Menggigil merupakan kondisi yang umum dialami oleh hampir setiap orang. Kondisi ini ada yang disertai dan tidak disertai demam. Paparan udara dingin kerap menjadi penyebab utama menggigil tak disertai demam. Namun, ada hal lain yang juga dapat menyebabkan menggigil tanpa disertai demam.

Menggigil merupakan respons alami tubuh saat Anda merasa kedinginan atau berada di lingkungan yang bersuhu rendah. Hal ini menyebabkan otot tubuh menegang dan mengendur dengan cepat untuk menghasilkan panas.

Kenali Penyebab Menggigil Tak Disertai Demam dan Penanganannya - Alodokter

Penyebab Menggigil yang Tak Disertai Demam

Menggigil identik dengan gejala penyakit yang sering kali disertai demam. Namun, menggigil juga bisa terjadi tanpa diiringi demam. Dalam hal ini, ada beberapa penyebab menggigil tanpa demam yang cukup umum terjadi, di antaranya:

1. Latihan fisik yang berat

Aktivitas fisik yang dilakukan secara intens dan dalam waktu lama, seperti lari maraton, dapat meningkatkan suhu tubuh. Peningkatan suhu tubuh inilah yang bisa menyebabkan Anda menggigil.

2. Kelenjar tiroid kurang aktif (hipotiroidisme)

Hipotiroidisme adalah kondisi ketika kelenjar tiroid tidak mampu memproduksi cukup hormon tiroid untuk mengatur metabolisme tubuh dengan baik. Hal ini ditandai dengan kelelahan, konstipasi, dan detak jantung rendah. Hipotiroidisme juga dapat menyebabkan tubuh Anda lebih mudah merasa kedinginan atau menggigil.

3. Hipoglikemia

Hipoglikemia merupakan kondisi ketika kadar gula dalam darah menurun secara drastis. Kondisi ini bisa terjadi akibat efek samping obat-obatan diabetes atau ketika terlambat makan.

Saat terkena hipoglikemia, seseorang dapat mengalami gejala menggigil disertai gejala lain, seperti keringat dingin, pusing, sakit kepala, lemas, dan pandangan berkunang-kunang. Jika sudah parah, hipoglikemia bahkan bisa menyebabkan pingsan atau koma.

4. Hipotermia

Hipotermia adalah kondisi ketika seseorang mengalami penurunan suhu tubuh yang drastis hingga di bawah 35oC. Dalam kondisi ini, menggigil merupakan upaya alami tubuh untuk menghangatkan diri. Ketika suhu tubuh menurun drastis, organ-organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik.

Hipotermia cukup sering terjadi pada bayi karena jaringan tubuhnya masih sedikit. Akan tetapi, orang dewasa dan lansia pun bisa menggigil karena hipotermia.

5. Reaksi emosional

Saat sedang merasa takut dan cemas, Anda mungkin akan menggigil. Reaksi ini hadir karena pelepasan hormon dopamin dari otak yang dapat memengaruhi kondisi emosional Anda.

6. Efek setelah operasi

Menggigil bisa Anda rasakan setelah efek anestesi hilang pascaoperasi. Hal ini dikarenakan saat menjalani operasi tubuh akan mengalami penurunan suhu dan setelah bangun, tubuh berusaha untuk menormalkan suhunya kembali dengan cara menggigil.

7. Kekurangan nutrisi

Salah satu gejala dari kekurangan nutrisi (malnutrisi) adalah sering menggigil. Saat kekurangan nutrisi, jaringan tubuh akan berkurang, sehingga tidak dapat mempertahankan suhu tubuh secara optimal.

Oleh karena itu, Anda perlu mencukupi kebutuhan nutrisi sehari-hari, seperti protein, karbohidrat, lemak, serta beragam vitamin dan mineral, termasuk zat besi dan zinc, agar suhu tubuh tetap normal.

Asupan nutrisi tersebut bisa dipenuhi melalui pola makan bergizi seimbang dan konsumsi suplemen nutrisi tambahan sesuai rekomendasi dokter.

Selain berbagai hal di atas, menggigil tanpa disertai demam juga bisa disebabkan oleh hal lain, seperti gangguan pada hipotalamus. Bagian otak ini merupakan pusat pengatur suhu tubuh. Ketika fungsinya terganggu, seseorang akan sering mengalami menggigil.

Penanganan dan Pencegahan Menggigil

Saat Anda menggigil, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghangatkan tubuh, di antaranya:

  • Kenakan pakaian yang tebal dan hangat, misalnya jaket dan sweter
  • Konsumsi makanan atau minuman hangat, seperti teh atau sup hangat
  • Istirahat yang cukup
  • Mandi atau berendam air hangat
  • Makan teratur agar gula darah tetap stabil

Selain itu, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter jika keluhan mengiggil yang Anda rasakan disebabkan oleh penyakit tertentu, misalnya hipotiroidisme atau gangguan pada hipotalamus. Dengan pengobatan yang tepat, keluhan menggigil bisa diatasi.

Mengetahui sejak dini apa yang menyebabkan menggigil, memungkinkan Anda segera mendapatkan penanganan, apalagi jika menggigil yang Anda alami termasuk gejala penyakit serius.

Jika Anda menggigil secara terus-menerus tanpa henti atau justru semakin memburuk, segera hubungi dokter. Terlebih jika menggigil yang Anda rasakan disertai demam, leher kaku, lemas, kejang, atau nyeri pada anggota tubuh tertentu.