Untuk mendiagnosis kanker hati, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan. Pemeriksaan ini umumnya diawali dengan wawancara medis, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis.

Berikut adalah rangkaian pemeriksaan yang akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis kanker hati:

Wawancara Medis

Pada tahap awal, dokter akan menanyakan beberapa hal, antara lain:

  • Gejala yang dialami
  • Riwayat kesehatan pasien
  • Kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol

Pemeriksaan Fisik

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap, termasuk meraba dan menekan sisi kanan perut pasien untuk mendeteksi apakah terjadi pembesaran hati.

Pemeriksaan Penunjang

Jika pasien diduga menderita kanker hati, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis, antara lain:

  • Tes darah, untuk memeriksa fungsi hati, mengukur kadar alpha-fetoprotein, dan mengetahui kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan
  • Pemindaian dengan USG, CT scan, atau MRI, untuk mengetahui lokasi kanker di hati dan mendeteksi penyebaran kanker ke organ lain
  • Biopsi hati, untuk mengetahui jenis kanker hati secara spesifik dengan memeriksa sampel jaringan hati
  • Laparoskopi, untuk memeriksa kondisi di dalam perut dengan selang berkamera jika pemeriksaan sebelumnya belum cukup untuk menentukan diagnosis

Untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat, pemeriksaan sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Anda dapat melakukan booking dokter secara online melalui aplikasi Alodokter agar bisa memilih jadwal konsultasi sesuai kebutuhan. 

Stadium Kanker Hati

Berdasarkan hasil pemeriksaan di atas, dokter akan menentukan stadium kanker hati yang diderita pasien. Penentuan ini juga akan menentukan jenis pengobatan yang tepat bagi pasien.

Berikut ini adalah stadium kanker hati:

Stadium 0

Stadium 0 atau stadium dini menandakan ada 1 tumor berukuran kurang dari 2 cm di dalam hati. Pada stadium ini, biasanya hati masih dapat berfungsi normal.

Stadium A

Stadium A menandakan di hati pasien terdapat 1 tumor dengan ukuran yang bisa bervariasi atau terdapat 2–3 tumor dengan ukuran kurang dari 3 cm. Fungsi hati masih terbilang normal atau hanya mengalami gangguan ringan-sedang dan pasien tidak merasa sakit.

Stadium B

Pada stadium B, terdapat beberapa tumor berukuran besar di hati. Meski begitu, fungsi hati belum terganggu. Bisa juga terganggu dengan derajat ringan-sedang, tetapi kondisi pasien secara umum masih baik.

Stadium C

Kanker sudah menyebar ke pembuluh darah, kelenjar getah bening, atau organ lain. Kondisi fisik pasien mulai menurun, sedangkan fungsi hati bisa saja masih baik atau malah mengalami gangguan ringan-sedang.

Stadium D

Stadium D menandakan bahwa kanker sudah menyebar ke organ lain, seperti tulang dan paru-paru. Pada tahap ini, hati sudah rusak parah dan kondisi pasien sudah memburuk.