Kalpanax bermanfaat untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit, seperti kutu air, panu, kadas, dan kurap. Ada dua varian Kalpanax, yaitu Kalpanax krim dan Kalpanax salep. 

Kalpanax K Krim mengandung miconazole nitrate. Obat ini bekerja dengan cara merusak struktur sel jamur dan mencegah perkembangan jamur pada kulit. Sedangkan Kalpanax Salep mengandung kombinasi bahan aktif, seperti menthol, camphor, sulfur, dan asam salisilat, yang bisa meredakan gatal akibat infeksi jamur atau eksim.

Kalpanax

Produk Kalpanax

Kalpanax memiliki dua varian produk yang dijual di Indonesia, yaitu:

  • Kalpanax K Krim 
    Kalpanax K Krim mengandung miconazole nitrate. Produk ini bermanfaat untuk mengatasi infeksi jamur kulit, seperti panu, kutu air, dan kurap.
  • Kalpanax Salep 
    Kalpanax Salep mengandung menthol, asam salisilat, asam benzoate, champor, dan sulfur presipitatum. Produk ini bermanfaat untuk meredakan keluhan akibat infeksi jamur, serta juga digunakan untuk mengobati eksim dan gigitan serangga.

Apa Itu Kalpanax

Bahan Aktif Miconazole nitrate
Golongan Obat bebas
Kategori Antijamur
Manfaat Mengatasi infeksi jamur kulit, seperti panu, kutu air, kadas, dan kurap
Digunakan oleh Dewasa
Miconazole di dalam Kalpanax untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Miconazole pada studi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Belum diketahui apakah Kalpanax dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Bentuk obat Krim dan salep

Peringatan sebelum Menggunakan Kalpanax

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan Kalpanax, yaitu:

  • Jangan menggunakan Kalpanax bila Anda alergi terhadap kandungan yang ada di dalam obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Kalpanax bersama dengan obat, suplemen, atau produk herbal.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Kalpanax jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Kalpanax jika Anda mengalami luka atau iritasi pada kulit.
  • Jangan mengoleskan Kalpanax kepada anak yang berusia di bawah 2 tahun, karena manfaat dan keamanannya belum bisa dipastikan.
  • Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan Kalpanax.

Dosis dan Aturan Pakai Kalpanax

Kalpanax hanya boleh digunakan oleh orang dewasa. Secara umum, obat ini dapat digunakan dengan cara dioleskan pada bagian kulit yang terinfeksi sebanyak 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari. Gunakan Kalpanax selama 2 minggu atau sesuai aturan yang tertera pada kemasan obat.

Cara Menggunakan Kalpanax dengan Benar

Ikuti petunjuk dokter atau keterangan yang tercantum pada kemasan obat saat menggunakan Kalpanax. Gunakan Kalpanax sesuai dosis yang dianjurkan.

Jangan lupa mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan obat. Cuci dan keringkan juga area yang mengalami infeksi jamur sebelum mengoleskan Kalpanax. Oleskan Kalpanax ke area kulit yang mengalami infeksi jamur dan usap perlahan untuk meratakannya.

Jangan menggunakan Kalpanax dekat area mata, hidung, atau mulut, serta  pada kulit yang kering, pecah-pecah, terluka, atau mengalami iritasi. Bila terlanjur terkena, segera bersihkan dengan air  bersih yang mengalir.

Setelah mengoleskan Kalpanax, jangan menutup area yang infeksi, kecuali disarankan oleh dokter. Untuk meningkatkan efektivitas Kalpanax, jangan mengenakan pakaian ketat atau berbahan sintesis yang menyebabkan area infeksi mudah berkeringat dan lembap. Kenakan pakaian longgar dan berbahan katun atau bahan alami lainnya.

Bila lupa menggunakan Kalpanax, disarankan untuk segera menggunakannya begitu ingat, jika jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Bagi penderita kutu air, sebaiknya menggunakan kaus kaki dan alas kaki yang nyaman dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Penderita kutu air juga disarankan untuk tidak menggunakan kaus kaki yang sudah pernah dipakai dan belum dicuci secara berulang.

Simpan Kalpanax di dalam tempat yang kering dan sejuk, serta terhindar dari hawa panas, kondisi yang lembap, dan sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Kalpanax dengan Obat Lain

Ada interaksi antarobat yang bisa terjadi jika miconazole yang terkandung di dalam Kalpanax digunakan bersama obat lain. Efek interaksi tersebut dapat berupa peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan bersama obat antikoagulan, seperti warfarin atau dicumarol.

Agar aman, konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Kalpanax bersama obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.

Efek Samping dan Bahaya Kalpanax

Kalpanax merupakan obat antijamur yang aman jika digunakan sesuai aturan pakai. Namun, kandungan miconazole nitrate di dalamnya dapat menimbulkan efek samping, seperti:

  • Kulit terasa gatal, iritasi, mengelupas, atau kering
  • Kulit terbakar, melepuh, menyengat, atau nyeri saat disentuh

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping di atas tidak kunjung mereda. Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat yang ditandai dengan gejala berupa munculnya ruam yang gatal dan bengkak, mata dan bibir yang membengkak, atau kesulitan bernapas.

Walaupun jarang terjadi, segera ke dokter jika mengalami efek samping yang lebih serius, setelah menggunakan miconazole krim, yaitu nyeri di gigi, mulut kering, luka di lidah, atau gusi bengkak.