Kelenjar parotis adalah kelenjar ludah terbesar yang berada di sisi wajah, tepat di depan telinga dan memanjang hingga ke bawah rahang. Kelenjar parotis memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan mulut. Bila kelenjar ini mengalami gangguan, Anda bisa merasakan pipi bengkak, nyeri, atau mulut terasa kering.

Meski kelenjar parotis memiliki peran penting, banyak orang baru menyadari keberadaannya hanya ketika muncul keluhan, seperti pembengkakan atau benjolan di sekitar pipi dan rahang. Gangguan pada kelenjar ini bisa terjadi karena infeksi virus, infeksi bakteri, sumbatan saluran ludah, hingga adanya tumor. 

Kelenjar Parotis, Inilah Fungsi dan Gangguan yang Perlu Diwaspadai - Alodokter

Kelenjar Parotis dan Fungsinya

Berikut ini adalah beberapa fungsi penting kelenjar parotis yang perlu diketahui:

  • Menghasilkan air liur terbanyak, untuk menjaga mulut tetap lembap dan membantu proses makan sehari-hari.
  • Membantu proses pencernaan awal
  • Melindungi rongga mulut dari infeksi
  • Menjaga kesehatan mulut dan gigi

Kelenjar Parotis dan Gangguan yang Bisa Terjadi

Gangguan pada kelenjar parotis bisa muncul karena berbagai penyebab, mulai dari infeksi hingga sumbatan saluran ludah. Setiap kondisi biasanya menimbulkan keluhan yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali gejalanya lebih awal.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gangguan pada kelenjar parotis:

1. Infeksi virus

Infeksi virus, seperti gondongan, dapat membuat kelenjar parotis tampak bengkak dan terasa nyeri. Kondisi ini sering menyebabkan wajah terlihat lebih besar di satu sisi.

Keluhan ini biasanya muncul tiba-tiba dan dapat disertai demam. Meski bisa terjadi pada siapa saja, kondisi ini lebih sering terjadi pada anak.

2. Infeksi bakteri

Infeksi bakteri dapat menyebabkan abses atau penumpukan nanah pada kelenjar parotis. Saat ini terjadi, area pipi bisa terasa sangat nyeri dan tampak kemerahan. Keluhan ini sering disertai gejala lain, seperti demam dan rasa tidak enak badan. 

3. Sumbatan saluran ludah

Sumbatan saluran ludah biasanya terjadi akibat batu ludah (sialolitiasis). Hal ini menyebabkan kelenjar parotis tampak bengkak. Keluhan ini bisa terjadi karena air liur tidak bisa keluar dengan lancar. Meski bukan kondisi yang berbahaya, sumbatan saluran ludah dapat mengganggu kenyamanan, terutama saat mengunyah makanan..

4. Tumor jinak atau ganas

Tumor pada kelenjar parotis biasanya muncul sebagai benjolan kecil yang tumbuh perlahan tanpa rasa sakit. Kebanyakan tumor bersifat jinak dan mudah ditangani.

Meski demikian, sebagian tumor dapat bersifat ganas dan menyebabkan nyeri, kelemahan otot wajah, atau benjolan yang cepat membesar. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan jenis tumornya.

5. Cedera atau benturan

Cedera di area pipi atau rahang dapat merusak jaringan kelenjar parotis, sehingga memicu nyeri, pembengkakan, atau memar. Keluhan ini umumnya muncul beberapa jam setelah benturan.

Pada sebagian kasus, benturan dapat memengaruhi aliran air liur dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat mengunyah. 

Menjaga kesehatan kelenjar parotis penting untuk mendukung proses makan dan menjaga kondisi rongga mulut. Bila Anda merasakan pipi bengkak, nyeri, atau ada benjolan yang tidak hilang-hilang, sebaiknya jangan diabaikan.  Keluhan ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada kelenjar ini.

Untuk memastikan penyebab gangguan kelenjar parotis dan mendapatkan penanganan yang tepat, Anda bisa berkonsultasi melalui Chat Bersama dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan informasi mengenai penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.