Kenapa jerawat gatal penting untuk diketahui jawabannya agar Anda bisa mengatasi kondisi ini dengan tepat. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal pada jerawat dapat membuat Anda ingin menggaruk atau memencetnya. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat memperparah peradangan dan meningkatkan risiko munculnya bekas jerawat.

Jerawat merupakan masalah kulit yang umum dialami, terutama pada masa remaja hingga dewasa muda. Namun, sensasi yang muncul pada setiap jerawat dapat berbeda. Selain terasa nyeri atau perih, beberapa jerawat juga dapat menimbulkan rasa gatal yang cukup mengganggu.

Kenapa Jerawat Gatal, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Memahami kenapa jerawat gatal penting agar Anda dapat menentukan perawatan yang tepat dan menghindari kebiasaan yang justru memperburuk kondisi kulit.

Alasan Kenapa Jerawat Gatal

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan jerawat gatal, di antaranya:

1. Peradangan pada jerawat

Salah satu alasan kenapa jerawat gatal adalah adanya proses peradangan pada kulit. Saat pori-pori tersumbat dan terjadi peradangan, tubuh akan mengaktifkan respons kekebalan untuk mengatasi kondisi tersebut. Proses ini dapat menimbulkan berbagai sensasi pada kulit, termasuk gatal, perih, atau nyeri, terutama pada jerawat yang sedang meradang.

2. Kulit kering atau mengelupas

Kulit di sekitar jerawat dapat menjadi kering dan mengelupas, terutama jika Anda menggunakan produk atau obat jerawat tertentu. Kondisi kulit yang terlalu kering dapat mengganggu lapisan pelindung kulit dan menimbulkan rasa gatal.

3. Iritasi akibat produk perawatan kulit

Penggunaan skincare, sabun wajah, kosmetik, atau obat jerawat tertentu dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Kandungan yang kurang sesuai dengan kondisi kulit dapat menimbulkan kemerahan, rasa terbakar, kering, atau gatal di sekitar jerawat.

Jika rasa gatal muncul setelah menggunakan produk baru, hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa kulit mengalami iritasi. Sebaiknya hentikan penggunaan produk tersebut sementara waktu untuk mencegah kondisi kulit semakin memburuk.

4. Reaksi alergi

Rasa gatal yang cukup kuat pada area wajah juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan tertentu dalam skincare, kosmetik, atau produk lain yang bersentuhan dengan kulit. Berbeda dari gatal akibat jerawat biasa, reaksi alergi dapat disertai kemerahan, bengkak, ruam, atau munculnya bentol di area yang lebih luas.

5. Keringat dan lingkungan yang panas

Keringat berlebih, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas fisik, dapat membuat kulit lebih lembap dan mudah mengalami iritasi. Gesekan dari masker, topi, atau pakaian yang menyentuh wajah juga dapat memperburuk kondisi tersebut.

Kombinasi keringat, panas, dan gesekan dapat menjadi salah satu alasan kenapa jerawat gatal, terutama jika keluhan muncul setelah banyak berkeringat.

6. Proses penyembuhan kulit

Rasa gatal ringan terkadang dapat muncul saat kulit sedang dalam proses pemulihan. Ketika jerawat mulai mereda, permukaan kulit dapat mengalami perubahan, seperti menjadi kering atau mengelupas. Kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa gatal dan ketidaknyamanan yang biasanya bersifat sementara.

7. Fungal acne

Salah satu alasan kenapa jerawat gatal adalah fungal acne atau Malassezia folliculitis. Kondisi ini terjadi ketika jamur Malassezia tumbuh berlebihan di folikel rambut dan menyebabkan peradangan. Fungal acne cukup sering ditemukan di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, terutama karena cuaca yang panas dan lembap dapat mendukung pertumbuhan jamur.

Berbeda dari jerawat biasa, kondisi ini umumnya ditandai dengan bintil-bintil kecil yang bentuknya relatif seragam dan terasa gatal, serta dapat muncul berkelompok di dahi, garis rambut, dada, atau punggung.

Cara Mengatasi Jerawat yang Gatal

Untuk membantu meredakan rasa gatal dan mencegah jerawat semakin parah, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Jangan menggaruk atau memencet jerawat, karena dapat menyebabkan luka, memperparah peradangan, dan meningkatkan risiko munculnya bekas jerawat.
  • Bersihkan wajah secara lembut menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit, terutama setelah berkeringat.
  • Gunakan pelembap yang tidak menyumbat pori-pori untuk membantu menjaga kelembapan dan lapisan pelindung kulit.
  • Hindari sementara produk yang menyebabkan iritasi, seperti produk yang membuat kulit terasa perih, terbakar, sangat kering, atau semakin gatal.
  • Hentikan penggunaan produk baru jika gatal muncul setelah pemakaian, terutama jika disertai kemerahan, ruam, atau bengkak.
  • Hindari terlalu sering menyentuh wajah, terutama dengan tangan yang belum dicuci, untuk mengurangi risiko iritasi dan masuknya kotoran atau bakteri ke kulit.

Mengetahui alasan kenapa jerawat gatal dapat membantu Anda memilih perawatan yang tepat dan mencegah kebiasaan menggaruk atau memencet jerawat yang justru bisa memperburuk kondisi kulit. Dengan perawatan yang sesuai dan menjaga kebersihan kulit, rasa gatal serta peradangan pada jerawat dapat lebih terkontrol.

Jika Anda masih belum mengetahui kenapa jerawat gatal atau keluhan terus muncul meski sudah melakukan perawatan, jangan biarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Anda bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di ALODOKTER untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kulit Anda dan membantu menentukan langkah perawatan yang tepat.