Kaki pecah-pecah sering kali membuat orang yang mengalaminya kurang percaya diri, terlebih saat memakai sendal atau sepatu dengan bagian tumit terbuka. Namun, Anda tidak perlu khawatir, sebab ada solusi yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

Kaki pecah-pecah terjadi karena kulit di daerah kaki sangat kering. Hal ini membuat kulit mudah retak saat Anda menapakkan kaki. Kulit retak tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa menimbulkan rasa perih pada telapak kaki.

Kaki Pecah-Pecah, Ini Solusi yang Bisa Dilakukan - Alodokter

Solusi Kulit Kaki Pecah-Pecah

Kunci utama untuk mengatasi kaki pecah-pecah adalah dengan menjaga kelembapannya. Nah, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar kelembapan kulit kaki selalu terjaga, di antaranya:

1. Gunakan krim kaki

Pilih krim pelembap yang mengandung dimethicone . Krim dengan kandungan zat tersebut bisa melembapkan kulit kering. Untuk penyerapan yang optimal, krim ini sebaiknya Anda gunakan setelah mandi.

2. Jangan biarkan sisa sabun menempel di kaki

Sabun dengan kandungan bahan kimia keras bisa membuat kulit kaki semakin kering. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh membersihkan kaki dengan sabun. Gunakan sabun dengan bahan kandungan yang lembut dan bilas dengan bersih setelahnya.

3. Gunakan petroleum jelly

Produk ini bisa mengembalikan kelembapan kulit pada telapak kaki Anda. Mengingat proses penyerapan yang cukup lama, Anda bisa mengoleskan petroleum jelly pada malam hari sebelum tidur dan tutupi dengan kaos kaki yang bersih dan nyaman, kemudian diamkan semalaman.

4. Cukup asupan cairan tubuh

Kurangnya cairan tubuh bisa membuat mulut dan tenggorokan terasa kering, begitu pula dengan kulit Anda. Kulit kering dapat disebabkan oleh kurangnya air di lapisan atas kulit.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh setidaknya dengan mengonsumsi 8 gelas atau setara dengan 2 liter setiap harinya. Jika kulit terhidrasi dengan baik, perlahan kaki pecah-pecah yang Anda alami akan membaik.

Kaki pecah-pecah umumnya terjadi disertai dengan mengerasnya jaringan kulit atau dikenal dengan sebutan kapalan. Kondisi ini bisa ditangani dengan cara mengoleskan obat yang mengandung asam salisilat.

Kaki pecah-pecah mulanya hanya mengganggu penampilan, tetapi bisa juga berubah menjadi masalah serius ketika kaki menjadi luka dan terinfeksi.

Jika kaki pecah-pecah telah terinfeksi, biasanya akan timbul beberapa gejala, seperti nyeri dan kemerahan di sekitar area tersebut. Jika hal ini terjadi, dokter akan meresepkan obat antibiotik oles.

Tips Mencegah Kulit Kaki Pecah-pecah

Untuk mencegah terjadinya kaki pecah-pecah, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan, antara lain:

Selalu lembapkan kulit kaki

Telapak kaki sering kali menjadi bagian tubuh yang terlewatkan saat Anda menggunakan pelembap. Nah, mulai sekarang jangan lupa untuk mengoleskan pelembap di bagian telapak kaki juga, ya. Agar hasilnya maksimal, oleskan pelembap setiap habis mandi.

Hindari menggosok telapak kaki

Menggosokkan kaki terlalu keras pada keset kaki, terutama seusai mandi, bisa membuat kulit kaki menjadi kering. Cukup keringkan dengan cara menekan-nekan kaki pada keset secara perlahan.

Hindari mandi terlalu lama

Terlalu lama mandi bisa menyebabkan kelembapan kulit berkurang, termasuk kulit kaki, terlebih bila Anda menggunakan air panas. Oleh karena itu, batasi waktu mandi Anda setidaknya selama 15–20 menit saja. Hindari menggunakan air yang terlalu panas, sebab bisa membuat kulit menjadi semakin kering.

Mengatasi kaki pecah-pecah memang tidak mudah. Butuh kesabaran, perhatian, dan waktu ekstra untuk memulihkan kondisinya. Jika Anda sudah melakukan tips di atas, tetapi kaki pecah-pecah yang Anda alami belum juga membaik, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.