Flu tidak hanya bisa menyebabkan demam pada anak, tapi juga membuat anak tidak masuk sekolah sehingga ketinggalan pelajaran. Orang tua dapat mencoba melindungi anak dari virus penyebab flu dengan mengajarkan beberapa kebiasaan hidup sehat.

Jika terserang flu, biasanya anak akan merasakan pusing, lelah, otot terasa ngilu, demam, tenggorokan tidak nyaman, hidung tersumbat, keringat dingin, atau batuk. Flu dapat disebabkan oleh virus yang menyebar melalui percikan ludah saat bersin, batuk, atau bahkan ketika sedang bicara.

Kebiasaan Ini Bisa Hindarkan Anak dari Flu saat Musim Hujan - Alodokter

Perlu diketahui, sistem kekebalan tubuh anak masih berkembang sehingga daya tahan tubuhnya belum sekuat daya tahan tubuh orang dewasa. Oleh karena itu, orang tua perlu ekstra hati-hati dalam melindungi anak dari virus influenza, khususnya pada musim hujan, di mana penyakit flu banyak terjadi.

Cara Menjaga Kesehatan Anak di Musim Hujan

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan anak selama musim hujan:

  • Cuci tangan
    Mencuci tangan merupakan kebiasaan yang penting untuk diajarkan pada anak. Beragam kuman bisa masuk ke dalam tubuh melalui tangan. Risiko tertular flu akan semakin besar apabila anak tidak mencuci tangan, karena virus dapat masuk ke dalam tubuh saat anak menyentuh hidung atau memasukkan tangan ke mulut. Cucilah tangan menggunakan sabun, gosok seluruh bagian tangan hingga ke pergelangan selama 20 detik, lalu bilas dengan air. Jika memungkinkan, gunakan air hangat untuk membilas.
  • Bersin menggunakan siku
    Jika sedang bersin, biasanya Anda akan menutup hidung dan mulut dengan kedua telapak tangan secara otomatis. Mulai sekarang, ajarkan anak Anda untuk menutup mulut dan hidung menggunakan lipat siku, agar telapak tangannya tidak terkontaminasi virus.
  • Gunakan cairan pembersih tangan
    Membersihkan tangan dengan air dan sabun tentu lebih baik dibandingkan menggunakan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer. Meski begitu, cairan pembersih tangan bisa membantu membersihkan tangan dari kuman di saat-saat tertentu. Agar maksimal, gunakan cairan pembersih yang berbahan dasar alkohol dan gosok-gosokkan pada tangan selama 30 detik. Namun, jangan berikan pada anak berusia di bawah 6 tahun.
  • Hindari berbagi makanan atau minuman dengan anak lain
    Berbagi adalah hal yang baik. Tapi, ingatkan anak untuk tidak berbagi minuman, makanan, atau peralatan makan yang sudah menyentuh mulut. Hal ini bisa menjadi sarana penyebaran virus dan bakteri dari satu anak ke anak yang lain.
  • Pakai masker
    Selain menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker juga dapat membantu mencegah flu pada anak. Masker harus dipasang hingga menutup sempurna bagian mulut dan hidung. Anjurkan anak Anda menggunakan masker ketika sedang flu atau berada di dekat teman yang terkena flu, juga saat berada di jalan atau di tengah keramaian. Buang masker yang sudah dipakai dan cuci tangan dengan benar.

Selain beberapa hal di atas, orang tua perlu memastikan anak mendapat asupan nutrisi yang cukup. Pastikan juga anak tidak kurang minum air putih. Konsumsi suplemen atau vitamin tambahan, sebaiknya melalui konsultasi dengan dokter untuk dosis yang tepat.

Jika anak menunjukkan gejala flu dan mengalami demam, sebaiknya jangan biarkan anak pergi ke sekolah. Demam menunjukkan bahwa anak sedang dalam potensi menyebarkan virus, dalam keadaan rentan, dan menandakan bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Sebaiknya segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.