin lebih berisiko mengalami keguguran.

Selain itu, kelemahan pada leher rahim (inkompetensi serviks) juga bisa membuat janin 3 bulan keguguran. Pasalnya, kondisi ini membuat serviks terbuka lebih awal, sehingga janin tidak mampu bertahan dan keluar sebelum waktunya. 

5. Penyakit kronis

Beberapa penyakit kronis, seperti diabetes, gangguan tiroid, hipertensi, lupus, dan gangguan pembekuan darah, dapat meningkatkan risiko janin 3 bulan keguguran, terutama jika tidak terkontrol dengan baik. Pasalnya, kondisi-kondisi tersebut dapat mengganggu suplai nutrisi dan oksigen dari ibu ke janin sehingga janin tidak dapat berkembang optimal. 

Oleh karena itu, ibu hamil dengan penyakit kronis biasanya dianjurkan untuk melakukan kontrol rutin ke dokter guna menjaga kondisi tubuh tetap stabil dan mengurangi risiko terjadinya keguguran selama masa kehamilan.

Selain faktor di atas, gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, konsumsi minuman beralkohol, terpapar bahan kimia berbahaya, atau penggunaan obat-obatan terlarang, juga dapat memperbesar risiko janin 3 bulan keguguran.

Tanda-Tanda Janin 3 Bulan Keguguran

Berikut ini adalah beberapa tanda yang umumnya muncul saat janin 3 bulan keguguran, sehingga perlu diwaspadai oleh ibu hamil:

  • Perdarahan dari vagina, mulai dari bercak ringan hingga deras seperti menstruasi
  • Nyeri perut bagian bawah yang menetap atau semakin hebat
  • Keluarnya jaringan atau gumpalan dari vagina
  • Hilangnya gejala-gejala kehamilan secara mendadak, misalnya payudara terasa mengempis atau mual tiba-tiba hilang
  • Muncul tanda komplikasi, seperti demam atau menggigil

Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala janin 3 bulan keguguran di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Penanganan Janin 3 Bulan Keguguran

Setelah mengalami janin 3 bulan keguguran, penting untuk tidak menyalahkan diri sendiri, karena kebanyakan kasus keguguran disebabkan oleh faktor biologis yang di luar kendali ibu.

Sebaliknya, istirahatlah yang cukup, dapatkan dukungan dari pasangan dan keluarga, serta konsultasi dengan dokter untuk membantu proses pemulihan dan memastikan bahwa jaringan kehamilan sudah benar-benar bersih.

Untuk memastikan apakah jaringan kehamilan sudah benar-benar hilang atau belum, dokter nantinya akan melakukan pemeriksaan, seperti USG. Jika masih ada jaringan di dalam rahim, barulah dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan lanjutan, seperti kuret, untuk membersihkan sisa-sisa jaringan di dalam rahim. Dengan begitu, risiko terjadinya komplikasi berbahaya dapat dicegah.

Mengalami keguguran, terutama saat janin sudah berusia 3 bulan, tentunya membuat ibu merasa sedih, kehilangan, atau bahkan bersalah. Namun, perlu diingat bahwa keguguran umumnya terjadi secara alami dan bukanlah kesalahan ibu.

Selain itu, kebanyakan wanita tetap dapat hamil dan melahirkan dengan sehat setelah mengalami keguguran. Nah, bagi Anda yang ingin merencanakan kehamilan lagi setelah janin 3 bulan keguguran, Anda bisa berkonsultasi ke dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.

Dokter nantinya akan membantu Anda menentukan waktu yang tepat untuk hamil kembali dan memberikan saran, seperti pemeriksaan kesehatan menyeluruh, pengelolaan penyakit kronis, serta mengubah kebiasaan gaya hidup menjadi lebih sehat, untuk meminimalkan risiko terjadinya keguguran di kehamilan selanjutnya.