Kelenjar di selangkangan sering menjadi perhatian, terutama ketika muncul benjolan atau rasa nyeri secara tiba-tiba. Padahal, kelenjar di area ini memiliki peran penting dalam menjaga daya tahan tubuh, terutama untuk melindungi bagian kaki, panggul, dan area genital.
Kelenjar di selangkangan merupakan kelenjar getah bening yang menjadi bagian dari sistem pertahanan tubuh. Kelenjar ini membantu menyaring kuman dan menjaga agar infeksi tidak mudah menyebar. Oleh karena itu, kelenjar ini bisa menjadi lebih aktif atau membesar ketika sedang bekerja keras melawan infeksi.

Dalam kondisi normal, kelenjar di selangkangan biasanya tidak terasa saat disentuh. Namun, ketika terjadi infeksi atau gangguan kesehatan tertentu, kelenjar getah bening bisa membengkak dan muncul sebagai benjolan yang mudah diraba di bawah kulit.
Kelenjar di Selangkangan dan Fungsinya bagi Tubuh
Kelenjar di selangkangan memiliki beberapa tugas penting yang membantu tubuh tetap kuat dalam melawan infeksi. Berikut ini adalah beberapa fungsi utamanya:
- Menjadi bagian sistem kekebalan tubuh karena membantu menyaring bakteri, virus, dan zat asing lainnya yang masuk ke tubuh.
- Menghasilkan sel darah putih, yaitu limfosit, yang berperan dalam melawan infeksi.
- Menjadi tempat sementara bagi sel-sel kekebalan sebelum bertugas melawan infeksi.
- Membantu mendeteksi dan menghancurkan sel-sel abnormal, seperti sel kanker.
- Mencegah penyebaran infeksi ke organ lain di sekitarnya.
Kelenjar di Selangkangan dan Gangguan yang Bisa Terjadi
Kelenjar di selangkangan bisa mengalami berbagai gangguan, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Berikut ini adalah beberapa gangguan yang bisa terjadi:
1. Pembesaran kelenjar getah bening
Kelenjar di selangkangan dapat membesar saat tubuh sedang melawan infeksi, baik dari kaki, alat kelamin, maupun saluran kemih. Infeksi jamur, bisul, hingga luka kecil pun bisa memicu kerja ekstra pada kelenjar di area ini.
Jika pembesaran disertai nyeri atau kemerahan, biasanya ada peradangan yang perlu segera ditangani agar tidak semakin berat.
2. Infeksi menular seksual (IMS)
Beberapa IMS, seperti herpes, sifilis, atau gonore, dapat membuat kelenjar di selangkangan membengkak. Kondisi ini terjadi karena tubuh sedang merespons infeksi yang terjadi di area genital.
Jika ada nyeri, demam, atau muncul luka di area kelamin, sebaiknya segera diperiksakan supaya penyebabnya bisa diketahui dan ditangani dengan tepat.
3. Peradangan akibat iritasi atau cedera ringan
Goresan saat bercukur, gesekan dari pakaian ketat, atau luka kecil karena garukan dapat memicu peradangan. Hal ini membuat kelenjar di selangkangan bekerja lebih keras dan akhirnya membesar.
Meski terasa ringan, iritasi berulang bisa menyebabkan pembesaran berkepanjangan dan membuat area tersebut lebih sensitif.
4. Penyakit autoimun
Pada beberapa penyakit autoimun, seperti lupus, sistem imun menjadi terlalu aktif dan menyerang jaringan tubuh sendiri. Kondisi ini bisa memengaruhi kelenjar getah bening, termasuk yang ada di selangkangan.
Pembesaran biasanya berlangsung lama dan disertai keluhan lain, seperti kelelahan atau nyeri sendi.
5. Kanker kelenjar getah bening atau penyebaran kanker
Walau jarang terjadi, benjolan di selangkangan juga dapat menandakan kanker kelenjar atau penyebaran kanker dari organ lain. Benjolan biasanya keras, tidak nyeri, dan tidak mudah digerakkan. Jika benjolan tidak mengecil setelah beberapa minggu, penting untuk memeriksakannya.
6. TBC kelenjar
Tuberkulosis tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa mengenai kelenjar, termasuk kelenjar di selangkangan. Bila hal ini terjadi, benjolan yang muncul biasanya tidak nyeri, membesar perlahan, dan menetap.
Itulah beberapa informasi mengenai kelenjar di selangkangan yang perlu diketahui. Jika Anda mengalami keluhan di area selangkangan, seperti nyeri, kemerahan, demam tinggi, keringat malam, hingga luka yang tidak kunjung sembuh, hal ini dapat menjadi tanda bahwa kelenjar di selangkangan sedang mengalami gangguan yang lebih serius.
Bila benjolan menetap selama beberapa minggu, disertai berat badan turun tanpa sebab, atau kondisi Anda terasa makin tidak nyaman, sebaiknya segera periksa ke dokter. Pemeriksaan diperlukan agar penyebabnya bisa dipastikan, sehingga mendapatkan penanganan yang paling sesuai.
Agar kelenjar di selangkangan tetap sehat, pastikan Anda menjaga kebersihan area selangkangan, segera obati luka atau infeksi kecil di kaki maupun area genital, dan hindari kebiasaan memencet benjolan. Pilih pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat supaya kulit tidak mudah iritasi.
Jika Anda mengalami keluhan yang dicurigai akibat gangguan kelenjar di selangkangan, terutama disertai keluhan seperti nyeri, bengkak, atau benjolan, jangan ragu untuk berkonsultasi secara online melalui Chat Bersama Dokter. Nantinya, Anda akan mendapatkan informasi penanganan yang tepat dan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.